www.bisnistoday.co.id
Kamis , 2 Juli 2026
Home LIFESTYLE Komunitas Momen Libur Sekolah : Bebaskan Anak Untuk Aktif Bereksplorasi
Komunitas

Momen Libur Sekolah : Bebaskan Anak Untuk Aktif Bereksplorasi

Eksplorasi Maksimal Saat Anak Mencoba Menanam Padi Dalam Acara Cap Kaki Tiga Anak Playdate
Eksplorasi Maksimal Saat Anak Mencoba Menanam Padi Dalam Acara Cap Kaki Tiga Anak Playdate
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Musim liburan sekolah sering kali membawa dilema tersendiri bagi para orang tua. Ketika rutinitas belajar terhenti, anak justru rentan terjebak dalam kebiasaan pasif. Para ahli kerap menyebut fenomena ini dengan istilah Structured Days Hypothesis, dimana absennya jadwal teratur membuat anak lebih banyak menghabiskan waktu tanpa bergerak.

Buktinya pun cukup dekat dengan keseharian kita. Sejumlah studi dan survei terbaru mencatat bahwa saat libur panjang tiba, durasi screen time anak melonjak signifikan hingga mencapai dua setengah jam setiap harinya.

Di saat yang sama, aktivitas fisik dan waktu tidur mereka justru merosot. Padahal, pedoman kesehatan dari WHO sangat menganjurkan agar anak usia sekolah tetap aktif bergerak setidaknya 60 menit setiap hari.

Menjawab kegelisahan para ibu, Psikolog Anak dari Tiga Generasi, Saskhya Aulia Prima, mengajak kita untuk secara perlahan mengurai rasa cemas tersebut. Dalam acara “Community Playdate : Eksplorasi Tanpa Rasa Khawatir, Langkah Awal #BaikUntukAnak” yang digelar oleh Cap Kaki Tiga Anak, Saskhya mengingatkan bahwa menyiasati liburan dengan segudang jadwal les tambahan justru bukan jalan keluar yang pas.

“Bukannya membuat anak menjadi produktif, hal itu malah merampas ruang otonominya. Padahal, waktu luang yang bebas aturan, bahkan momen saat mereka mengeluh bosan, tanpa disadari menjadi ruang emas untuk memantik kreativitas dan melatih cara berpikir mereka,” ucapnya di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Lebih lanjut Saskhya menuturkan, yang paling dibutuhkan anak di masa libur sekolah adalah ruang untuk bergerak bebas lewat Adventurous Play. Ini adalah jenis permainan yang sedikit menantang dan seru, seperti berlari bebas atau memanjat, namun tetap dalam kendali.

“Lewat permainan inilah, anak belajar langsung bagaimana menghadapi ketidakpastian, bangkit saat terjatuh, dan berani mengambil keputusan sendiri. Pengalaman menghadapi risiko secara langsung adalah bekal utama untuk membentuk mental anak yang tangguh dan mandiri,” ungkapnya

Terlalu sering melarang dengan niat melindungi justru tanpa sadar mengirimkan pesan bahwa dunia ini sangat menakutkan dan mereka tidak cukup mampu menghadapinya. Menariknya, membiarkan anak aktif bereksplorasi justru bekerja layaknya efek anti-phobic atau vaksin kecemasan alami.

Sebagai Ibu, cukup memposisikan diri sebagai zona aman (secure base) dan tempat berlindung (safe haven) bagi mereka. Berikan jarak agar mereka bebas bermain, namun pastikan ibu tetap berada dalam jangkauan pandangan anak.

“Ketenangan ibu itu menular dan sangat krusial. Kalau kita terlalu mudah cemas atau sedikit sedikit melarang, anak justru akan menyembunyikan rasa sakit atau lelahnya karena takut disuruh berhenti bermain. Keseimbangan dan kepercayaan yang diberikan diyakini akan semakin memperkuat mental anak untuk berani mandiri tanpa harus kehilangan rasa amannya,” jelasnya.

Larutan Cap Kaki Tiga Anak Siap Temani Eksplorasi Anak

Cap Kaki Tiga Anak mengajak seluruh orang tua untuk memberi kebebasan bagi anak aktif bereksplorasi, agar kelak mereka tumbuh menjadi generasi tangguh dan mandiri. Hal itu menjadi esensi dari kampanye Langkah Awal #BaikUntukAnak.

“Kampanye ini menjadi pengingat bahwa fondasi mental yang kuat tidak dibentuk di dalam ruangan. Anak-anak sangat membutuhkan kebebasan untuk berlari, memanjat, berinteraksi dengan alam, dan belajar memecahkan masalahnya sendiri. Dengan dukungan serta persiapan matang dari orang tua, kegiatan yang dilakukan hari ini akan menjadi bekal berharga untuk masa depan mereka kelak,” tutur Jesica Christianty, Senior Brand Manager Cap Kaki Tiga Anak./E2

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Komunitas

Cerita Ms. Cenli Yani Edukasi Trader dengan Strategi 3 EMA, Buktikan Analisis Lewat Live Trading

JAKARTA, Bisnistoday,- Edukator yang juga praktisi trading Ms. Cenli Yani sukses menggelar...

Komunitas

Puncak BKUPI: Ulama Perempuan Serukan Indonesia Tanpa Kekerasan

JAKARTA, Bisnistoday -Masjid Cut Nyak Dien menjadi lokasi penyelenggaraan Hari Puncak Bulan...

Jajaran Pengurus IWAPI Jakarta Selatan
Komunitas

Berdayakan Perempuan di Dunia Usaha, IWAPI Jakarta Selatan Gelar Rakercab 2026

JAKARTA, Bisnistoday – Berfokus pada resiliensi dan navigasi bisnis pengusaha perempuan, Rakercab...

Erwin Hartawan (tengah) Chief Commercial Officer CPPETINDO
Ekonomi & BisnisKomunitasLIFESTYLE

Bolt Pet Food Semakin Merambah Pasar Global

JAKARTA,Bisnistoday – Di usianya yang hampir memasuki satu dekade, produsen lokal makanan hewan peliharaan,...