JAKARTA, Bisnistoday – Ribuan orang itu bergerak memasuki Kota Houston, Texas, Amerika Serikat, Sabtu (20/6/2026). Lautan manusia berbaju oranye itu berjalan mengikuti bus tingkat yang dicat warna senada. Oranje Bus yang ikonik itu merupakan ‘kendaraan tempur’ suporter Belanda, setiap berlaga di pentas Internasional, termasuk di Piala Dunia 2026.
Bus Bristol VRT bermesin buatan tahun 1980 itu telah digunakan fans Belanda sejak lebih dari dua dekade silam. Awalnya cuma iseng. “Itu hanya ide konyol 20 tahun yang lalu,” tutur Harm Otten, seorang manajer SDM di DHL, perusahaan kargo dan logistik multinasional, dalam sebuah wawancara dengan Guardian, pada 2024.
Otten dan teman-temannya membeli bus tingkat buatan Inggris itu secara online. Tujuannya sekadar untuk gaya-gayaan saat mendukung timnas Belanda yang ketika itu akan berlaga di Piala Eropa 2004 di Portugal. Setelah direstorasi, termasuk ditempeli logo DHL dan Bendera Belanda, bus yang body-nya dominan warna oranye itu pun siap digunakan.
Baca juga: Piala Dunia 2026 Dianggap lebih Agresif dan Menghibur
Asosiasi Sepak Bola Belanda (KNVB) lantas menyarankan agar bus itu jadi ‘kendaraan resmi’, suporter Belanda. Sejauh ini, ‘mesin tempur’ itu telah menginvasi sejumlah kota, seperti Sao Paolo, Sheffield, Kharkiv, Dortmund, Qatar, dan Houston. “Bus itu sekarang sudah jadi simbol kami,’’ terang Otten.

Oranje Fanwalk
Di Houston, tempat digelarnya pertandingan Belanda kontra Swedia, Sabtu kemarin, bus ikonik ini bergerak dari Universitas Rice menuju Stadion NRG di pusat kota. Ribuan laskar oranye berjalan sembari benyanyi di belakangnya. Mereka menyebut tradisi iring-iringan ini sebagai Oranje Fanwalk.
Sesekali rombongan ini berhenti, dan dari atas atap terbuka bus tersebut, seorang DJ memandu lagu-lagu riang yang membakar semangat ribuan suporter itu untuk berjingkrak, menari, dan bernyanyi. Siapa saja boleh ikut, termasuk turis dan warga lokal.
“Kedatangan para penggemar Belanda membawa energi luar biasa ke kota kami. Houston menyambut ribuan pendukung Belanda dengan tangan terbuka dan menantikan semua kemeriahan yang mereka hadirkan,” ujar, Chris Canetti, Ketua Tuan Rumah Penyenggara Piala Dunia.
Ibarat Kuda Troya dalam legenda Yunani, bus oranye suporter Belanda ini menjadi simbol pembuka gerbang kota. Bukan untuk mendatangkan pertumpahan darah, melainkan menghadirkan kemeriahan dan kegembiraan sepak bola.//








































