www.bisnistoday.co.id
Senin , 6 Juli 2026
Home BURSA & KORPORASI Korporasi Tahun 2025, KAI Catatkan Laba Sebesar Rp2,28 Triliun
Korporasi

Tahun 2025, KAI Catatkan Laba Sebesar Rp2,28 Triliun

Rangkaian Kereta Api
Rangkaian Kerete Api Jarak Jauh Beroperasi melayani penumpang di jalur utara Jawa, belum lama ini.Kinerja Perusahaan KAI kembali positif ditengah tantangan ekonomi domestik dan global./
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat kinerja keuangan konsolidasian yang positif sepanjang Tahun Buku 2025. Dalam kinerja yang disampaikan pada Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahun Buku 2025, KAI Group membukukan laba tahun berjalan sebesar Rp2,28 triliun, naik 2,77% dibandingkan 2024 sebesar Rp2,22 triliun.

Dari sisi pendapatan, KAI Group membukukan pendapatan konsolidasian sebesar Rp35,76 triliun pada 2025. Angka tersebut relatif terjaga dibandingkan 2024 sebesar Rp36,11 triliun. Pada saat yang sama, laba usaha KAI Group meningkat 10,35% menjadi Rp8,39 triliun dari sebelumnya Rp7,60 triliun.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan, capaian tersebut memiliki arti penting karena kesehatan keuangan perusahaan berkaitan langsung dengan kemampuan KAI menjaga layanan yang digunakan masyarakat setiap hari.

“Kinerja keuangan yang sehat membuat KAI memiliki ruang lebih kuat untuk menjaga keselamatan perjalanan, merawat sarana, memastikan kesiapan operasi, dan meningkatkan kualitas pelayanan. Bagi pelanggan, ini berarti perjalanan dengan kereta api dapat terus diandalkan untuk bekerja, sekolah, berusaha, berwisata, maupun bertemu keluarga,” ujar Anne.

Sepanjang 2025, skala layanan KAI Group tetap besar. Perusahaan melayani 503.549.740 pelanggan dan 69.791.691 ton barang. Di balik angka tersebut, kereta api hadir dalam banyak kebutuhan masyarakat, mulai dari mobilitas harian di kawasan perkotaan, perjalanan antarkota, hingga distribusi logistik yang mendukung aktivitas ekonomi di berbagai wilayah.

Anne menjelaskan, peningkatan laba usaha tersebut menunjukkan bahwa KAI mampu mengelola perusahaan secara lebih efisien. Beban pokok pendapatan tercatat Rp23,02 triliun, lebih rendah dibandingkan 2024 sebesar Rp23,27 triliun. Beban usaha juga turun dari Rp5,23 triliun pada 2024 menjadi Rp4,35 triliun pada 2025. Dengan pengelolaan tersebut, laba sebelum pajak KAI Group naik 12,20% menjadi Rp3,71 triliun.

“Efisiensi di KAI diarahkan agar manfaatnya kembali kepada pelanggan. Pengelolaan biaya yang baik membantu perusahaan menjaga ketepatan waktu, kenyamanan di stasiun dan di perjalanan, kesiapan sarana, serta perawatan fasilitas yang mendukung pengalaman pelanggan,” kata Anne.

Kinerja kas KAI Group juga semakin kuat. Arus kas bersih dari aktivitas operasi mencapai Rp7,15 triliun, naik 36,43% dibandingkan 2024 sebesar Rp5,24 triliun. Penerimaan kas dari pelanggan mencapai Rp28,59 triliun, tumbuh 12,68% dari tahun sebelumnya sebesar Rp25,37 triliun. Kas dan setara kas pada akhir 2025 turut meningkat 37,22% menjadi Rp6,76 triliun.

Menurut Anne, arus kas operasi yang kuat menjadi salah satu dasar penting bagi keberlanjutan layanan. Dalam bisnis perkeretaapian, kesiapan layanan membutuhkan biaya yang besar dan berkesinambungan, mulai dari perawatan lokomotif, kereta, gerbong, fasilitas stasiun, sistem pelayanan, hingga dukungan operasional di berbagai daerah.

Dari sisi posisi keuangan, total aset KAI Group mencapai Rp105,43 triliun, naik 8,58% dibandingkan 2024 sebesar Rp97,10 triliun. Ekuitas meningkat 11,23% menjadi Rp39,29 triliun. Sementara itu, aset tetap naik 26,84% menjadi Rp37,30 triliun, yang memperkuat kapasitas perusahaan dalam menjaga kesiapan sarana, prasarana, dan fasilitas pendukung layanan.

Anne menegaskan, KAI memandang kinerja keuangan sebagai bagian dari tanggung jawab perusahaan dalam menjaga layanan publik berbasis rel. Semakin sehat perusahaan, semakin kuat pula kemampuan KAI untuk melayani masyarakat secara konsisten, aman, dan berkelanjutan.

“Bagi KAI, angka-angka dalam kinerja keuangan harus bermuara pada pelayanan. Setiap penguatan perusahaan harus membantu pelanggan mendapatkan layanan kereta api yang aman, nyaman, mudah diakses, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat,” tutur Anne./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

emasku
Korporasi

Meski Harga Emas Terkoreksi, HRTA Optimistis Prospek Industri Tetap Positif

JAKARTA, Bisnistoday – Setelah mencetak rekor tertinggi pada awal tahun, harga emas...

Dirut Bank Jakarta
Korporasi

Bank Jakarta dan BEI Kompak Dorong Transformasi dan Kualitas di Tengah Dinamika Ekonomi

JAKARTA, Bisnistoday  – Industri keuangan nasional dinilai masih memiliki fundamental yang kuat...

Asuransi Tri Pakarta
Korporasi

PT Asuransi Tri Prakarta Bukukan Pendapatan  Rp 1,57 Triliun Selama Tahun 2025

JAKARTA, Bisnistoday - PT Asuransi Tri Pakarta (TRIPA) membukukan pendapatan jasa asuransi...

Bank DKI
Korporasi

Dukung Deklarasi STBM, Bank Jakarta Berikan 1 Unit MCK Komunal di Tomang, Jakarta Barat

JAKARTA, Bisnistoday - Dukung Deklarasi Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM), Bank Jakarta...