www.bisnistoday.co.id
Selasa , 8 September 2026
Home HEADLINE NEWS Indonesia Komitmen Capai Net Carbon Sink Hutan dan Lahan
HEADLINE NEWSKawasan Global

Indonesia Komitmen Capai Net Carbon Sink Hutan dan Lahan

PRESIDFN JOKOWI dalam World Climate Action Summit (WCAS) COP28 di Al Waha Theatre, Expo City Dubai, Dubai./
Social Media

DUBAI, Bisnistoday – Indonesia menyampaikan komitmennya dalam menciptakan kehidupan dunia yang berkelanjutan. Presiden Joko Widodo menuturkan, Indonesia memadukan pertimbangan ekonomi dan sosial serta kerja sama dengan masyarakat dalam pengelolaan hutan berkelanjutan.

Presiden Joko Widodo menyampaikan bahwa Indonesia mengambil langkah sistematis dan inovatif dalam mencapai net carbon sink atau penyerapan karbon bersih sektor kehutanan dan lahan di tahun 2030.

Presiden Jokowi menyampaikan hal tersebut saat berbicara pada Presidency Session on Protecting Nature for Climate, Lives, and Livelihoods dalam World Climate Action Summit (WCAS) COP28 di Al Waha Theatre, Expo City Dubai, Dubai, Persatuan Emirat Arab (PEA), Sabtu, (2/12).

“Sektor kehutanan dipilih karena 34 persen desa di Indonesia berada di perbatasan atau dalam hutan, dan jutaan masyarakat Indonesia bergantung dari sektor kehutanan. Untuk penuhi target tersebut, kami mengambil langkah sistematis dan inovatif,” ucap Presiden.

Di hadapan para pemimpin negara, Presiden Jokowi menjelaskan upaya yang telah dilakukan Indonesia guna mencapai hal tersebut. Presiden mengatakan bahwa salah satunya Indonesia telah menerapkan moratorium permanen pembukaan hutan mencakup sekitar 66 juta hektare hutan primer dan lahan gambut sejak tahun 2019.

“Kami juga telah merehabilitasi 3 juta hektare lahan terdegradasi dan 3 juta Ha lahan gambut. Sekarang hasilnya mulai terasa, tingkat deforestasi Indonesia berkurang 75 persen, terendah dalam 20 tahun terakhir. Tahun depan, kami targetkan rehabilitasi 600 ribu hektare lahan mangrove,” ujarnya.

Aksi Perubahan Iklim

Selanjutnya, Presiden Jokowi menekankan bahwa hutan dan lahan harus menjadi bagian dari aksi iklim melalui sejumlah perspektif. Presiden Jokowi menyampaikan pentingnya mobilisasi dukungan negara berkembang dalam mengelola hutan dan lahan secara berkelanjutan.

“Dukungan tersebut harus country-driven berdasar kebutuhan riil negara pemilik hutan. Kami apresiasi dukungan PEA membangun Mohamed bin Zayed International Mangrove Research Center di Indonesia,” tuturnya.

Selanjutnya, Presiden Jokowi menyampaikan bahwa hambatan perdagangan bukan merupakan upaya dalam mengatasi perubahan iklim. Presiden Jokowi menyebut, kedua hal tersebut dapat maju secara berdampingan.

“Ini penting untuk membangun trust dan kolaborasi antara global north dan global south, serta dorong pembangunan berkelanjutan negara berkembang,” ucap Presiden Jokowi.

Selain itu, Presiden Jokowi mengajak para pemimpin negara untuk terus berkolaborasi dan menginisiasi kerja sama kehutanan. Presiden Jokowi pun menyampaikan bahwa Indonesia terbuka untuk berbagi pengalaman dalam pengelolaan hutan dan lahan.

“Indonesia telah inisiasi kerjasama trilateral kehutanan, Indonesia, Brasil, dan Republik Demokratik Kongo. Dan kami juga siap untuk berbagi pengalaman dan knowledge dalam pengelolaan hutan dan lahan,” terang Presiden Jokowi./setpres

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Garuda Indonesia
HEADLINE NEWS

Menhub Dudy Buka Kembali Operasional Bandara Soekarno Hatta Mulai Hari ini

TANGERANG, Bisnistoday  - Penutupan operasional Bandara Soekarno-Hatta beserta sejumlah bandara lain yang...

Penumpang Maskapai
HEADLINE NEWS

Prioritaskan Keselamatan, Penutupan Delapan Bandara Imbas Erupsi Gunung Anak Krakatau Diperpanjang

JAKARTA, Bisnistoday - Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengatakan, pengoperasian kembali bandara terdampak...

Kawasan udara
HEADLINE NEWS

Erupsi Gunung Anak Krakatau, Penutupan Operasional Bandara Soekarno-Hatta Diperpanjang

JAKARTA, Bisnistoday - Direktorat Jenderal Perhubungan Udara prihatin terhadap kejadian erupsi Gunung...

Garuda Indonesia
HEADLINE NEWS

Operasional Penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta Terdampak Erupsi Gunung Anak Krakatau

JAKARTA, Bisnistoday - Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, Kementerian Perhubungan, melakukan pemantauan dan...