www.bisnistoday.co.id
Jumat , 10 Juli 2026
Home BURSA & KORPORASI Bursa Jelang Pengumuman Kebijakan Moneter AS, Kurs Rupiah Kembali Melemah
BursaBURSA & KORPORASI

Jelang Pengumuman Kebijakan Moneter AS, Kurs Rupiah Kembali Melemah

IHSG melemah
IHSG dan rupiah pada perdagangan Jumat (14/06) ditutup melemah
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday- Kurs rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Rabu (2/11) kembali melemah 19 poin keposisi Rp15.647 per dolar AS dibandingkan posisi penutupan perdagangan hari sebelumnya yang berada di posisi Rp15.628 per dolar AS.

Pelaku pasar mengkhawatirkan bank sentral Amerika Serikat (AS), The Federal Reserve akan kembali menaikkan suku bunganya.

“Untuk USD/IDR, sentimennya masih terhadap ekonomi global. Isu kenaikan suku bunga The Fed masih menjadi penggerak utama,” kata analis Indonesia Commodity and Derivatives Exchange (ICDX) Revandra Aritama seperti dikutif Antara di Jakarta, Rabu (2/11).

The Fed diperkirakan masih melanjutkan kebijakan agresif dengan meningkatkan nilai suku bunga sebesar 75 basis poin.

“Peluang The Fed untuk tetap agresif dalam meningkatkan nilai suku bunga semakin besar menyusul pertumbuhan ekonomi AS yang dilaporkan positif. Hal ini memberikan tekanan untuk rupiah,” ujar Revandra.

Di tengah tekanan terhadap rupiah, dari dalam negeri Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat deflasi sebesar 0,11 persen (month-to-month/mtm) pada Oktober 2022 atau adanya penurunan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 112,87 pada September menjadi 112,75.

Adapun penyumbang deflasi pada Oktober utamanya berasal dari penurunan harga komoditas cabai merah, telur ayam ras, daging ayam ras, cabai rawit, minyak goreng, tomat dan bawang merah.

Dengan terjadinya deflasi pada Oktober, maka inflasi tahun kalender Oktober 2022 terhadap Desember 2021 sebesar 4,73 persen dan inflasi tahun ke tahun (yoy) Oktober 2022 terhadap Oktober 2021 sebesar 5,71 persen.

Rupiah pada pagi hari dibuka melemah ke posisi Rp15.640 per dolar AS. Sepanjang hari rupiah bergerak di kisaran Rp15.637 per dolar AS hingga Rp15.667 per dolar AS.

Sementara itu, kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia pada Rabu melemah ke posisi Rp15.652 per dolar AS dibandingkan posisi hari sebelumnya Rp15.647 per dolar AS./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Rully Arya Wisnubroto
Bursa

Mirae Asset Sekuritas: Investor Tetap Perlu Cermati Tantangan Domestik

JAKARTA, Bisnistoday - PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia menilai pasar keuangan global...

Bursa

Intercontinental Exchange dan OKX Bentuk Joint Venture, Jembatani Pasar Aset Tradisional dan Digital

JAKARTA, Bisnistoday - Intercontinental Exchange (NYSE: ICE) dan OKX mengumumkan pembentukan joint...

BURSA & KORPORASIKorporasi

BRI Life Dukung Kegiatan Kementerian UMKM Dalam Penguatan Ekosistem UMKM

JAKARTA, Bisnistoday - PT Asuransi Jiwa BRI Life (BRI Life) menegaskan komitmennya...

Trading Saham
BursaHEADLINE NEWS

Investor Asing Mulai Berani Masuk Selektif ke Saham Perbankan

JAKARTA, Bisnistoday- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Rabu (17/6) kemarin...