www.bisnistoday.co.id
Sabtu , 27 Juni 2026
Home EKONOMI Perbankan & Asuransi BSPI 2023 Fokus pada Penguatan Infrastruktur hingga Rupiah Digital
Perbankan & Asuransi

BSPI 2023 Fokus pada Penguatan Infrastruktur hingga Rupiah Digital

BSPI 2030
Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo menegaskan, Blueprint Sistem Pembayaran Indonesia (BSPI) 2030 fokus pada penguatan infrastruktur, inovasi hingga rupiah digital.  Ada lima inisiatif yang disingkat 4I-RD, yaitu infrastruktur, industri, inovasi, internasional, dan rupiah digital

Perry Warjiyo dalam Talk on BSPI 2030 di Jakarta, Jumat (02/08) mengungkapkan, BSPI 2030 mengusung lima inisiatif sebagai tindak lanjut dari Visi BSPI 2030, yaitu infrastruktur, industri, inovasi, internasional, dan rupiah digital, atau disingkat 4I-RD.

Pada inisiatif infrastruktur, dilakukan modernisasi infrastruktur untuk semakin meningkatkan kemudahan dan kenyamanan bagi masyarakat dalam bertransaksi melalui sistem pembayaran digital.

“Kita terus memodernisasi infrastruktur ritel yaitu BI-FAST, tentu saja harus kolaborasi nanti kita akan bangun, juga meng-invite industri retail payment supaya betul-betul bersama dengan policy maker Bank Indonesia,” ujarnya

Inisiatif industri terkait dengan konsolidasi struktur melalui penataan akses dan entry policy sesuai profil risiko pelaku, penguatan manajemen risiko, dan reformasi regulasi.

Sementara, inisiatif inovasi berorientasi pada upaya menjamin keseimbangan antara inovasi dengan pelindungan konsumen, integritas dan stabilitas serta persaingan usaha yang sehat secara kolaboratif.

Sedangkan inisiatif internasional diarahkan pada perluasan konektivitas pembayaran antarnegara dengan menjaga kepentingan nasional melalui perluasan cakupan kerjasama QRIS antar negara dan interkoneksi sistem pembayaran ritel maupun wholesale.

Rupiah Digital berorientasi pada penguatan kapabilitas melalui eksperimentasi sekuritas digital untuk berbagai kasus penggunaan di pasar keuangan.

“Mari kita konsolidasi industri kita. Perbankan digital tetap menjadi center tetapi interlink dengan nonbank apakah kepesertaan atau yang lain tapi everybody harus on board sesuai dengan kemampuan manajemen, digital technology, maupun kapabilitas sumber daya manusia,” ujarnya./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Bank Jakarta
Perbankan & Asuransi

Bank Jakarta Raih Tiga Penghargaan pada 23rd Infobank-MRI Banking

JAKARTA, Bisnistoday– Bank Jakarta kembali menorehkan prestasi dengan meraih tiga penghargaan dalam...

Bank DKI
Perbankan & Asuransi

PWI Jaya & Bank Jakarta Hadirkan Kategori Khusus Literasi Keuangan Dalam Lomba Karya Tulis Jurnalistik MH Thamrin 2026

JAKARTA, Bisnistoday - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jaya bersama Bank Jakarta menghadirkan...

Bank DKI
Perbankan & Asuransi

Pemprov DKI Jakarta dan Bank Jakarta Raih Penghargaan pada Cita Loka Fest 2026

JAKARTA, Bisnistoday – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Bank Jakarta meraih penghargaan...

Sosialisasi AASI
EKONOMIPerbankan & Asuransi

Workshop Fit and Proper Test Perdana, AASI Matangkan Kesiapan Industri Hadapi Spin-Off

JAKARTA, Bisnistoday - Menjelang target penyelesaian spin-off sesuai Peraturan Otoritas Jasa Keuangan...