JAKARTA, Bisnistoday – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan secara telah memberhentikan Direktur Utama PT Jakarta Propertindo (Persero) Dwi Wahyu Daryoto melalui RUPS pada Kamis, (26/8). Karyawan Jakpro mengaku kaget adanya penggantian direksi secara tiba-tiba tersebut.
“Saya kaget juga, pada shock gitu. Enggak ngerti gimana ceritanya,” ungkap seorang karyawan Jakpro, yang enggan disebut namanya, Kamis (26/8) kemarin.
Karyawan lainnya seperti berinisial SU menanggapi pergantian direksi seperti acuh tak acuh, dan minta direksi Jakpro diganti dengan Superman. Dia juga mengeluhkan ketidakjelasan adanya si pemberi tugas, dan penerima tugas untuk penyelenggaraan Formula E.
“Benar diganti, sama Superman kah? Enggak jelas, yang menugasi juga enggak jelas. Formula E,” ujarnya.
Seperti diketahui, Pemprov DKI Jakarta telah menunjukn Direktur Bisnis PT Tekom Property, Widi Amanasto sebagai Direktur Utama PT Jakarta Propertindo. Pencopotan Dirut Japro ini, dibenarkan oleh Plt Kepala BUMD , Riyati. Ia mengatakan kepada media bahwa penggantian tersebut telah melalui proses keputusan oleh pemegang saham, (RUPS). “Iya diganti dengan Pak Widi Asmanto,” ucap Riyadi.
Mengenai pencopotan dirut PT Jakpro ini, Ketua Komisi B Abdul Aziz juga membenarkan. Menurut informasi yang diterima Abdul Aziz, proses penggantian tersebut dilakukan karena Pak Dwi Wahyu Daryoto mengundurkan diri.” Yang saya tahu dari informasi, beliau mengundurkan diri. Belum tahu alasannya,” tuturnya.
Seperti diketahui, saat ini PT Jakarta Properti mengemban amaha cukup besar yakni menuntaskan pembangunan Jakarta Internasional Stadium di Jakarta Utara, penyelenggaraan Formula E monas, kemudian pembangunan renovasi Pusat Kesenian, dan bebagai pengelolaan property lainnya.
Seperti diketahui melalui informasi yang beredar, bahwa jajaran direksi dan komisaris baru sebagai berikut: Komisaris Utama, Hamdan Zoelfa, Komisaris-M Hudori, Komisaris-Yusmada Faisal, Komisaris Nurmansjah Lubis. Sedangkan Jajaran direksi baru yakni; Direktur Utama – Widi Amanasto, Direktur Keuagan – Yuliantina Wangsawiguna, Direktur Pengembangan Bisnis-Gunung Kartiko, Direktur SDM/Umum-M Tauficqurrachman, Direkur Pengelolaan Aset-M Aprindy.


