Warning: Undefined array key "HTTP_USER_AGENT" in /home/u6526426/public_html/wp-content/plugins/wesper-function/inc/core.php on line 735
JAKARTA, Bisnistoday – Lebih dari 267.000 orang terpaksa meninggalkan rumah mereka akibat kebakaran hutan yang melanda Prancis dan Spanyol, dalam beberapa hari terakhir. Peristiwa ini juga telah menelan korban jiwa lainnya.
Di Ibu Kota Spanyol, Madrid, Carlos Novillo, kepala manajemen darurat pemerintah daerah Madrid, Sabtu (25/7/2026) mengatakan kebakaran hutan di dekat ibu kota telah mencapai puncaknya dan saat ini di luar kemampuan petugas pemadam kebakaran untuk mengendalikannya.
Kementerian Dalam Negeri Spanyol mengatakan kobaran api telah menghancurkan hampir 10.000 hektare di wilayah Madrid dan antara 13.000 dan 15.000 hektar di provinsi tetangga, Avila. Mereka menyatakan total 70.000 orang telah dievakuasi.
Menurut para pejabat petugas pemadam kebakaran yang berjuang memadamkan api lereng Salt de l’Aigua di Manises menemukan mayat seorang pria di dalam mobil. Ia adalah orang ke-14 yang dipastikan tewas dalam kebakaran hutan yang terjadi di Spanyol bulan ini, dengan 10 orang lainnya masih hilang.
Baca juga: Memaknai Berita Cuaca
Perdana Menteri Pedro Sanchez mengatakan prioritas dalam menangani kebakaran hutan adalah untuk menyelamatkan nyawa.
“Prioritas kami, pemikiran kami, tujuan kami adalah untuk menyelamatkan nyawa Anda dan melindungi daerah berpenduduk,” kata Sanchez kepada wartawan setelah menghadiri pertemuan perencanaan darurat di Cenicientos, sebuah desa di jantung zona kebakaran, Sabtu.
Di Prancis
Di Prancis, pihak berwenang mengevkuasi 197.000 orang dari daerah sekitar Bordeaux, termasuk tempat-tempat liburan yang ramai pada musim ini. Menurut kementerian daam negeri setempat, ini mungkin merupakan evakuasi terbesar di masa damai yang pernah terjadi di negara itu.
Pemerintah telah menutup Bandara Bordeaux dan memperingatkan warga agar tidak bepergian lewat jalur darat atau kereta api ke daerah tersebut.
Baca juga: Gelombang Panas Pengaruhi Harga Pangan di Eropa
Sophie Brocas, pejabat administrasi di La Nouvelle-Aquitaine et de la Gironde, yang meliputi wilayah Bordeaux, mengatakan mereka sedang berupaya mengevakuasi penduduk di daerah Le Haillan, Eysines, dan Merignac.
Wilayah Bordeaux terkenal dengan kebun anggurnya dan kota ini merupakan salah satu pusat transportasi utama bagi wisatawan yang mengunjungi resor liburan terdekat di Pantai Atlantik.
Sekitar 44.000 orang mengungsi dari semenanjung Cap Ferret yang mewah di selatan Bordeaux, dengan satu-satunya jalan yang juga terancam oleh kobaran api.//
















![Seorang petugas pemadam kebakaran menyemprotkan air ke hutan yang terbakar di wilayah Lege-Cap-Ferret, Prancis barat, pada 24 Juli 2026 [Caroline Blumberg/AP]](https://bisnistoday.co.id/wp-content/uploads/2026/07/Karhutla-680x533.jpg)


















![Seorang petugas pemadam kebakaran menyemprotkan air ke hutan yang terbakar di wilayah Lege-Cap-Ferret, Prancis barat, pada 24 Juli 2026 [Caroline Blumberg/AP]](https://bisnistoday.co.id/wp-content/uploads/2026/07/Karhutla.jpg)



