www.bisnistoday.co.id
Selasa , 18 Agustus 2026
Home BURSA & KORPORASI Bursa IHSG Melemah Dipicu Turunnya Harga Saham Sektor Teknologi
BursaBURSA & KORPORASI

IHSG Melemah Dipicu Turunnya Harga Saham Sektor Teknologi

IHSG melemah
IHSG pada perdagangan akhir pekan, Jumat (01/03) ditutup melemah
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Jumat (26/5) ditutup melemah 26,10 poin ke posisi 6.678,13. Sementara indeks LQ45 turun 0,75 poin ke posisi 941,06. Pelemahan IHSG pada perdagangan akhir pekan ini lebih dipicu oleh turunnya harga saham sektor teknologi.

“Sektor teknologi, energi, dan transportasi dan logistik bergerak negatif dan menopang penurunan IHSG,” tulis tim Riset Pilarmas Investindo Sekuritas dalam kajiannya di Jakarta, Jumat (26/5).

Kemarin, Bank Indonesia (BI) dalam Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (RDG BI) memutuskan untuk mempertahankan BI 7-Days Reverse Repo Rate (BI7DRRR) sebesar 5,75 persen, suku bunga Deposit Facility sebesar 5 persen dan Lending Facility sebesar 6,5 persen.

Selain itu, Bank Indonesia mencatat pertumbuhan kredit 8,08 persen year on year (yoy) pada April 2023, atau melambat dibandingkan periode sebelumnya sebesar 9,93 persen (yoy).

Kredit investasi tumbuh paling tinggi sebesar 10,12 persen (yoy), diikuti oleh kredit konsumsi sebesar 8,68 persen (yoy), dan kredit modal kerja 6,55 persen (yoy).

Dibuka melemah, IHSG betah di teritori negatif sampai penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG masih nyaman bergerak di zona merah hingga penutupan perdagangan saham.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, empat sektor meningkat di mana sektor barang konsumen primer paling tinggi yaitu 0,30 persen, diikuti sektor barang baku dan sektor barang konsumen non primer yang naik masing-masing 0,23 persen dan 0,22 persen.

Sedangkan, tujuh sektor terkoreksi yaitu sektor teknologi turun paling dalam minus 2,22 persen, diikuti sektor energi dan sektor transportasi & logistik yang masing-masing minus 1,34 dan minus 0,94 persen.

Saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu JMAS, HILL, UNIQ, MEDS dan DILD. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni HALO, IMAS, SAGE, ARTO, dan CHIP.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.258.274 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 21,30 miliar lembar saham senilai Rp9,06 triliun. Sebanyak 204 saham naik, 324 saham menurun, dan 209 tidak bergerak nilainya.

Bursa saham regional Asia sore ini antara lain indeks Nikkei menguat 115,20 poin atau 0,37 persen ke 30.916,30, indeks Shanghai menguat 11,24 poin atau 0,35 persen ke 3.212,50, dan indeks Strait Times menguat 1,47 poin atau 0,05 persen ke 3.209,719. Sementara itu, indeks Hang Seng (Hong Kong) memperingati hari libur nasional negara tersebut./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Mirae Asset
Bursa

Pasar Kian Selektif, Mirae Asset Sekuritas Tingkatkan Layanan “Wealth Management”

JAKARTA, Bisnistoday – PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia menilai ruang penguatan pasar...

GEDUNG BEI
BursaHEADLINE NEWS

MSCI Hapus GOTO dan Turunkan CPIN, Mirae Asset Sekuritas Ungkap Potensi Outflow Jangka Pendek

JAKARTA, Bisnistoday – PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia menilai hasil MSCI August...

Iman Sudargo
Bursa

Luno Indonesia Perkenalkan Iman Sudargo Sebagai ‘Country Head’

JAKARTA, Bisnistoday -  Luno aplikasi investasi aset kripto global yang berkomitmen menyediakan...

Didi Max
Bursa

Perdagangan Berjangka : Didimax Broker Terbaik Menjadi Pilihan Banyak Trader

JAKARTA, Bisnistoday - Dalam dunia perdagangan berjangka, memilih broker terbaik Indonesia merupakan...