www.bisnistoday.co.id
Minggu , 13 September 2026
Home HEADLINE NEWS Orangutan dan Sawit: Harmoni yang Tak Disangka di Tanah Borneo
HEADLINE NEWS

Orangutan dan Sawit: Harmoni yang Tak Disangka di Tanah Borneo

Orangutan
ORANGUTAN Kalimantan berada di habitatnya, hutan Kalimanan./
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Di tengah perdebatan panjang soal kelapa sawit dan isu lingkungan, sebuah film dokumenter berjudul “Palm Oil in the Land of Orangutans” menghadirkan perspektif baru yang menggugah: bahwa kelapa sawit dan orangutan ternyata bisa hidup berdampingan dalam satu ekosistem yang selaras.

Film produksi Copenhagen Film Company, Denmark ini diputar dalam acara diskusi publik yang diselenggarakan oleh Indonesia Palm Oil Strategic Studies (IPOSS). Acara tersebut dihadiri berbagai tokoh penting, di antaranya Darmin Nasution, Sofyan A. Djalil, dan Yuri Octavian Thamrin, serta dibuka oleh Heru Hartanto Subolo, Dirjen Informasi dan Diplomasi Publik Kementerian Luar Negeri RI.

Selama ini, industri sawit sering menjadi sorotan karena dianggap sebagai penyebab deforestasi dan ancaman bagi satwa liar seperti orangutan. Namun, film ini menantang asumsi tersebut dengan menghadirkan bukti lapangan: kehidupan satwa liar ternyata masih bisa tumbuh di lingkungan perkebunan sawit yang dikelola secara berkelanjutan.

Ketua IPOSS, Nanang Hendarsah, mengatakan film ini penting untuk membangun perspektif baru di tengah derasnya isu negatif.

“Film ini unik, karena menampilkan kehidupan biodiversitas di kebun sawit yang ternyata bisa hidup berdampingan tanpa menimbulkan masalah,” ujarnya.

Delapan Tahun Membangun Hutan Koridor

Copenhagen Zoo bersama United Plantation melakukan riset selama delapan tahun (2015–2023) di Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah. Mereka menciptakan “hutan koridor” seluas 318 hektare yang menghubungkan area perkebunan sawit dengan hutan lindung di sekitar Taman Nasional Tanjung Puting.

Hasilnya mencengangkan: sejumlah orangutan terlihat melahirkan dan hidup sehat di area tersebut. Tak hanya itu, berbagai spesies lain seperti burung, ular, dan serangga juga berkembang biak secara alami.

Menurut Simon Bruslund, Director of Global Development Copenhagen Zoo, koridor tersebut berfungsi sebagai “jalan tol ekologis” bagi satwa liar.“Kami juga meneliti burung yang populasinya menurun, melakukan penandaan untuk menjaga keberlanjutannya,” tuturnya.

Sawit Berkelanjutan dan Diplomasi Hijau

Diskusi ini juga menyoroti pentingnya penerapan Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) dan Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO) sebagai standar keberlanjutan industri sawit.
Carl Traeholt dari Copenhagen Zoo menegaskan bahwa tanggung jawab menjaga sawit berkelanjutan bukan hanya milik produsen, tapi juga konsumen dan masyarakat.

“Jika manajemen adaptif terhadap spesies, air, dan populasi tidak dijalankan dengan baik, ekosistem akan menurun,” tegasnya.

Pakar kehutanan Petrus Gunarso menambahkan, pengelolaan kawasan hutan harus disertai pembaruan data berkala agar perlindungan terhadap spesies kunci seperti orangutan dan harimau bisa lebih efektif.

Lebih dari Sekadar Film

Kegiatan ini bukan sekadar tontonan dokumenter, melainkan simbol keterbukaan Indonesia dalam berdialog secara ilmiah tentang sawit.
Tujuannya jelas: mengedukasi publik, terutama generasi muda dan akademisi, agar memahami bahwa sawit bukan hanya soal ekonomi, tapi juga keseimbangan antara lingkungan dan pembangunan berkelanjutan.

Dengan dukungan KBRI Kopenhagen dan Copenhagen Zoo, film ini juga menjadi jembatan diplomasi hijau antara Indonesia dan Denmark. Sebuah langkah kecil namun bermakna menuju masa depan di mana ekonomi dan ekologi bisa berjalan beriringan.//

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

HEADLINE NEWS

Antusiasme Diaspora dan Tarian Budaya India Sambut Kedatangan Presiden Prabowo untuk KTT BRICS ke-18

JAKARTA, Bisnistoday – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, telah tiba di Air...

Jalan di Bitung
Ekonomi & BisnisHEADLINE NEWS

Pembangunan Jalan KEK Bitung Perluas Konektivitas Kawasan Ekonomi Khusus

JAKARTA, Bisnistoday - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus memperkuat konektivitas menuju kawasan...

GEDUNG BEI
HEADLINE NEWSKorporasi

Investor Harapkan Daya Beli Masyarakat Kembali Meningkat

JAKARTA, Bisnistoday – PT Mirae Asset Sekuritas melihat pasar keuangan domestik masih...

KIT Batang
HEADLINE NEWS

Pengelola Kawasan Industri Diminta Lengkapi Perizinan

JAKARTA, Bisnistoday - Wakil Menteri Perindustrian Faisol Riza menjelaskan, kawasan industri menjadi...