www.bisnistoday.co.id
Minggu , 4 Oktober 2026
Home EKONOMI Kemenperin Poles Desain dan Mutu Produk IKM Rajut
EKONOMISektor Riil

Kemenperin Poles Desain dan Mutu Produk IKM Rajut

PRODUK IKM
PRODUK IKM : Kepala BSKJI Kemenperin, Doddy Rahadi di Jakarta, Kamis (25/8).
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Kementerian Perinudstrian (Kemenperin) terus mendorong para pelaku industri kecil dan menengah (IKM) meningkatkan daya saingnya melalui pengembangan desain dan perbaikan mutu produk. Salah satu langkah yang dilakukan adalah melalui pelaksanaan Program Dana Kemitraan Peningkatan Teknologi Industri atau DAPATI yang dikoordinasikan oleh satuan-satuan kerja di bawah Badan Standardisasi dan Kebijakan Jasa Industri (BSKJI) Kemenperin.

Sebagai salah satu satuan kerja di bawah BSKJI Kemenperin, Balai Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri (BSPJI) Banjarbaru menyelenggarakan kegiatan dari program DAPATI dalam bentuk Konsultansi Teknis Desain dan Tenun Menggunakan Kartu. Kegiatan ini diikuti delapan pelaku industri kecil dan menengah (IKM) di Kalimantan Selatan pada 9-11 Agustus 2022.

Kedelapan IKM tersebut, yakni Najwa Banjarbaru, De Cawan, Windy’s Collection, Tia Hanif, Khansa Handmade, Alisya Craft, Rabita, dan Kantan Sasirangan. Adapun narasumber desain yang hadir adalah Mentari Widyani Prameswari selaku fesyen desainer dan narasumber untuk tenun menggunakan kartu, yaitu Anastasia Kartika Santati yang saat ini menjadi pengusaha rajut dan tenun.

“Acara tersebut merupakan bagian dari rangkaian kegiatan konsultansi teknis pengembangan desain dan mutu produk rajut melalui Program Dana Kemitraan Peningkatan Teknologi Industri (DAPATI) BSPJI Banjarbaru pada IKM Najwa Banjarbaru,” kata Kepala BSKJI Kemenperin, Doddy Rahadi di Jakarta, Kamis (25/8).

Pelayanan Konsultasi

DAPATI merupakan program yang memberikan bantuan pelayanan jasa konsultansi kepada pelaku IKM. Program ini bertujuan untuk mengatasi permasalahan IKM dalam meningkatkan efisiensi, produktivitas, nilai tambah, daya saing dan kemandirian industri. 

“Para pelaku IKM perlu memanfaatkan perkembangan teknologi untuk menjalankan usahanya agar mampu bertahan dengan menyesuaikan bisnis ke arah yang lebih produktif dan efisien. Program konsultansi teknologi DAPATI ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas dan kuantitas produk IKM,” tutur Doddy.

Pada praktikum konsultansi teknis desain, materi yang diajarkan meliputi penentuan konsep produk (konsep desain, pembuatan moodboard) dan evaluasi konsep produk. Sedangkan, untuk konsultansi teknis tenun menggunakan kartu, dibahas tentang cara pembuatan kartu tenun menggunakan karton, serta tenun menggunakan kartu tingkat pemula (pengenalan metode/pola, pola GTT sederhana, cara mengawali dan menyudahi tenunan)./

Arsip

Beritasatu Network




BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Pameran China Expo
Sektor Riil

Promosi Terpadu di CAEXPO 2026 Tiongkok Catat Potensi Transaksi Rp2,03 Triliun

NANING, Bisnistoday.co.id - Paviliun Indonesia berhasil mencatatkan potensi transaksi hingga USD 113,88...

EKONOMIEkonomi & Bisnis

OJK Tetapkan Perlakuan Khusus Kredit Bagi Debitur Terdampak Bencana di NTT

JAKARTA, Bisnistoday - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menetapkan perlakuan khusus atas kredit/pembiayaan...

F1 Asia Indonesia
EKONOMI

Wujudkan Kolaborasi Industri Mamin, Food Ingredients Asia Indonesia 2026 Sukses Digelar di Indonesia

JAKARTA, Bisnistoday.co.id – Food Ingredients Asia Indonesia 2026 telah sukses diselenggarakan di...

Perkuat Kepedulian dan Manfaat bagi Masyarakat, PTPN IV PalmCo gelar aksi donor darah. (Dok:PTPN)
Sektor Riil

Perkuat Kepedulian pada Masyarakat, PTPN IV PalmCo Gelar Aksi Donor Darah

JAKARTA, Bisnistoday – Dalam rangka memperingati Hari Palang Merah Indonesia (PMI), karyawan...