www.bisnistoday.co.id
Kamis , 1 Oktober 2026
Home BURSA & KORPORASI Bursa Dampak Perdamaian AS Iran: Harga Minyak Turun, Saham Naik
Bursa

Dampak Perdamaian AS Iran: Harga Minyak Turun, Saham Naik

Penurunan harga minyak sedikit melegakan bagi bank sentral di seluruh dunia yang khawatir tentang prospek inflasi.

Ilustrasi pergerakan saham (dok:Unsplash/jakub Żerdzicki)
Ilustrasi pergerakan saham (dok:Unsplash/jakub Żerdzicki)
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday –Kesepakatan AS-Iran untuk mengakhiri perang berdampak pada melonjaknya harga saham dan memicu penurunan harga minyak.

Pasar saham di seluruh Asia Pasifik pada perdagangan Senin (15/6/2026) naik setelah pengumuman damai tersebut. Indeks acuan Nikkei 225 Jepang, misalnya, melonjak 5,5 persen, sementara Kospi Korea Selatan terdongkrak  hingga 5,7 persen.Begitu juga dengan Taiex Taiwan naik hingga 2,7 persen, sementara ASX200 di Australia naik sekitar 1,5 persen.

Kontrak berjangka saham AS, yang diperdagangkan di luar jam pasar reguler, juga naik, dengan kontrak berjangka yang terkait dengan indeks acuan S&P500 dan Nasdaq Composite yang berfokus pada teknologi, masing-masing naik sekitar 1 persen dan 1,8 persen.

Sementara itu minyak mentah Brent, patokan utama untuk harga minyak global, turun sekitar 4,5 persen menjadi di bawah US$83,40 per barel.

“Meskipun pasar telah bereaksi akhir pekan lalu ketika Presiden Trump mengindikasikan bahwa kesepakatan sudah dekat, konfirmasi aktual memicu reli lebih lanjut,” kata Khoon Goh, kepala riset Asia untuk ANZ, kepada Al Jazeera.

“Penurunan harga minyak sedikit melegakan bagi bank sentral di seluruh dunia yang khawatir tentang prospek inflasi. Fokus sekarang beralih ke Federal Reserve (Bank Sentral) AS, yang akan memutuskan suku bunga minggu ini.”

Selat Hormuz

Presiden AS Donald Trump mengumumkan kesepakatan gencatan senjata dalam sebuah unggahan media sosial pada Minggu, dengan mengatakan bahwa ia telah mengizinkan pembukaan kembali Selat Hormuz tanpa tarif dan pencabutan segera blokade angkatan laut AS terhadap pelabuhan Iran.

“Kapal-kapal Dunia, nyalakan mesin Anda,” tulis Trump di Truth Social. “Biarkan minyak mengalir!”

Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran dan Wakil Menteri Luar Negeri Kazem Gharibabadi kemudian mengkonfirmasi bahwa kedua pihak telah mencapai kesepakatan.

Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif, yang pemerintahnya membantu menengahi kesepakatan tersebut, mengatakan bahwa acara penandatanganan resmi akan berlangsung di Swiss pada Jumat pekan ini.

Rincian spesifik dari kesepakatan tersebut belum dikonfirmasi secara resmi, meskipun kantor berita Iran Mehr melaporkan bahwa kesepakatan itu mencakup penghentian segera konflik di semua front, termasuk di Lebanon, serta penangguhan sanksi atas penjualan minyak Iran, dan pelepasan aset Iran senilai US$24 miliar yang dibekukan.

Jika berhasil diimplementasikan, kesepakatan tersebut akan membuka jalan bagi kembalinya pelayaran normal di Selat Hormuz, yang telah mengacaukan pasar energi global selama hampir empat bulan.

Menurut Badan Energi Internasional blokade selat tersebut telah menyebabkan dunia kekurangan sekitar 14 juta barel minyak per hari.

Namun, meskipun kini ada kesepakatan damai, diperkirakan akan memakan waktu berbulan-bulan bagi aliran energi global untuk sepenuhnya kembali normal, karena tantangan logistik dalam membersihkan tumpukan kapal di Teluk dan kekhawatiran tentang ranjau laut Iran.

Berbicara di forum energi di Washington, DC, pekan lalu, Menteri Energi AS Chris Wright mengakui bahwa dibutuhkan berbulan-bulan agar pasokan energi kembali normal.

Svein Ringbakken, direktur pelaksana Asosiasi Asuransi Risiko Perang Bersama Pemilik Kapal Norwegia, mengatakan ribuan kapal masih terjebak di dalam dan sekitar jalur air tersebut.

“Bahkan dengan kapasitas penuh, ini akan memakan waktu berbulan-bulan untuk kembali normal,” kata Ringbakken kepada Al Jazeera.//

Arsip

Beritasatu Network




BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Samuel Sekuritas
BursaHEADLINE NEWS

Samuel Sekuritas : Pemulihan Pasar Saham Bergantung Isu Nilai Tukar Rupiah dan Besaran Bunga

JAKARTA, Bisnistoday – Investor sampai saat ini masih mempertanyakan mengenai kapan Indeks...

GEDUNG BEI
Bursa

IHSG Kembali Menguat, Asing Kembali Akumulasi Saham Bank Besar

JAKARTA, Bisnistoday – PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia melihat penguatan Indeks Harga...

Mirae Asset
Bursa

Pasar Kian Selektif, Mirae Asset Sekuritas Tingkatkan Layanan “Wealth Management”

JAKARTA, Bisnistoday – PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia menilai ruang penguatan pasar...

GEDUNG BEI
BursaHEADLINE NEWS

MSCI Hapus GOTO dan Turunkan CPIN, Mirae Asset Sekuritas Ungkap Potensi Outflow Jangka Pendek

JAKARTA, Bisnistoday – PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia menilai hasil MSCI August...