JAKARTA, Bisnistoday – Militer Amerika Serikat mengatakan akan memblokir semua lalu lintas kapal yang masuk dan keluar pelabuhan Iran, mulai pukul 10 pagi ET (14:00 GMT) hari ini.
Menurut Pusat Komando AS (CENTCOM) langkah itu mereka lakukan setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan dia akan memblokade Selat Hormuz sampai semua kapal diizinkan untuk melewatinya.
Melalui pernyataannya di X, CENTCOM mengatakan blokade tersebut akan berlaku secara parsial terhadap kapal-kapal dari semua negara yang masuk atau keluar dari Pelabuhan dan pesisir Iran, termasuk semua Pelabuhan Iran di Teluk Arab dan Teluk Oman.
Selain itu, mereka memastikan pasukan AS tidak akan menghalangi kebebasan navigasi kapal-kapal yang melintasi Selat Horuz ke dan dari pelabuhan di luar Iran.
Melalui unggahan di media sosial milknya, Trump sebelumnya mengungkapkan bahwa Iran memungut biaya bagi kapal-kapal yang melintasi selat tersebut. “Ada laporan bahwa Iran menarik biaya terhadap kapal tanker yang melewati Selat Hormuz,’’ tulisnya.
“Mereka sebaiknya tidak melakukan itu. Jika benar, sebaiknya mereka menghentikannya.”
Tindak tegas
Di sisi lain, menurut Al Jazeera, Korps Garda Revolusi Islam Iran mengatakan setiap kapal militer yang mendekati Selat Hormuz akan dianggap melanggar gencatan senjata dan “akan ditindak tegas”.
Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf mengatakan orang Amerika akan semakin sullit untuk mendapatkan harga bensin US$4-US$5 per galon dengan “blokade” ini.
Sehari sebelumnya, pemerintah AS dan Iran bertemu di Islamabad, Pakistan, untuk merundingkan perdamaian, namun gagal menemui kesepakatan.//






































