www.bisnistoday.co.id
Kamis , 14 Mei 2026
Home BURSA & KORPORASI Bursa Investor Buru Saham yang Harganya Jatuh secara Drastis, IHSG Ditutup Menguat
BursaBURSA & KORPORASIHEADLINE NEWS

Investor Buru Saham yang Harganya Jatuh secara Drastis, IHSG Ditutup Menguat

IHSG menguat
IHSG pada perdagangan Kamis (07/03) ditutup menguat
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Jumat (6/01) ditutup menguat 30,72 poin ke posisi 6.684,56. Sementara indeks LQ45 naik 3,36 poin ke posisi913, 02. Penguatan seiring investor memburu saham-saham yang harganya mengalami penurunan secara drastis.

Tim Riset Phillip Sekuritas Indonesia dalam kajiannya di Jakarta, Jumat (6/01) menyebutkan, pada perdagangan hari ini mayoritas indeks saham di Asia ditutup naik. Para investor memburu saham-saham yang sudah mengalami pernurunan harga secara drastis (bargain-hunting) dan mengabaikan kekhawatiran bahwa bank sentral Amerika Serikat, The Fed yang akan terus menaikkan suku bunga acuan.

Kenaikan indeks saham regional pada awal tahun ini ditopang oleh optimisme dari pembukaan kembali ekonomi Tiongkok dan sinyal bahwa Pemerintah Tiongkok merubah retorika kerasnya dalam beberapa isu domestik dan geopolitik.

Baca juga: IHSG Menguat Didukung Membaiknya Harga Komoditas Dunia

Fokus perhatian investor juga tertuju pada rilis data pasar tenaga kerja Non-Farm Payrolls (NFP) AS nanti malam dengan ekspektasi ekonomi AS kemungkinan mempertahankan laju penambahan pekerja dan pertumbuhan upah yang solid selama Desember 2022.

Momentum pertumbuhan di pasar tenaga kerja AS diprediksi baru akan melambat pada pertengahan tahun ini karena The Federal Reserve yang terus menaikkan suku bunga acuan untuk melawan inflasi.

NFP diramal akan bertambah 200.000 tenaga kerja bulan lalu setelah bertambah 263.000 klaim pada November. Jika benar, itu akan menjadi angka penambahan NFP terkecil dalam dua tahun. Sedangkan tingkat pengangguran diyakini tidak berubah atau tetap di 3,7 persen.

Dibuka melemah, IHSG tak lama menguat dan terus bergerak di teritori positif sampai penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG masih terus bergerak di zona hijau sampai penutupan perdagangan saham.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, delapan sektor meningkat dimana sektor barang baku naik paling tinggi yaitu 1,82 persen, diikuti sektor energi dan sektor barang konsumen primer masing-masing 1,4 persen dan 0,95 persen.

Sedangkan tiga sektor terkoreksi dimana sektor infrastruktur turun paling dalam yaitu minus 0,84 persen, diikuti sektor keuangan dan sektor barang konsumen non primer masing-masing minus 0,38 persen dan minus 0,3 persen.

Adapun saham-saham yang mengalami penguatan harga terbesar yaitu GGRM, MKPI, BYAN, INTP, dan SMGR. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan harga terbesar yakni EDGE, NFCX, MCAS, SMMA, dan TFAS.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.156.590 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 15,29 miliar lembar saham senilai Rp9,2 triliun. Sebanyak 271 saham naik, 265 saham menurun, dan 170 tidak bergerak nilainya.

Bursa saham regional Asia sore ini antara lain indeks Nikkei menguat 153 poin atau 0,59 persen ke 25.973,8, indeks Hang Seng turun 60,53 poin atau 0,29 persen ke 20.991,64, indeks Shanghai meningkat 2,42 poin atau 0,08 persen ke 3.157,64, dan indeks Strait Times terkoreksi 15,94 poin atau 0,48 persen ke 3.276,72./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Tol Dalam Kota
HEADLINE NEWS

Libur Panjang, Jasa Marga Perkirakan Lebih Dari 1,5 Juta Kendaraan Hilir Mudik di Jabotabek

JAKARTA, Bisnistoday - PT Jasa Marga (Persero) Tbk memproyeksikan sebanyak 1,58 juta...

Thirdhome
HEADLINE NEWSWisata & Kuliner

ThirdHome Bidik Wisatawan Premium, Indonesia Jadi Pasar Strategis di Asia Tenggara

JAKARTA, Bisnistoday - Tren wisata mewah di Indonesia terus menunjukkan geliat positif....

Douglas E Ramage
HEADLINE NEWS

Hotel Mewah Indonesia Bangkit, Okupansi Lampaui Level Sebelum Pandemi

JAKARTA, Bisnistoday - Industri hotel mewah di Indonesia menunjukkan kebangkitan yang impresif....

Produksi Buah
Ekonomi & BisnisHEADLINE NEWS

Industri Buah Tropis Membuka Peluang Usaha Menjanjikan

JAKARTA, Bisnistoday – Kementerian Perindustrian memperkuat program hilirisasi dengan melibatkan industri kecil...