www.bisnistoday.co.id
Kamis , 14 Mei 2026
Home EKONOMI Bendung Gerak Kanal Banjir Barat Kota Semarang Siap Beroperasi
EKONOMI

Bendung Gerak Kanal Banjir Barat Kota Semarang Siap Beroperasi

Bendung Gerak Kanal Banjir Barat (KBB) sebagai pengendali banjir Kota Semarang tuntas dibangun, di Semarang. (foto:BToday)
Social Media

SEMARANG, Bisnistoday – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana telah menyelesaikan Bendung Gerak Kanal Banjir Barat (KBB) sebagai pengendali banjir Kota Semarang. Prasarana air ini juga berfungsi sebagai pasokan air baku juga sarana olahraga air seperti perahu naga atau dayung.

“Katup yang bergerak membuka dan menutup pada bendung ini berfungsi menahan intrusi air laut, menjaga debit air serta penggelontoran (flushing) sedimen sungai untuk pengendalian banjir di wilayah barat Kota Semarang,” ungkap Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dalam keterangan persnya di Semarang, Kamis (20/5).

Baca juga : Menteri Basuki : Penanganan Banjir Perlu Langkah Kolaboratif

Basuki Hadimuljono mengatakan dengan berfungsinya Bendung Gerak Kanal Banjir Barat ini akan mengurangi risiko banjir di Kota Semarang yang kerap terjadi saat curah hujan sangat tinggi. “Karena menahan intrusi air laut dan sebagai penampungan air (long storage) maka bendung ini juga menambah pasokan air baku Kota Semarang. Disamping itu juga bendung ini akan menjadi kawasan wisata baru Kota Semarang,” kata Menteri Basuki. 

Sementara, Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana M. Adek Rizaldi mengatakan, pada saat musim hujan, bendung ini akan berfungsi menahan aliran air sungai yang masuk KBB dan pada saat elevasi 2,5 meter, kemudian akan dialirkan ke laut. Sementara saat musim kemarau, bendung sepanjang 155,5 meter tersebut berfungsi sebagai penampungan air atau long storage berkapasitas 700.000 m3.

Menurut Adek, selesainya pembangunan Bendung Gerak KBB, selain untuk pengendalian banjir juga menambah pasokan air baku kota Semarang sebesar 1.050 liter/detik. “Tinggi muka air Kanal Banjir Barat dapat dikontrol sehingga bisa dimanfaatkan untuk wisata air maupun arena perlombaan seperti perlombaan perahu naga atau dayung. Ditambah lagi terintegrasi dengan pembangunan air mancur menari di Jembatan Sungai KKB (bridge fountain) yang dibangun Pemerintah Kota Semarang,” jelasnya.

Bendung Gerak KBB memiliki 4 span pintu (masing-masing span 37,75 meter) dikerjakan sejak 20 November 2017 oleh kontraktor PT. Adhi Karya dan PT. Minarta Kerjasama Operasi (KSO) dengan nilai kontrak Rp 154,8 miliar. Bangunan ini juga dilengkapi dengan rumah pompa dan rumah jaga 230 m2 untuk operasionalisasi bendung.

Kurangi Ancaman Banjir

Ketua RW III di Selomas Tanah Mas, Heri Setiawan mengatakan, kini warga Tanah Mas Semarang Utara tidak lagi merasa cemas ketika musim penghujan tiba karena Bendung Gerak Kanal Banjir Barat sudah mulai beroperasi secara optimal.“Semenjak pembangunan Bendung Kanal selesai dan sudah optimal beroperasi, Tanah Mas yang dulu dikenal daerah langganan banjir, sekarang sudah tidak lagi saat musim penghujan datang.’/

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Astra Women Network 2026 bertema “Women Empowered: From Empowerment to Impact.” (dok: Astra)
EKONOMIHumaniora

Astra Women Network 2026: Dari Pemberdayaan Menuju Dampak Nyata

JAKARTA, Bisnistoday - Astra terus memperkuat komitmennya dalam menciptakan lingkungan kerja yang...

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Pemerintah Segera Launching Operasional KDKMP

BOJONEGORO, Bisnistoday — Pemerintah merencanakan segera melaunching sejumlah Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih...

Salah satu SPBU di AS (dok_Unsplash/Shawnclark)
EKONOMIEnergiGLOBALKawasan Global

Antisipasi Lonjakan Harga, Trump akan Pangkas Pajak Bensin

JAKARTA, Bisnistoday - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan akan mengurangi pajak...

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Menkop Gandeng Sejumlah K/L dan Pemprov DKI Jakarta Perkuat KDKMP

JAKARTA, Bisnistoday – Sejumlah Kementerian/ Lembaga mulai dari Kementerian Kependudukan dan Pembangunan...