www.bisnistoday.co.id
Jumat , 26 Juni 2026
Home BURSA & KORPORASI IHSG Kembali Melemah, Rupiah Menguat Tipis
BURSA & KORPORASI

IHSG Kembali Melemah, Rupiah Menguat Tipis

Pergerakan IHSG masih cenderung lesu seiring lesunya pegerakan pasar saham Asia
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada perdagangan Selasa (2/11) kembali ditutup melemah 59,61 poin posisi 6.493,28, sementara indeks LQ45 turun 10,94 poin ke posisi 933,55.

Tim Riset Pilarmas Investindo Sekuritas Sekuritas dalam ulasannya menyebutkan, terkoreksinya IHSG dan bursa saham Asia tampaknya terimbas dari sikap pelaku pasar dan investor yang cenderung menanti hasil pertemuan FOMC The Fed Amerika Serikat dan juga rilis data tenaga kerja Amerika serikat.

Pelaku pasar menanti pernyataan The Fed yang dapat mengungkapkan lebih banyak tentang rencananya untuk mengurangi langkah-langkah stimulus dan menaikkan suku bunga.

Sebelumnya, Gubernur The Fed Jerome Powell mengatakan bank sentral cenderung mengumumkan tapering akan dilakukan sebelum akhir tahun. Aksi itu akan berlanjut secara bertahap dan selesai sekitar pertengahan 2022.

Di sisi lain, fokus investor juga tertuju pada laporan bulan tenaga kerja yang akan dirilis akhir pekan ini oleh Departemen Tenaga Kerja AS, yang diprediksi datanya akan lebih baik dibandingkan September.

Penantian data tersebut tampaknya bagian penting yang diperhatikan oleh pasar sebab dapat memberikan gambaran bagaimana kondisi proses pemulihan ekonomi Amerika Serikat.

Dibuka menguat, IHSG tak lama melemah dan terus berada di teritori negatif hingga sesi pertama perdagangan saham berakhir. Pada sesi kedua, IHSG masih tak mampu beranjak dari zona merah hingga penutupan bursa saham.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, sepuluh sektor meningkat dimana sektor energi naik paling tinggi yaitu 2,03 persen, diikuti sektor perindustrian dan sektor transportasi & logistik masing-masing 1,99 persen dan 1,58 persen. Sedangkan satu sektor meningkat yaitu sektor kesehatan sebesar 0,1 persen.

Penutupan IHSG sendiri diiringi aksi jual saham oleh investor asing yang ditunjukkan dengan jumlah jual bersih asing atau net foreign sell sebesar Rp145,03 miliar.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.255.179 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 18,82 miliar lembar saham senilai Rp11,37 triliun. Sebanyak 163 saham naik, 368 saham menurun, dan 143 tidak bergerak nilainya.

Bursa saham regional Asia sore ini antara lain indeks Nikkei melemah 126,18 poin atau 0,43 persen ke 29.520,9, indeks Hang Seng turun 54,65 poin atau 0,22 persen ke 25.099,66, dan indeks Straits Times meningkat 12,46 poin atau 0,39 persen ke 3.231,51.

Rupiah Menguat

Di pasar uang, kurs rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta ditutup menguat 24 poin atau 0,17 persen ke posisi Rp14.251 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp14.275 per dolar AS.

“Menurut saya, pergerakan rupiah yang tipis hari ini sebagai bentuk antisipasi pasar menjelang keputusan The Fed tanggal 4 November dini hari nanti,” kata pengamat pasar uang, Ariston Tjendra seperti dikutif Antara.

Secara keseluruhan, Ariston melihat sentimen pasar masih relatif negatif terhadap aset berisiko di mana sebagian indeks saham Asia hari ini ditutup negatif. “Ini mungkin juga mengindikasikan sikap wait and see pasar menanti keputusan The Fed,” ujarnya.

Rupiah pada pagi hari dibuka menguat ke posisi Rp14.267 per dolar AS. Sepanjang hari rupiah bergerak di kisaran Rp14.245 per dolar AS hingga Rp14.272 per dolar AS.

Sementara itu, kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia pada Selasa, melemah ke posisi Rp14.261 per dolar AS dibandingkan posisi hari sebelumnya Rp14.235 per dolar AS./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

BURSA & KORPORASIKorporasi

BRI Life Dukung Kegiatan Kementerian UMKM Dalam Penguatan Ekosistem UMKM

JAKARTA, Bisnistoday - PT Asuransi Jiwa BRI Life (BRI Life) menegaskan komitmennya...

BURSA & KORPORASIKorporasi

BRI Life Perkuat Sinergi dengan Mitra Strategis

JAKARTA, Bisnistoday - PT Asuransi BRI Life (BRI Life) memberikan apresiasi kepada...

GEDUNG BEI
BursaBURSA & KORPORASI

Investor Masih Selektif, Tren “Bearish” Masih Menyelimuti IHSG

JAKARTA, Bisnistoday – Tekanan pasar saham diperkirakan masih berlanjut pasca rebalancing MSCI...

eBay (dok: usplash/appshunter-io)
BURSA & KORPORASIEkonomi & BisnisKorporasiOtomotif & Tekno

GameStop Akuisisi eBay Senilai Rp975 Triliun

JAKARTA, Bisnistoday -GameStop, salah satu perusahaan ritel pengecer video game asal Amerika...