JAKARTA, Bisnistoday- Setelah beberapa har melemah, nilai tukar rupiah pada akhir pekan, Jumat (12/11) menguat 59 poin ke posisi Rp14.219 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp14.278 per dolar AS.
Tim Riset Monex Investindo Futures dalam kajiannya menyebut penguatankurs rupiah kali ni dikarenakan pelaku pasar berspekulasi bahwa Federal Reserve akan terpaksa menaikkan tingkat suku bunga acuannya lebih cepat dari rencana akhir tahun 2022, setelah laporan inflasi AS yang lebih tinggi dari ekspektasi.
Naiknya tingkat suku bunga acuan biasanya merupakan upaya bank sentral untuk mengimbangi tingginya tingkat inflasi pada suatu negara.
Rupiah pada pagi hari dibuka menguat ke posisi Rp14.255 per dolar AS. Sepanjang hari rupiah bergerak di kisaran Rp14.219 per dolar AS hingga Rp14.266 per dolar AS.
Sementara itu kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia pada Jumat menguat ke posisi Rp14.243 per dolar AS dibandingkan posisi hari sebelumnya Rp14.288 per dolar AS./


