www.bisnistoday.co.id
Selasa , 8 September 2026
Home BURSA & KORPORASI Bursa Investor Khawatir Pengetatan Kebijakan Moneter AS Berlanjut, IHSG Kembali Melemah
BursaBURSA & KORPORASI

Investor Khawatir Pengetatan Kebijakan Moneter AS Berlanjut, IHSG Kembali Melemah

IHSG KEMBALI MELEMAH:
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday- Pelaku pasar mengkhawatirkan berlanjutnya kebijakan moneter agresif bank sentral Amerika Serikat (AS), The Federal Reserve (The Fed). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali ditutup melemah.

Pada perdagangan Rabu (2/11) IHSG ditutup melemah 36, 61 poin ke posisi 7.015,69. Sementara indeks LQ45 turun 8,27 poin keposisi 999,1.

Analis MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana mengatakan, pergerakan IHSG hari ini dipengaruhi oleh pergerakan bursa global yang bergerak cenderung terkoreksi, terutama bursa AS  dimana investor khawatir adanya pengetatan moneter dari The Fed yang semakin berlanjut.

Para pelaku pasar kini menanti pengumuman kebijakan moneter The Fed pada Kamis (3/11) dini hari waktu Indonesia. The Fed diperkirakan akan kembali menaikkan suku bunga sebesar 75 basis poin menjadi 3,75 persen – 4 persen.

Dibuka menguat, tak berselang lama IHSG melemah hingga penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG masih tak mampu beranjak dari zona merah hingga penutupan bursa saham.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, tujuh sektor terkoreksi dengan sektor perindustrian turun paling dalam 1,39 persen, diikuti sektor keuangan dan sektor transportasi & logistik masing-masing turun 0,56 persen dan 0,44 persen.

Sedangkan empat sektor meningkat dengan sektor teknologi naik paling tinggi 1,85 persen, diikuti sektor barang konsumen non primer dan sektor barang baku masing-masing naik 0,96 persen dan 0,86 persen.

Adapun saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu SRAJ, GZCO, ENRG, WAPO, dan WINS. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni MTWI, POLA, TLKM, PBRX, dan BNBR.

Untuk saham-saham LQ45 yang mengalami penguatan terbesar yaitu GOTO, MDKA, BRPT, EMTK, dan TBIG. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni TLKM, BMRI, BBRI, ASII, dan AMRT.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.262.453 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 21,6 miliar lembar saham senilai Rp13,69 triliun. Sebanyak 232 saham naik, 285 saham menurun, dan 184 tidak bergerak nilainya.

Bursa saham regional Asia sore ini antara lain Indeks Nikkei melemah 15,53 atau 0,06 persen ke 27.663,39, indeks Hang Seng naik 371,9 atau 2,41 persen ke 15.827,17, Indeks Shanghai meningkat 34,17 poin atau 1,15 persen ke 3.003,37, dan Indeks Straits Times menguat 3,74 poin atau 0,12 persen ke 3.134,24./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

BURSA & KORPORASIKorporasi

Rayakan Hari Pelanggan Nasional 2026, BRI Life Hadirkan Apresiasi dan Layanan Kepada Nasabah

JAKARTA, Bisnistoday - Memperingati Hari Pelanggan Nasional 2026, Asuransi BRI Life kembali...

Samuel Sekuritas
BursaHEADLINE NEWS

Samuel Sekuritas : Pemulihan Pasar Saham Bergantung Isu Nilai Tukar Rupiah dan Besaran Bunga

JAKARTA, Bisnistoday – Investor sampai saat ini masih mempertanyakan mengenai kapan Indeks...

GEDUNG BEI
Bursa

IHSG Kembali Menguat, Asing Kembali Akumulasi Saham Bank Besar

JAKARTA, Bisnistoday – PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia melihat penguatan Indeks Harga...

BURSA & KORPORASIKorporasi

BRI Life Raih Dua Penghargaan dari The Infobank Insurance Award 2026

JAKARTA, Bisnistoday - PT Asuransi BRI Life (BRI Life) meraih dua penghargaan...