www.bisnistoday.co.id
Senin , 4 Maret 2024
Home EKONOMI Beras Organik Produksi Petani Indonesia Tahun Ini Berpotensi Diekspor
EKONOMI

Beras Organik Produksi Petani Indonesia Tahun Ini Berpotensi Diekspor

Kepala Biro Humas dan Informasi Publik Kementerian Pertanian, Kuntoro Boga Andri menyebut produksi beras khususnya beras organik berpotensi untuk diekspor
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday- Produksi beras dalam negeri khususnya beras organik pada masa panen raya tahun ini berpotensi untuk diekspor. Permintaan dari luar negeri untuk berasi jenis itu cukup tinggi.

“Beras lokal Indonesia khususnya beras organik diminati pangsa pasar negara lain pada setiap tahunnya dengan jaminan harga yang cukup baik di pasar internasional,” kata Kepala Biro Humas dan Informasi Publik Kementerian Pertanian, Kuntoro Boga Andri dalam keterangan tertulisnya yang diterima di Jakarta, Mingu (28/3).

Ia menyebut, berdasarkan data Indonesian Quarantine Full Automation System (IQFAST) Badan Karantina Pertanian yang dihimpun di pelabuhan ekspor Indonesia, permintaan beras jenis premium di luar negeri cukup besar.

Kuntoro menyebut, setidaknya sejak tahun 2017 Indonesia telah melakukan ekspor sebesar 2.100 ton ke lima negara tujuan, yakni Belanda, Amerika Serikat, Malaysia, Belgia dan Bangladesh. Bahkan ekspor beras Indonesia sempat mencapai total 1.400 ton pada tahun 2018 ke 14 negara, termasuk ke Jepang, Vietnam dan Tiongkok.

Menurut Kuntoro, permintaan untuk beras dalam kategori premium atau kebutuhan khusus seperti beras organik ini masih terbuka lebar, mengingat selera pasar dari kebutuhan beras organik dan Horeka di luar negeri akan beras lokal Asia cukup bagus. Berdasarkan data Kementerian Pertanian volume ekspor beras pada tahun 2020 mencapai 230,2 ton, dan pada 2019 sebesar 341,1 ton.

“Volumenya memang agak menurun apalagi 2020 ada hambatan pandemi Covid-19, namun jumlah negara tujuan ekspor bertambah hingga 20 negara di dunia. Ini peluang yang harus ditangkap,” tegas Kuntoro.

Kementan meyakini peluang untuk ekspor beras akan terbuka kian lebar bila negara-negara di dunia mulai membuka akses pelabuhannya seperti sebelum pandemi Covid-19. Sementara untuk potensi produksi beras lokal, menurut Kuntoro, Indonesia masih memiliki potensi besar lantaran Indonesia masih punya cukup lahan wilayah pertanian dan memiliki kemampuan untuk produksi beras, hanya tinggal pengelolaan yang dilakukan secara baik.

“Kami yakin peluang ekspor beras ke pasar internasional ini akan terus terbuka dan kita mampu memenuhi kebutuhan pasar domestik dan internasional. Mentan Syahrul sudah memberi arahan khusus terkait peningkatan nilai tambah dan ekspor produk pertanian kita. Tinggal kita maksimalnya potensinya,” tandas Kuntoro./

Arsip

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

PERTAMINA IS THE ENERGY

PT WILMAR Padi Indonesia

SOROTAN BISNISTODAY

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Lifting MIgas
EKONOMI

Lifting Migas Kepri Diatas Target

TANJUNG PINANG, Bisnistoday - Lifting migas Provinsi Kepulauan Riau tahun 2023 tercatat...

EKONOMI

Lima Bendungan Siap Diresmikan Tahun Depan

JAKARTA, Bisnistoday  - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat...

EKONOMI

HCML Dukung Target Pencapaian SKK Migas 

PASURUAN, Bisnistoday – Kontraktor Kontrak Kerja Sama Husky – CNOOC Madura Limited...

EKONOMI

Pemerintah Mesti Awasi Ketat Jika TikTok Shop Kembali Buka

JAKARTA, Bisnistoday - TikTok Shop telah resmi ditutup pemerintah selama sebulan lebih,...