www.bisnistoday.co.id
Senin , 24 Agustus 2026
Home BURSA & KORPORASI Bursa Imbal Hasil Obligasi AS Meningkat, Kurs Rupiah Ditutup Melemah
BursaBURSA & KORPORASI

Imbal Hasil Obligasi AS Meningkat, Kurs Rupiah Ditutup Melemah

Rupiah pada perdagangan Rabu (12/06) ditutup melemah
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday- Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Kamis (02/3) ditutup melemah 46 poin ke posisi Rp15.281 per dolar AS dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya yang berada di Rp15.235 per dolar AS. Pelemahan lebih dipengaruhi oleh meningkatnya imbal hasil obligasi Amerika Serikat (AS).

Imbal hasil obligasi Pemerintah AS tenor 10 tahun mencapai tertinggi baru empat bulan di 4,0160 persen, setelah mencapai 4,0 persen semalam. Imbal hasil dua tahun juga naik ke 4,9080 persen, tertinggi baru dalam 15 tahun.

Di Amerika Serikat, aktivitas manufaktur mengalami kontraksi selama empat bulan berturut-turut pada Februari, tetapi ukuran harga bahan baku meningkat bulan lalu, memicu kekhawatiran bahwa inflasi akan tetap membandel.

Sebagian besar investor masih memperkirakan Bank Sentral AS atau The Fed menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin pada pertemuan berikutnya akhir bulan ini, tetapi ekspektasi kenaikan 50 basis poin yang lebih besar telah meningkat.

Probabilitas bahwa suku bunga kebijakan The Fed, yang saat ini ditetapkan di kisaran 4,5-4,75 persen, dapat memuncak di atas kisaran 5,5 persen, mencapai 53 persen, dibandingkan dengan 41,5 persen pada 28 Februari, menurut alat CME Fed.

Sementara dari faktor internal, tingkat inflasi Indonesia bulan Februari 2023 lebih rendah daripada Januari 2023. Diharapkan kondisi tersebut dan optimisme perekonomian Indonesia dapat menahan rupiah melemah terlalu dalam.

Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan pada Rabu (1/3) bahwa inflasi mencapai 0,16 persen secara bulanan pada Februari 2023, lebih rendah dibandingkan pada Januari 2023 yang sebesar 0,34 persen.

Rupiah pada pagi hari dibuka melemah ke posisi Rp15.263 per dolar AS. Sepanjang hari rupiah bergerak di kisaran Rp15.252 per dolar AS hingga Rp15.289 per dolar AS.

Sementara itu, kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia pada Kamis menurun ke posisi Rp15.273 per dolar AS dibandingkan posisi sebelumnya Rp15.250 per dolar AS./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

BURSA & KORPORASIKorporasi

Asuransi BRI Life Raih Enam Penghargaan TADEA 2026

JAKARTA, Bisnistoday - PT Asuransi BRI Life meraih enam penghargaan dalam ajang...

PT Asuransi Ciputra Indonesia (Ciputra Life) mencatatkan kinerja positif sepanjang 2025, serta melanjutkan pertumbuhan bisnis pada Semester I 2026. (dok: Ciputra Life)
BURSA & KORPORASI

Pertumbuhan Bisnis Ciputra Life Berlanjut di Semester I 2026

JAKARTA, Bisnistoday - PT Asuransi Ciputra Indonesia (Ciputra Life) mencatatkan kinerja positif...

Mirae Asset
Bursa

Pasar Kian Selektif, Mirae Asset Sekuritas Tingkatkan Layanan “Wealth Management”

JAKARTA, Bisnistoday – PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia menilai ruang penguatan pasar...

GEDUNG BEI
BursaHEADLINE NEWS

MSCI Hapus GOTO dan Turunkan CPIN, Mirae Asset Sekuritas Ungkap Potensi Outflow Jangka Pendek

JAKARTA, Bisnistoday – PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia menilai hasil MSCI August...