JAKARTA, Bisnistoday – Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan kondisi ketenagakerjaan Indonesia menunjukkan tren positif pada Agustus 2025. Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS, Moh Edy Mahmud, melalui keterangan BPS mengungkapkan, tingkat pengangguran terbuka (TPT) menurun menjadi 4,85 persen, turun 0,06 persen poin dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Jumlah angkatan kerja berdasarkan Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) mencapai 154 juta orang, meningkat sekitar 1,89 juta orang dibandingkan Agustus 2024. Meski demikian, Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK)tercatat sedikit menurun menjadi 70,59 persen, atau turun 0,04 persen poin dari tahun sebelumnya.
Sementara itu, jumlah penduduk bekerja pada Agustus 2025 naik menjadi 146,54 juta orang, bertambah 1,9 juta orang dibandingkan setahun sebelumnya. Kenaikan terbesar tercatat pada sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan, dengan tambahan pekerja mencapai 490 ribu orang.
Upah Rata-Rata Naik
Dari sisi kesejahteraan, menurut Edy Mahmud, rata-rata upah buruh nasional turut mengalami kenaikan. Pada Agustus 2025, rata-rata upah mencapai Rp3,33 juta per bulan, meningkat 1,94 persen dibanding Agustus 2024 yang sebesar Rp3,27 juta.
“Penurunan tingkat pengangguran dan kenaikan rata-rata upah buruh ini menunjukkan perbaikan kondisi ekonomi nasional yang mulai stabil pascapandemi dan peningkatan aktivitas produksi di berbagai sektor,” ujar Edy Mahmud di Jakarta.
BPS menilai tren positif ini perlu terus dijaga dengan penguatan sektor-sektor padat karya dan peningkatan kualitas tenaga kerja agar daya saing Indonesia tetap meningkat di tengah tantangan global./


