www.bisnistoday.co.id
Rabu , 7 Oktober 2026
Home EKONOMI Industri Software Percepat Ekonomi Digital
EKONOMIEkonomi & Bisnis

Industri Software Percepat Ekonomi Digital

INDUSTRI DIGITAL : Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita di Jakarta, Kamis (25/8).
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Perkembangan teknologi yang pesat merupakan fenomena yang tidak dapat dihindari, tak terkecuali di Indonesia. Pada masa pemulihan dari pandemi Covid-19 saat ini, perilaku masyarakat cenderung bergeser dari aktivitas konvensional menjadi serba digital. 

Perubahan perilaku tersebut berdampak pada capaian ekonomi digital Indonesia, yang menjadi tertinggi di Asia Tenggara pada tahun 2021 dengan nilai ekonomi mencapai USD70 miliar. Ke depannya, nilai ekonomi digital ini diperkirakan  mampu mencapai USD146 Miliar pada tahun 2025 dan dapat naik delapan kali lipat di tahun 2030. 

Mendukung momentum positif tersebut, Kementerian Perindustrian terus mengakselerasi upaya transformasi digital melalui pengembangan industri software dan konten. “Program-program peningkatan kemampuan industri software dan konten dalam negeri harus terus dijalankan dan diperluas,” kata Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita di Jakarta, Kamis (25/8).

Salah satu langkah strategis yang telah dijakankan oleh Kemenperin adalah melaksanakan bimbingan teknis (bimtek) pengembangan industri software dan konten untuk percepatan ekonomi digital yang dihadiri lebih dari 1.000 peserta di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Target Transaksi Digital

Menurut Menperin, mencapai target USD146 miliar di tahun 2025 bukanlah sesuatu yang mustahil, karena semestinya bisa diraih. “Saya mendorong agar software aplikasi, gim, dan animasi untuk bisa dimanfaatkan sebagai produk dalam pengembangan ekonomi digital. Selain itu, industri artificial intelligence, big data, serta teknologi lainnya yang diperlukan dalam ekonomi digital juga perlu kita jalankan,” paparnya.

Pada Bimtek tersebut, Anggota DPR RI sekaligus penggiat ekonomi digital, Ravindra Airlangga yang bertindak sebagai narasumber juga menjelaskan bahwa e-commerce adalah sektor pendorong yang mampu untuk mendominasi pertumbuhan ekonomi digital. Pertumbuhan e-commerce diproyeksikan mencapai USD104 miliar pada tahun 2025. Agar dapat mencapai proyeksi tersebut, Indonesia perlu menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang bertalenta digital agar dapat berkontribusi aktif.

“Menurut data e-conomy SEA 2021, e-commerce merupakan sektor pendorong yang mendominasi pertumbuhan ekonomi digital. Pada tahun 2025, Pertumbuhan e-commerce diproyeksikan mencapai USD104 miliar. Kita perlu menyiapkan SDM talenta digital agar bisa turut berkontribusi dan bukan sekadar menjadi penonton,” ungkap Ravindra./

Arsip

Beritasatu Network




BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Menkop Rencanakan Pertemuan dengan Seluruh Pengurus KDKMP, Bahas Tiga Agenda

TAPANULI UTARA, Bisnistoday—Menteri Koperasi Ferry Juliantono menyampaikan merencanakan untuk segera melakukan pertemuan...

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Koperasi Dalam Pandangan Rocky Gerung

JAKARTA, Bisnistoday—Kehadiran anggota Dewan Pertimbangan Presiden Rocky Gerung dalam Diskusi bertema "Gerakan...

EKONOMIKorporasi

BRI Life Dorong Perlindungan Jiwa untuk Perencanaan Keuangan melalui Aurora Plus

JAKARTA, Bisnistoday - BRI Life mendorong pentingnya perlindungan jiwa dalam perencanaan keuangan...

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Menkop Tegaskan Komitmen Pemerintah Hilangkan Ketimpangan Ekonomi

JAKARTA, Bisnistoday — Menteri Koperasi Ferry Juliantono menegaskan komitmen pemerintah dalam melakukan...