www.bisnistoday.co.id
Minggu , 11 Oktober 2026
Home BURSA & KORPORASI Korporasi BNI-Kemenkes Berikan Bantuan Peralatan Untuk RS Apung doctorSHARE
Korporasi

BNI-Kemenkes Berikan Bantuan Peralatan Untuk RS Apung doctorSHARE

Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI bekerjasama dengan Kementerian Kesehatan dalam rangka Penyerahan Bantuan Peralatan Operasi Mata Katarak untuk salah satu Rumah Sakit (RS) Kapal di Indonesia yaitu  Rumah Sakit Apung (RSA) Nusa Waluya II. Bantuan ini akan digunakan untuk memberikan pelayanan gratis kepada masyarakat yang membutuhkan terutama pada Daerah Tertinggal, Perbatasan dan Kepulauan (DTPK).

Adapun bantuan ini diserahkan secara langsung oleh Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) Yasonna Laoly dan Direktur Institutional Banking BNI Muhammad Iqbal di Jakarta, Minggu (18/11).

Iqbal mengatakan perseroan merasa bangga dapat diberikan kesempatan untuk berkontribusi dalam bantuan operasional mata katarak untuk RS Kapal ini.

Sebagai bank milik negara, BNI berupaya proaktif untuk memberikan benefit sosial untuk seluruh masyarakat Indonesia khususnya di DTPK.

“Dengan kerja sama bantuan ini, diharapkan persoalan terkait minimnya peralatan kesehatan untuk melakukan tindakan operasi mata di RSA Nusa Waluya II dapat teratasi,” ujar Iqbal.

Berdasarkan data BPS, Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar di dunia dengan 17.001 pulau dengan jumlah penduduk 275,77 juta jiwa atau terbanyak keempat di dunia.

Di antara pulau tersebut, terdapat kabupaten atau kota yang memilki wilayah kerja yang sulit diakses, dan tidak semua memiliki fasilltas kesehatan atau tenaga medis yang memadai.

Hadirnya RS Kapal seperti RSA Nusa Waluya II sebagai fasilitas pelayanan kesehatan bergerak yang menyelenggarakan pelayanan secara profesional dari satu pulau ke pulau lain di DTPK.

Saat ini sudah ada 3 RS Kapal dari  Yayasan Dokter Peduli (doctorSHARE), yaitu : RSA Nusa Waluya ll, RSA dr. Lie Dharmawan Il, dan RSA Wadio.e

Pengelolaan Dana Institusi

Lebih lanjut, Iqbal menyampaikan BNI bersama Kemenkes juga bekerjasama dalam hal Pengeloaan Dana Institusi dan Perorangan. BNI sebagai Bank Tunggal Penyaluran Dana BOK Puskesmas 2023 sebanyak 9.610 puskesmas dan 9.709 puskesmas di tahun 2024 serta pembukaan rekening untuk dokter afirmasi.

Baca juga: BNI Beri Bantuan Peralatan Outdoor Activity untuk IMPALA Unibraw

“Kami harap kerjasama ini dapat terus berlanjut, dan kami akan selalu berupaya menyediakan solusi terbaik untuk memberikan nilai tambah di bidang industri dan sosial di sektor kesehatan Tanah Air,” pungkas Iqbal./

Arsip

Beritasatu Network




BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Hutama Karya
Korporasi

Insan Muda Hutama Karya Raih “Best Speaker” Lewat Inovasi “Lean Construction”

JAKARTA, Bisnistoday.co.id- PT Hutama Karya (Persero) mendorong efisiensi dan inovasi industri konstruksi...

Hutama Karya
Korporasi

Tingkatkan Kepatuhan Hukum, Hutama Karya Sinergi dengan Kejati Daerah Istimewa Yogyakarta

YOGYAKARTA, Bisnistoday.co.id – PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya) memperkuat sinergi dengan...

EKONOMIKorporasi

BRI Life Dorong Perlindungan Jiwa untuk Perencanaan Keuangan melalui Aurora Plus

JAKARTA, Bisnistoday - BRI Life mendorong pentingnya perlindungan jiwa dalam perencanaan keuangan...

Bappebti
Korporasi

Patuh Regulasi dan Beri Layanan Baik, Didimax Raih Grade A+++ dari Bappebti Semester I 2026

JAKARTA, Bisnistoday.co.id- PT Didimax Pialang Berjangka meraih Grade A+++ dari Badan Pengawas...