www.bisnistoday.co.id
Selasa , 28 Juli 2026
Home METRO Kilas Metro Aktifitas Perdagangan Pasar Induk Kramat Jati Stabil
Kilas MetroMETRO

Aktifitas Perdagangan Pasar Induk Kramat Jati Stabil

Kapala Pasar Kramat Jati, PD Pasar Jaya, Agus Lamun, saat ditemui di ruang kerjanya di Jakarta, Selasa (24/3).
Social Media

JAKARTA – Situasi perdagangan bahan pokok di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur terbilang stabil bahkan cenderung meningkat.Ditengah situasi pandemik Covid-19 sekalipun, pemenuhan kebutuhan bahan pokok masyarakat terjaga normal.

“Selama pandemik ini, situasi pasar induk Kramatjati tetap stabil, karena pasar merupakan bagian mendasar kebutuhan pangan masyarakat, kalau mati bagaimana jadinya?” ungkap Kapala Pasar Induk Kramat Jati, PD Pasar Jaya, Agus Lamun, saat ditemui di ruang kerjanya di Jakarta, Selasa (24/3).

Baca juga : Mengelola Pasar Layaknya Menjaga Lingkaran Harmonisasi Kehidupan

Kondisi ini, lanjut Agus mengatakan, terlihat okupansi tempat usaha di Pasar Induk satu-satunya di Jakarta ini cukup tinggi, sekitar 4.428 dari tempat usaha yang tersedia sebanyak 4.508 tempat usaha. Sementara jumlah pedagang di pasar sekitar 1.600 pedagang atau lebih rendah dari sebelum masa pandemik. 

“Okupansi tempat usaha bertahan, dan memang jumlah pedagang sedikit berkurang. Ini tidak begitu pengaruh, karena satu pedagang bisa memiliki satu atau dua tempat usaha,” tuturnya. 

Pasar Modern

Agus Lamun mengakui pasar Kramat Jati masih menganut konsep tatanan pasar yang lama atau klasik. Ke depan, pasar Kramatjati diharapkan menjadi salah satu pasar modern dengan konsep menggabungkan berbagai entitas usaha. 

“Konsep pasar diharapkan bakal menjadi pasar modern, mixed use dengan penyediaan hunian atau kantor serta entitas yang berkaitan lainya yang saling menunjang,” tuturnya. 

Menurut Agus Lamun, untuk mewujudkan pasar modern membutuhkan kolaborasi lebih erat antara pengelola pasar dengan manajemen PD Pasar Jaya (Perseroda). Terobosan baru yang dikembangkan pengelola pasar harus mendapatkan respon yang seirama dengan manajemen pusat. 

“Kapala pasar tidak bisa merealisasikan idenya tanpa persetujuan manajemen pusat, jadi harus sejalan dan seirama,” tambahnya.//

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Guru Sekolah
Kilas Metro

Masuk Pertama Sekolah, Ortu Antar Anak Bikin Ruas Jalan Padat Merayap

JAKARTA, Bisnistoday- Sejumlah ruas jalan di Jakarta Timur kembali terlihat padat dipenuhi...

Hotel Sultan
Kilas Metro

Pengosongan Hotel Sultan, Sejumlah Pintu Kawasan Gelora Bung Karno Ditutup

JAKARTA, Bisnistoday – Pusat Pengelolaan Komplek Gelora Bung Karno (PPKGBK) mengumumkan penutupan...

Emergency
Kilas Metro

Ribuan Massa Mahasiswa dan Masyarakat Bakal Padati Kota Jakarta

JAKARTA, Bisnistoday – Ribuan mahasiswa diperkirakan akan menghadiri jamuan pertemuan berbagai koalisi...

Bareskrim
Kilas Metro

Gerebek Operator Judol di Perkantoran Hayam Wuruk, Polisi Sita Rp1,9 Miliar

JAKARTA, Bisnistoday – Badan Reserse Kriminal Kepolisian Negara Republik Indonesia (Bareskrim Polri)...