www.bisnistoday.co.id
Senin , 6 Juli 2026
Home LIFESTYLE Sport & Health BPOM dan Pelaku Industri Perkuat Program Manajemen Risiko demi Daya Saing Pangan Nasional
Sport & Health

BPOM dan Pelaku Industri Perkuat Program Manajemen Risiko demi Daya Saing Pangan Nasional

Kepala BPOM, Prof. dr. Taruna Ikrar
Social Media

JAKARTA – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) secara resmi menggelar Forum Koordinasi Nasional Pangan Steril Komersial Tahun 2026 di Jakarta. Penyelenggaraan forum berskala nasional ini sekaligus menjadi bagian penting dari rangkaian peringatan Hari Keamanan Pangan Sedunia (World Food Safety Day) 2026.

Agenda utama dalam pertemuan ini berfokus pada evaluasi serta penguatan Program Manajemen Risiko (PMR) yang telah dicanangkan sejak tahun 2015. Kebijakan strategis tersebut sengaja dirancang oleh pemerintah untuk mendorong kemandirian industri pangan olahan dalam melakukan pengawasan mandiri secara konsisten.

“Selama satu dasawarsa, Program Manajemen Risiko (PMR) telah membuktikan bahwa pengawasan internal yang mandiri (self-control) oleh industri mampu menekan risiko keamanan pangan secara signifikan, mulai dari tahap proses pengolahan yang baik (good manufacturing process) hingga pengemasan,” ujar Kepala BPOM, Prof. dr. Taruna Ikrar, dalam keterangannya, dikutip Senin (6/7).

Taruna menambahkan bahwa keberhasilan program proteksi konsumen ini sangat bergantung pada komitmen nyata dari para pelaku usaha sektor makro sebagai motor penggerak. Standardisasi yang ketat diharapkan dapat terus menumbuhkan tanggung jawab kolektif demi mendongkrak reputasi serta daya saing komoditas lokal di pasar global.

Sebagai instrumen pendukung edukasi, BPOM turut menggandeng Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Seluruh Indonesia (GAPMMI) untuk menggelar pameran ekosistem pangan. PT Heinz ABC Indonesia (ABC Indonesia) turut berpartisipasi dalam pameran tersebut untuk berbagi praktik baik terkait penerapan sistem keamanan pangan dan Program Manajemen Risiko di Perusahaan.

Melalui wadah tersebut, para pelaku industri besar saling berbagi pengalaman dan praktik baik mengenai implementasi sistem kontrol kualitas manufaktur.

“Keikutsertaan dalam kegiatan ini merupakan wujud komitmen kami dalam mendukung upaya pemerintah meningkatkan pemahaman masyarakat dan pelaku usaha, khususnya usaha mikro, kecil, dan menengah, mengenai pentingnya pangan steril komersial yang aman dan berkualitas,” kata Mira Buanawati, General Counsel and Head of Corporate Affairs PT Heinz ABC Indonesia.

Mira menegaskan bahwa aspek keamanan produk tidak boleh dipandang sebatas kepatuhan formal terhadap regulasi yang mengikat di sebuah negara. Lebih dari itu, integrasi pengawasan berlapis merupakan bentuk tanggung jawab moral korporasi dalam menjaga kesehatan publik sekaligus menguatkan fundamental ekonomi makro.

Sistem standardisasi yang diterapkan di lapangan kini terus diakselerasi dengan mengadopsi regulasi Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik (CPPOB) dari otoritas pengawas nasional. Langkah tersebut juga diselaraskan dengan sertifikasi manajemen mutu internasional serta jaminan produk halal guna memastikan konsistensi perlindungan bagi seluruh konsumen.E2

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Wasit Inggris, Anthony Taylor (dok:MundoDeportivo/Getty Image)
Sport & Health

Wasit Inggris Anthony Taylor akan Pimpin Laga Spanyol-Portugal

JAKARTA, Bisnistoday - Wasit asal Inggris, Anthony Taylor akan memimpin pertandingan babak...

Suporter Inggris di PIala Dunia 2026 (dok: The Independent)
Ekonomi & BisnisSport & Health

Tiket Pertandingan Inggris-Meksiko Termahal di Fase 16 Besar

JAKARTA, Bisnistoday - Stadion Seattle atau Luman Field, menjadi salah satu venue...

Timnas Prancis yang didominasi keturunan imigran (dok:FFF)
IndepthSport & Health

Manuver Politikus Sayap Kanan yang Memalukan

JAKARTA, Bisnistoday – Pada 16 Juni 2026 lalu, di tengah udara gerah...

Demam Piala Dunia di Bangladesh (dok: EFE/Mundo Deportivo)
EKONOMISport & Health

Bangladesh Kecipratan Cuan Piala Dunia

JAKARTA, Bisnistoday – Bangladesh memang tidak ikut serta di Piala Dunia 2026,...