www.bisnistoday.co.id
Minggu , 4 Oktober 2026
Home EKONOMI Industri Software Percepat Ekonomi Digital
EKONOMIEkonomi & Bisnis

Industri Software Percepat Ekonomi Digital

INDUSTRI DIGITAL : Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita di Jakarta, Kamis (25/8).
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Perkembangan teknologi yang pesat merupakan fenomena yang tidak dapat dihindari, tak terkecuali di Indonesia. Pada masa pemulihan dari pandemi Covid-19 saat ini, perilaku masyarakat cenderung bergeser dari aktivitas konvensional menjadi serba digital. 

Perubahan perilaku tersebut berdampak pada capaian ekonomi digital Indonesia, yang menjadi tertinggi di Asia Tenggara pada tahun 2021 dengan nilai ekonomi mencapai USD70 miliar. Ke depannya, nilai ekonomi digital ini diperkirakan  mampu mencapai USD146 Miliar pada tahun 2025 dan dapat naik delapan kali lipat di tahun 2030. 

Mendukung momentum positif tersebut, Kementerian Perindustrian terus mengakselerasi upaya transformasi digital melalui pengembangan industri software dan konten. “Program-program peningkatan kemampuan industri software dan konten dalam negeri harus terus dijalankan dan diperluas,” kata Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita di Jakarta, Kamis (25/8).

Salah satu langkah strategis yang telah dijakankan oleh Kemenperin adalah melaksanakan bimbingan teknis (bimtek) pengembangan industri software dan konten untuk percepatan ekonomi digital yang dihadiri lebih dari 1.000 peserta di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Target Transaksi Digital

Menurut Menperin, mencapai target USD146 miliar di tahun 2025 bukanlah sesuatu yang mustahil, karena semestinya bisa diraih. “Saya mendorong agar software aplikasi, gim, dan animasi untuk bisa dimanfaatkan sebagai produk dalam pengembangan ekonomi digital. Selain itu, industri artificial intelligence, big data, serta teknologi lainnya yang diperlukan dalam ekonomi digital juga perlu kita jalankan,” paparnya.

Pada Bimtek tersebut, Anggota DPR RI sekaligus penggiat ekonomi digital, Ravindra Airlangga yang bertindak sebagai narasumber juga menjelaskan bahwa e-commerce adalah sektor pendorong yang mampu untuk mendominasi pertumbuhan ekonomi digital. Pertumbuhan e-commerce diproyeksikan mencapai USD104 miliar pada tahun 2025. Agar dapat mencapai proyeksi tersebut, Indonesia perlu menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang bertalenta digital agar dapat berkontribusi aktif.

“Menurut data e-conomy SEA 2021, e-commerce merupakan sektor pendorong yang mendominasi pertumbuhan ekonomi digital. Pada tahun 2025, Pertumbuhan e-commerce diproyeksikan mencapai USD104 miliar. Kita perlu menyiapkan SDM talenta digital agar bisa turut berkontribusi dan bukan sekadar menjadi penonton,” ungkap Ravindra./

Arsip

Beritasatu Network




BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Ekonomi & Bisnis

Prospek Bisnis Umrah dan Haji Makin Cerah, Travel Jannah Firdaus Selenggarakan Ribuan Jemaah Manasik

JAKARTA, Bisnistoday.co.id-Sebagai negara dengan populasi muslim terbesar di dunia, saat ini Indonesia...

Ekonomi & Bisnis

Dua Hari Operasi Tanpa Tarif, Jalan Tol Prosiwangi Segmen Gending-Paiton Layani 24 Ribu Kendaraan

PROBOLINGGO, Bisnistoday.co.id - PT Jasamarga Probolinggo Banyuwangi (JPB) mencatat sebanyak 24.914 kendaraan...

EKONOMIEkonomi & Bisnis

OJK Tetapkan Perlakuan Khusus Kredit Bagi Debitur Terdampak Bencana di NTT

JAKARTA, Bisnistoday - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menetapkan perlakuan khusus atas kredit/pembiayaan...

Menteri Perindustrian
Ekonomi & Bisnis

Menperin Sarmuji: Industri Tumpuan Daya Ungkit Pertumbuhan Ekonomi dan Penyerapan Tenaga Kerja

JAKARTA, Bisnistoday.co.id - Menteri Perindustrian Muhammad Sarmuji menegaskan sektor industri merupakan tumpuan...