www.bisnistoday.co.id
Selasa , 26 Mei 2026
Home EKONOMI Diduga Membawa Narkoba, Kapal Ikan Ditangkap KKP Besama BNN di Toli Toli
EKONOMI

Diduga Membawa Narkoba, Kapal Ikan Ditangkap KKP Besama BNN di Toli Toli

KKP bersama BNN mengamankan kapal perikanan yang diduga terlibat dalam jaringan peredaran narkoba di wilayah Kabupaten Toli-Toli, Provinsi Sulawesi Tengah.
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday- Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) mengamankan kapal perikanan yang diduga terlibat dalam jaringan peredaran narkoba di wilayah Kabupaten Toli-Toli, Provinsi Sulawesi Tengah.

Plt Dirjen Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) KKP Antam Novambar dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa (10/8), menyebut keberhasilan pengungkapan kasus itu merupakan bentuk sinergi antara PSDKP KKP dengan BNN yang melaksanakan operasi gabungan.

“Ini sinergi yang baik, sesuai arahan Pak Menteri, antar aparat penegak hukum harus saling bekerja sama, kami memberikan dukungan terkait langkah BNN dalam memberantas peredaran narkoba termasuk yang diedarkan melalui kegiatan perikanan,” kata Antam.

Lebih lanjut ia menjelaskan penangkapan KM Putra Bahari IV tersebut dilakukan oleh Kapal Pengawas Hiu 05 dan BNN Gorontalo pada Rabu (4/8).

Penangkapan tersebut dilakukan berdasarkan informasi yang diperoleh oleh tim gabungan bahwa kapal tersebut terkait dengan peredaran narkoba di wilayah Toli-Toli dan sekitarnya. “Saat ini kapal telah kami ad hoc ke Pelabuhan Perikanan Nusantara Kwandang, Gorontalo,” ungkap Antam.

Sementara itu Direktur Pemantauan dan Operasi Armada KKP, Pung Nugroho Saksono menjelaskan operasi gabungan antara Ditjen PSDKP KKP dan BNN tersebut dipersiapkan sejak minggu lalu mengingat ada dugaan bahwa kapal perikanan dimanfaatkan sebagai sarana penyuplai narkoba ke wilayah Toli-Toli dan sekitarnya.

Pung menyambut baik dan memberikan dukungan dengan memerintahkan armada kapal pengawas untuk bergerak. “Kami laksanakan rapat gabungan dan kami segera perintahkan tim kami untuk bergabung dengan tim BNN untuk menangkap kapal tersebut,” ujarnya. 

Ia menjelaskan berdasarkan pemeriksaan yang dilakukan oleh Tim BNN, sebanyak 18 awak kapal perikanan tersebut mengaku menggunakan narkoba.

Namun demikian, hanya dua orang awak kapal diamankan oleh BNN Gorontalo, mengingat hasil tes tes urin keduanya dinyatakan positif. Pung memastikan bahwa KKP mendukung langkah BNN untuk memberantas narkoba di sektor kelautan dan perikanan.

Adapun terkait dengan pelanggaran perikanan yang dilakukan oleh kapal tersebut, KKP telah meminta pemilik kapal agar segera melengkapi dokumen yang telah habis masa berlakunya.

“Kapal tersebut diketahui izinnya sudah habis masa berlakunya pada tahun 2019, kami minta untuk segera urus izinnya,” ujar Pung./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Pengurus Baru Masyarakat Ekonomi Syariah dikukuhkan, Menkop Sebagai Ketua Harian

JAKARTA, Bisnistoday - Struktur Pengurus Pusat Masyarakat Ekonomi Syariah (PP MES) periode...

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Menkop: Koperasi Alternatif Platform Masa Depan

JAKARTA, Bisnistoday - Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono mengatakan koperasi merupakan platform...

New York Magazine (dok: NyMag)
EKONOMIEkonomi & Bisnis

Putra Rupert Murdoch Akuisisi New York Magazine

JAKARTA, Bisnistoday -  James Murdoch, putra dari tokoh media terkemuka, Rupert Murdoch,...

EKONOMIEkonomi & Bisnis

KDKMP Paling Efektif Sebagai Penyalur Barang Bersubsidi

JAKARTA, Bisnistoday - Koperasi sebagai jalur distribusi barang subsidi merupakan langkah yang...