www.bisnistoday.co.id
Jumat , 23 Oktober 2026
Home EKONOMI Alokasi KUR Naik, BNI Akan Fokus Garap UMKM
EKONOMIPerbankan & Asuransi

Alokasi KUR Naik, BNI Akan Fokus Garap UMKM

PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) tahun 2022 mendapat alokasi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp38 triliun atau naik 22,7 persen
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday- PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) tahun 2022 mendapat alokasi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp38 triliun atau naik 22,7 persen dianding alokasitahun lalu yang Rp30,95 triliun. Terkait hal ini bank pelat merah ini akan semakin fokus menggarap bisnis Usaha Mikro Kecil dan Menegah (UMKM).

“Kami cukup yakin untuk penyaluran KUR akan sesuai alokasi pemerintah. Terlebih, kami melihat permintaan dan kinerja KUR BNI yang sangat baik,” kata Direktur Kelembagaan BNI, Sis Apik Wijayanto dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (6/1).

Sis Apik menuturkan alokasi KUR untuk BNI tersebut akan dimanfaatkan untuk membantu menjaga momentum pertumbuhan segmen UMKM BNI yang saat ini tengah mengalami peningkatan permintaan kredit yang kuat.

BNI juga akan memanfaatkan alokasi KUR untuk mendorong pertumbuhan usaha kecil di sektor komoditas pada 8 klaster unggulan, hal ini sejalan dengan arahan dari pemerintah untuk membangun industri UMKM yang kuat melalui strategi klaster.

“Melalui pendekatan strategi tersebut kami yakin dapat meningkatkan kontribusi dalam mendorong realisasi target pembiayaan kepada UMKM sebesar 30 persen di tahun 2024 sesuai dengan apa yang telah dicanangkan pemerintah,” ujarnya.

Lebih lanjut, Sis Apik mengatakan, BNI sebagai bank internasional memiliki strategi tersendiri dalam pengembangan segmen UMKM. Perseroan fokus untuk mendorong UMKM go produktif, go digital, dan go global.

BNI lebih menitikberatkan pada peningkatan kinerja UMKM untuk mendorong segmen tersebut naik kelas, meningkatkan adopsi digitalnya serta membuka peluang lebih besar untuk ekspor. BNI juga mendorong pembiayaan berbasis ekosistem dan rantai pasok untuk memastikan pertumbuhan kinerja UMKM lebih berkesinambungan.

“Kami pun memiliki program pembinaan dan pengembangan bagi UMKM untuk menjawab semua isu-isu yang mereka hadapi baik proses kredit, teknologi, serta pengembangan kapabilitas tata kelola bisnis,” tutur dia.

Lebih lanjut ia memaparkan BNI memiliki tiga fokus strategi untuk mendorong UMKM naik ke level internasional. Pertama, memberdayakan UMKM Ekspor serta Diaspora, di mana BNI tidak hanya menggarap para pelaku UMKM untuk melakukan ekspansi bisnis keluar negeri, tetapi juga mendorong pengembangan usaha para warga negara Indonesia yang tinggal di luar negeri atau diaspora.

Kedua, menciptakan ekosistem bisnis unggulan dengan 8 klaster prioritas yakni klaster padi, klaster jagung, klaster sawit, klaster tebu, klaster jeruk, klaster tanaman hias, klaster kopi, dan klaster porang.

Ketiga, membentuk Digital Value Chain, dimana BNI memberikan dukungan menyeluruh melalui pembiayaan hingga pendampingan para mitra BNI dari hulu ke hilir./

Arsip

Beritasatu Network




BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Zurich Life
Perbankan & Asuransi

Tanam Mangrove, Zurich Wujudkan Aksi “Sayang Bumiku”

TANGERANG, Bisnistoday.co.id - Zurich (PT Zurich Asuransi Indonesia Tbk, PT Zurich General...

EKONOMI

Munas IMA di Bandung Bertepatan dengan HUT ke-30, Soroti Peran Pemasaran dalam Meningkatkan Daya Saing Indonesia

BANDUNG, Bisnistoday.co.id – Indonesia Marketing Association (IMA) akan menggelar Musyawarah Nasional (Munas) di...

EKONOMI

Perjuangan 3 Guru Maluku Raih Gelar Sarjana, Harus Berburu Sinyal hingga ke Kampung Tetangga

BANDUNG, Bisnistoday.co.id – Keterbatasan jaringan internet tak menyurutkan perjuangan tiga guru asal...

LPS siapkan regulasi mengenai model kepesertaan Penjaminan Polis Asuransi.
Perbankan & Asuransi

Upaya LPS Mendongkrak Kepercayaan pada Industri Asuransi

BALI, Bisnistoday.co.id - Ketika seseorang membeli polis asuransi, ia sesungguhnya melakukan sesuatu...