www.bisnistoday.co.id
Minggu , 28 Juni 2026
Home NASIONAL & POLITIK DPR Geram Dilecehkan Pengembang Meikarta
NASIONAL & POLITIKPolitik & Keamanan

DPR Geram Dilecehkan Pengembang Meikarta

ANGGOTA Komisi VI DPR, Andre Rosiade di Jakarta.
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – DPR Komisi VI geram karena merasa dilecehkan oleh pengembang property Meikarta atau PT Mahkota Sentosa Utama (MSU) yang absen hadir atas permintaannya. Bahkan ketidakhadiran Meikarta tanpa disertai pemberitahuan apapun kepada legislator.Hal ini diungkapkan Anggota Komisi VI, Andre Rosiadi dalam saat Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) di Jakarta, akhir pekan.

Andre mengatakan, ketidakhardiran tanpa kabar, tak ada surat balasan. Meikarta merasa dirinya bisa membeli bisa menundukan semua orang di republik ini. “Kenapa, PKPU yang dilakukan Meikarta, tak melibatkan melibatkan mereka (konsumen)? Dugaan meikarta melakukan mafia hukum,” cetusnya. “Konsumen tidak dilibatkan, tetapi PKPU jalan.”

Selain itu, menurut Politisi Partai Gerindra ini, masyarakat konsumen yang menuntut hak mereka dan meminta uang mereka kembali, malah dituntut balik senilai Rp56 miliar. “Ini menunjukan Meikarta merasa kuat, melakukan segala-galanya, merasa dilindungi,” tukasnya.

Bahkan, Andrepun jengkel, sehingga meminta pimpinan dewan buka hanya panggil PT MSU, serta Nobu Bank tetapi pendiri Lippo Group. “Saya usulkan langkah kongkrit.Kita lakukan segera, pertama usulan rapat gabungan, Komisi VI, ada Kepala BKPM, apakah betul izinnya masih ada atau tidak. Kedua undang Komisi III, kenapa PKPU? dan Komiisi XI juga dilibatkan , terkait BI dan OJK, peran Nobu sebagai Bank milik Lippo.”

“Bukan Meikarta, tetapi langsung pemilik perusahaan, Kel Riady yang diundang. Manajemen Meikarta itu pegawai, yang diduga yang mengambil putusan itu pemilik. Minta pimpinan, dan James Riady, kalau tidak kooperati, kita usulkan Pansus Meikarta,” tegasnya.

Andre Rosiadi mengutarakankan kesedihannya, konsumen yang membeli property malah disengsarakan. “Bayangkan konsumen, membeli, cicil menuntut hak, malah dituntut balik. Ini ada intimidasi oligarki. Kalau rapat gabungan tak efektif diusulkan pansus Meikarta,” tambahnya./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Politik & Keamanan

Megawati Gelar Silaturahmi Kebangsaan Bersama Tokoh Gerakan Nurani Bangsa

JAKARTA - Presiden ke-5 Republik Indonesia sekaligus Ketua Umum DPP PDI Perjuangan,...

Fahri Hamzah
Politik & Keamanan

Fahri Hamzah: Banyak Orang Kaget Transformasi Besar-besaran yang Dilakukan Prabowo

JAKARTA- Bisnistoday - Wakil Ketua Umum Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia sekaligus...

Menteri Nusron
Politik & Keamanan

Dengarkan Aspirasi, Menteri Nusron Rangkul Mahasiswa Bersinergi Dalam Perbaikan Kebijakan

YOGYAKARTA, Bisnistoday – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN),...

Ketum Gelora
Politik & Keamanan

Anis Matta: Tugas Para Pemimpin Dengarkan Suara Rakyat

JAKARTA, Bisnistoday - Ketua Umum Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia Anis Matta...