www.bisnistoday.co.id
Minggu , 28 Juni 2026
Home OPINI Indepth Sang Legenda yang tak Pernah Kehilangan Cinta
IndepthSport & Health

Sang Legenda yang tak Pernah Kehilangan Cinta

Deschamps menjadi orang ketiga setelah mendiang Mario Zagalo (Brasil) dan Franz Beckenbauer (Jerman), yang berhasil mengangkat trofi Piala Dunia, baik sebagai pemain maupun pelatih.

Didier Deschamps (dokLInstagram/FFF)
Didier Deschamps (dokLInstagram/FFF)
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Sebelum melakoni laga melawan Norwegia, para pemain Prancis dan segenap ofisial tim, menggelar ritual mengheningkan cipta di kamp latihan di Boston, Amerika Serikat. Dalam suasana haru, mereka hikmat berdoa untuk arwah ibunda Didier Deschmaps, sang pelatih, yang wafat pada Selasa (23/6/2026).

Deschamps sendiri tidak dapat mendampingi anak asuhannya di laga terakhir penyisihan grup itu, karena harus menghadiri pemakaman ibunda tercintanya. Tapi, toh Prancis tetap tampil perkasa dan melumat Erling Haaland dkk dengan skor telak 4-1 pada laga yang digelar Sabtu (27/6/2026) dini hari kemarin.

Mereka lolos ke babak 32 besar sebagai pemuncak klasemen Grup I dengan nilai sempurna, hasil dari tiga kali menang, masing-masing atas Senegal (3-1), Irak (3-0), dan Norwegia. Selanjutnya, Kylian Mbappe dkk akan menghadapi Swedia, pada 1 Juli mendatang.

Deschamps, yang juga kehilangan ayahnya sehingga harus absen mendampingi Prancis ketika menghadapi Denmark, di kejuaraan UEFA Nation League pada 2022, kini telah kembali ke Amerika Serikat dan siap memimpin timnya melakoni laga yang akan digelar di Stadion New York.

Beberapa pemberitaan menyebut, pria yang kini berusia 57 tahun itu, akan mengakhiri kariernya sebagai pelatih usai turnamen ini.  “Saya belum membuat keputusan tentang masa depan saya dan saya tidak akan melakukannya sekarang. Jika saya melakukannya, pada akhirnya orang juga akan tahu,” katanya, dalam sebuah wawancara dengan surat kabar Le Figaro, sebelum Piala Dunia 2026 digelar.

Meski dua kali kehilangan orang tua, Deschamps sangat mencintai sepak bola dan begitu menyukai pekerjaannya. Kalau pun kelak pensiun, mantan kapten timnas Pransis ini mengaku tidak mau menganggur atau menekuni bidang lain yang di luar keahliannya. “Saya tidak akan puas dengan kehidupan di mana saya tidur tanpa melakukan apa pun keesokan harinya. Saya tidak akan pernah seperti itu.”

Bukan kaleng-kaleng

Deschamps telah membuktikan kata-katanya. Usai mengangkat trofi Piala Dunia 1998 dan Piala Eropa 2000, ia pensiun sebagai pemain pada 1 Juli 2001. Namun, ia tidak mau berlama-lama nganggur dan segera mengambil sertifikasi dan meneruskan karier sebagai pelatih. Setelah menukangi sejumlah klub, seperti AS Monaco, Juventus, dan Marseille, Deschamps akhirnya ditunjuk menangani Timnas Prancis pada 2012.

Ketika itu, ia menggantikan Laurent Blanc, mantan rekannya sewaktu membawa Les Bleus menjuarai Piala Dunia 1998 dan Piala Eropa 2000. Di bawah asuhan Deschamps, prestasi Prancis yang sempat redup, belakangan kembali moncer. Mereka menjuarai Piala Dunia 2018 dan kembali tampil di final pada turnamen serupa di Qatar 2022 sebelum kalah adu penalti dari Argentina.

Baca juga: Kegembiraan Sepak Bola

Dengan sederet pencapaiannya itu, Deschamps yang juga pernah malang melintang merumput di sejumlah klub elite Eropa, menjadi orang ketiga setelah mendiang Mario Zagalo (Brasil) dan Franz Beckenbauer (Jerman), yang berhasil mengangkat trofi Piala Dunia, baik sebagai pemain maupun pelatih.

Prestasi itu jelas bukan kaleng-kaleng. Seorang Cristiano Ronaldo atau Lionel Messi, yang kini disebut-sebut netizen sebagai GOAT (Greatest of All The Time) atau yang terhebat sepanjang masa, kelak belum tentu mampu melakukannya. Bahkan, seorang Diego Armando Maradona pun, tidak.

Lagi pula, sepertinya masih terlalu dini untuk meributkan hal tersebut. Kalau pun mau disematkan, Deschamps lah, sang legenda hidup, yang lebih patut menyandang gelar tersebut. Apalagi, jika Prancis kembali angkat trofi tahun ini.//

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Asosiasi Pertekstilan Indonesia
Indepth

Ekonomi Kian Bergolak, INDEF Memberikan Sejumlah Saran Pemerintah

JAKARTA, Bisnistoday – Ekonomi global maupun nasional sedang tidak menguntungkan bagi pemerintah...

Sport & Health

Tebak Juara Dunia 2026 di Mansion Sports Ayo Rebut Hadiahnya!

JAKARTA, Bisnistoday,- Pesta bola dunia 2026 menyajikan laga-laga penuh kejutan dan juga...

Sport & Health

Rahasia di Balik Strategi TCP Group Membidik Generasi Emas Olahraga Indonesia Sebelum Dilirik Pihak Lain

JAKARTA, Bisnistoday,- Lanskap olahraga profesional di kawasan Asia Tenggara kini bersiap menghadapi...

WINGS Food
Sport & Health

AQUVIVA Ajak Masyarakat Menjaga Hidrasi Optimal di Hari Hidrasi Nasional 

JAKARTA, Bisnistoday - Momentum Hari Hidrasi Nasional, AQUVIVA sebagai air minum dalam...