www.bisnistoday.co.id
Minggu , 19 Juli 2026
Home NASIONAL & POLITIK Humaniora Hari ini, Jutaan Siswa di Tiongkok Ikuti Tes Masuk Perguruan Tinggi
Humaniora

Hari ini, Jutaan Siswa di Tiongkok Ikuti Tes Masuk Perguruan Tinggi

Menurut Kementerian Pendidikan Tiongkok sekitar 12,9 juta siswa di seluruh negeri mendaftar untuk mengikuti

Salah satu univeritas di Guangdong, Tiongkok. (Unsplasg/Lan Lin)
Salah satu univeritas di Guangdong, Tiongkok. (Unsplasg/Lan Lin)
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Ratusan siswa di Tiongkok berbondong-bondong memasuki tempat ujian di Beijing, Minggu (7/6/2026).  Sejumlah orang tua terlihat ikut mendampingi para calon mahasiswa yang hendak masuk perguruan tinggi tersebut.

Menurut Kementerian Pendidikan Tiongkok sekitar 12,9 juta siswa di seluruh negeri mendaftar untuk mengikuti “gaokao” atau tes saringan masuk universitas tahun ini.

AFP melaporkan, ujian berlangsung beberapa hari yang dimulai pada Hari Minggu ini menguji kemampuan peserta dalam berbagai mata pelajaran, termasuk Bahasa Mandarin, Matematika, Bahasa Inggris, Sains, dan Humaniora. Adapun nilai totalnya akan diumumkan akhir bulan ini.

“Ini pertama kalinya saya ikut ujian, jadi saya agak cemas,” kata seorang siswa, Zhang Xinnan, beberapa saat sebelum memasuki ruang ujian.

Pria asal Beijing yang berkacamata itu mengakui bahwa ia gugup untuk bagian esai dalam ujian Bahasa Mandarin.

Namun, pemuda berusia 18 tahun itu mengatakan meskipun gugup, ia yakin akan berhasil lantaran telah berlatih soal-soal ujian dalam setahun terakhir.

Dijaga Ketat

Untuk mencegah kecurangan, puluhan polisi dan petugas keamanan berjaga-jaga di sekitar ruang ujian, sementara orang tua berdiri di samping barisan siswa yang menunggu untuk memasuki ruangan, berharap dapat merekam anak-anak mereka ketika memasuki kelas.

Otoritas pendidikan selalu siaga setiap tahun dan telah berupaya memberantas kecurangan.  Tahun ini panitia memperingatkan siswa untuk tidak membawa kacamata pintar atau jam tangan pintar ke lokasi ujian yag dipantau kamera pengawas.

Pendidikan tingkat tinggi telah berkembang pesat di Tiongkok dalam beberapa dekade terakhir seiring dengan booming ekonomi yang mendorong peningkatan standar hidup, serta harapan orang tua terhadap karier anak-anak mereka.

Namun pasar kerja yang dimasuki lulusan baru tidak lagi secerah dulu. Tingginya angka pengangguran kaum muda kini menjadi masalah yang signifikan di Tiongkok.

Menurut data resmi, sekitar satu dari enam warga Tiongkok berusia antara 16 dan 24 tahun, tidak termasuk pelajar, menganggur.

Namun, siswa dan orang tua kini tidak mau terlalu ngoyo dan lebih mementingkan kesehatan fisik dan mental daripada sekadar mengejar nilai.

“Saya cukup santai,” kata Deng Ju, orang tua dari salah satu siswa peserta ujian. “Saya lebih peduli dengan kesehatan fisik, ujian hanyalah formalitas.”

Bagi Deng, yang putrinya tidak mengincar universitas favorit seperti Tsinghua atau Universitas Peking, menghapus Gaokao merupakan keputusan bijak. “Sebaiknya tidak ada lagi gaokao, tapi itu tidak mungkin,” katanya sambil tersenyum.//

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Menteri PU
Humaniora

Menteri Dody : Sekolah Rakyat Untuk Memuliakan Peserta Didik dari Kalangan Pra Sejahtera

SEMARANG, Bisnistoday – Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menegaskan pembangunan Sekolah...

UPI
Humaniora

UPI dan BPJS Ketenagakerjaan Perluas Perlindungan Mahasiswa KKN dan Magang

BANDUNG, Bisnistoday - Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) dan BPJS Ketenagakerjaan menandatangani Nota...

SD Jayapura
Humaniora

Libatkan Peran Orang Tua, MPLS di SMPN 2 Jayapura Antarkan Murid Gapai Cita-Cita

JAYAPURA, Bisnistoday - Kegembiraan dan kenyamanan peserta didik di lingkungan sekolah merupakan...

Mendikdasmen
Humaniora

Kemendikdasmen Beri Perhatian Kelompok Bermain dan Penitipan Anak

YOGYAKARTA, Bisnistoday - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) terus memperkuat transformasi...