www.bisnistoday.co.id
Jumat , 24 Juli 2026
Home EKONOMI BNI Beri Kemudahan bagi Pengguna “Local Currency Settlement”
EKONOMIPerbankan & Asuransi

BNI Beri Kemudahan bagi Pengguna “Local Currency Settlement”

SEVP Treasuri BNI, Ita Tetralastwati
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday- PT Bank Negara Indonesia (BNI) Tbk mendukung Bank Indonesia (BI) untuk memperkenalkan skema transaksi Local Currency Settlement (LCS) dengan menawarkan berbagai kemudahan.

“Dengan 2.340 cabang BNI yang tersebar di seluruh Indonesia serta 6 cabang luar negeri, BNI siap melayani nasabah yang membutuhkan transaksi LCS. BNI menawarkan kemudahan seperti bundling produk terkait ekspor, impor, dan remitansi yang dapat dinikmati ketika menggunakan skema LCS,” kata SEVP Treasuri BNI, Ita Tetralastwati dalam keterangan resminya di Jakarta, Kamis (7/10).

Ita menegaskan, BNI berkomitmen untuk ikut serta dalam menjaga stabilitas nilai rupiah dengan memberikan dukungan terhadap sosialisasi skema transaksi LCS BI. Tujuannya, agar produk tersebut lebih banyak dimanfaatkan para pelaku usaha, diantaranya adalah pengusaha yang menjadi nasabah BNI.

Menurut perseroan, dengan kondisi perdagangan Internasional yang akan semakin berkembang, skema LCS akan semakin dibutuhkan. “BNI memberikan solusi terbaik untuk kebutuhan valas nasabah dengan mengakomodir produk treasury solutions dan kurs yang kompetitif untuk dapat menunjang perkembangan bisnis nasabah BNI dari waktu ke waktu,” ujarnya.

LCS merupakan penyelesaian transaksi bilateral antara Indonesia dengan negara mitra LCS yang dilakukan dalam mata uang masing-masing negara. Dengan program ini diharapkan dapat meningkatkan penggunaan mata uang lokal dan mengurangi dominasi dolar AS pada perdagangan internasional.

Melalui penggunaan LCS, pelaku usaha akan diuntungkan karena akan mengurangi risiko nilai tukar, dan mengurangi ketergantungan pada satu mata uang di saat melakukan perdagangan internasional. Selain itu manfaat lainnya adalah efisiensi biaya melalui mekanisme direct quotation yang memungkinkan pelaku usaha tidak perlu melakukan konversi terlebih dahulu terhadap dolar AS.

Adapun LCS CNY (Chinese Yuan) baru diluncurkan oleh BI melalui Peraturan Anggota Dewan Gubernur PADPP No 23/16/PADG/2021 tanggal 6 September 2021. Sebelumnya, skema LCS sudah dapat digunakan untuk mengakomodir transaksi antara mata uang Rupiah, Malaysia Ringgit, Thailand Baht, Japanese Yen./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Agrinas Palma Jajaki Kerja Sama dengan Ashok Leyland Untuk Kendaraan Perkebunan

JAKARTA, Bisnistoday - PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) menerima kunjungan perusahaan otomotif...

Presiden AS Donald J Trump.
EKONOMIKawasan Global

Trump akan Terapkan Tarif Baru pada Lebih dari 80 Negara

JAKARTA, Bisnistoday – Amerika Serikat akan mengenakan tarif antara 10% atau 12,5%...

PT Asuransi BRI Life dan Bali International Hospital (BIH) resmi menandatangani Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) sebagai langkah strategis untuk memperkuat sinergi antara sektor asuransi jiwa dan layanan kesehatan. (dok:BRIlife)
Perbankan & Asuransi

BRI Life dan Bali International Jalin Kemitraan Strategis

JAKARTA, Bisnistoday - PT Asuransi BRI Life dan Bali International Hospital (BIH)...

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Menkop Pastikan Arah Penguatan Koperasi Saat Dialog dengan Penggerak Koperasi di Pamekasan

PAMEKASAN, Bisnistoday – Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono memberikan arahan sekaligus berdialog...