Press "Enter" to skip to content

IHSG dan Kurs Rupiah Kembali Menguat

IHSG dan kurs rupiah pada perdagangan Selasa (3/8) ditutup menguat
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) dan kurs rupiah pada Selasa (3/8) kembali ditutup menguat seiring kian menurunnya kasus harian Covid-19 di tanah air.

IHSG ditutup menguat 34,03 poin ke posisi 6.130,57, dan Indeks LQ45 naik 8,38 poin ke posisi 838,54. Sementara kurs rupiah ditutup menguat 81 poin ke posisi Rp14.342 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp14.423 per dolar AS.

“Di pasar modal, pelaku pasar mengapresiasi serapan anggaran PEN yang hingga semester I 2021 telah mencapai 41 persen dari total pagu anggaran yaitu Rp744 triliun. Namun di satu sisi, perpanjangan dari PPKM level 4 dinilai dapat memberi hambatan terhadap pertumbuhan ekonomi di kuartal III di mana penurunan output industri manufaktur menjadi indikasi negatif terkait perlambatan tersebut,” tulis Tim Riset Pilarmas Investindo Sekuritas dalam kajiannya seperti dilansir Antara di Jakarta, Selasa (3/8).

Pergerakan pasar saham Asia hari ini bergerak mayoritas melemah seiring dengan kekhawatiran dari penyebaran varian Delta yang menyerang di pasar-pasar utama pada wilayah tersebut dan membuat otoritas China dalam siaga tinggi serta mengguncang kepercayaan investor.

Perdagangan di Asia mengarah ke perlambatan dan terlihat sedang mempertimbangkan dampak meningkatnya jumlah kasus global Delta terhadap pertumbuhan ekonomi global.

Dibuka menguat, IHSG betah berada di zona hijau baik pada sesi pertama maupun sesi kedua perdagangan saham hingga akhirnya ditutup di teritori positif.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, tujuh sektor meningkat dengan sektor transportasi & logistik naik paling tinggi yaitu 1,68 persen, diikuti sektor perindustrian dan sektor keuangan masing-masing 1,36 persen dan 1,22 persen.

Sedangkan empat sektor terkoreksi dengan sektor energi turun paling dalam yaitu minus 0,4 persen, diikuti sektor properti dan sektor kesehatan masing-masing minus 0,28 persen dan minus 0,14 persen.

Penutupan IHSG sendiri diiringi aksi beli saham oleh investor asing yang ditunjukkan dengan jumlah beli bersih asing atau net foreign buy sebesar Rp136,63 miliar.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.529.657 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 26,51 miliar lembar saham senilai Rp13,35 triliun. Sebanyak 244 saham naik, 269 saham menurun, dan 137 tidak bergerak nilainya.

Sementara itu, bursa saham regional Asia sore ini antara lain Indeks Nikkei melemah 139,19 poin atau 0,5 persen ke 27.641,83, Indeks Hang Seng turun 40,98 poin atau 0,16 persen ke 26.194,82, dan Indeks Straits Times terkoreksi 12,99 poin atau 0,41 persen ke 3.148,23.

Terus Menguat

Sementara itu kurs rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta menguat seiring makin turunnya kasus harian Covid-19 di Indonesia.

“Hari ini lebih ke pelemahan dolar AS oleh risk appetite di bursa dan juga pasca-FOMC terakhir. Namun rupiah juga terbantu dengan menurunnya kasus harian Covid-19 di Indonesia,” kata analis Valbury Asia Futures, Lukman Leong.

Bank sentral AS, Federal Reserve (Fed), pada pertemuan terakhirnya memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuan di level 0,25 persen serta belum memberikan gambaran yang jelas akan tapering off yang sebelumnya dikhawatirkan oleh investor.

Para petinggi The Fed sebelumnya dikabarkan mulai membicarakan mengenai rencana pengurangan pembelian surat utang, namun belum dapat dipastikan kapan rencana tersebut dijalankan.

Terkait pandemi, jumlah kasus harian Covid-19 di tanah air terus menurun di mana pada Senin (2/8) kemarin terjadi penambahan 22.404 kasus baru sehingga total jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 mencapai 3,46 juta kasus.

Meski demikian, jumlah kasus meninggal akibat terpapar Covid-19 masih tinggi yaitu bertambah 1.568 kasus sehingga totalnya mencapai 97.291 kasus. Sementara itu, sebanyak 2,84 juta orang telah dinyatakan sembuh sehingga total kasus aktif Covid-19 sehingga total kasus aktif mencapai 523.164 kasus.

Rupiah pada pagi hari dibuka menguat ke posisi Rp14.375 per dolar AS. Sepanjang hari rupiah bergerak di kisaran Rp14.342 per dolar AS hingga Rp14.377 per dolar AS.

Sementara itu, kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia pada Selasa menguat ke posisi Rp14.362 per dolar AS dibandingkan posisi hari sebelumnya Rp14.456 per dolar AS./

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *