MOSKOW, Bisnistoday – Presiden Indonesia Prabowo Subianto melakukan pertemuan penting dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Istana Kremlin, Senin (13/4). Pertemuan ini menjadi momentum strategis bagi kedua negara untuk memperkuat kerja sama di tengah dinamika geopolitik global yang semakin kompleks.
Dalam pertemuan tersebut, Presiden Prabowo menekankan bahwa hubungan bilateral Indonesia dan Rusia menunjukkan perkembangan yang semakin positif. Ia menyebut komunikasi intensif yang terjalin dalam beberapa bulan terakhir telah menghasilkan berbagai kemajuan konkret di sejumlah sektor.
“Saya sudah bertemu banyak delegasi Rusia baik di Jakarta maupun Moskow. Pembicaraan yang kami lakukan sangat produktif,” ujar Prabowo. Ia juga mengapresiasi dukungan Rusia terhadap kepentingan strategis Indonesia, termasuk dalam proses aksesi ke kelompok ekonomi global BRICS.
Prabowo menambahkan, sebagian besar kesepakatan kerja sama yang telah dirintis kini menunjukkan progres signifikan. Namun, ia menegaskan masih ada beberapa sektor yang perlu dipercepat implementasinya, terutama yang berkaitan dengan kepentingan ekonomi nasional.
Kerja Sama Ekonomi
Presiden Putin menyambut hangat kunjungan Prabowo dan menilai pertemuan ini memiliki arti penting dalam memperkuat kemitraan kedua negara. Ia menegaskan bahwa hubungan Indonesia–Rusia terus berkembang secara substansial sejak disepakatinya kemitraan strategis pada 2025.
“Kunjungan ini sangat penting, terutama dalam situasi global saat ini, untuk meningkatkan kerja sama bilateral, khususnya di bidang ekonomi,” kata Putin.
Putin juga menyoroti peningkatan nilai perdagangan antara kedua negara yang mencapai sekitar 12 persen. Meski sempat mengalami perlambatan di awal tahun, ia optimistis kerja sama ekonomi dapat terus ditingkatkan melalui berbagai mekanisme bilateral.
Kedua pemimpin sepakat untuk memperluas kolaborasi di berbagai sektor strategis, termasuk energi, pertanian, industri, farmasi, hingga antariksa. Selain itu, kerja sama di bidang pendidikan dan kemanusiaan juga menjadi perhatian utama dalam memperkuat hubungan jangka panjang.
Penuh Keakraban
Pertemuan Presiden Prabowo dan Presiden Rusia, Vladimir Putin berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban, mencerminkan kedekatan hubungan diplomatik yang telah terjalin selama lebih dari tujuh dekade sejak 1950. Indonesia dan Rusia sama-sama memandang kemitraan ini sebagai langkah penting dalam menjaga stabilitas global.
Di tengah ketidakpastian dunia, penguatan hubungan Indonesia–Rusia dinilai menjadi strategi penting untuk menghadapi tantangan global sekaligus membuka peluang baru bagi pertumbuhan ekonomi dan kerja sama internasional yang lebih luas./setpres/








































