www.bisnistoday.co.id
Kamis , 20 Agustus 2026
Home NASIONAL & POLITIK Nasional Jelang 91 Tahun, GP Ansor Perkuat Toleransi Ekonomi melalui BUMA dan Koperasi
Nasional

Jelang 91 Tahun, GP Ansor Perkuat Toleransi Ekonomi melalui BUMA dan Koperasi

Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Di tengah momentum menuju usia ke-91 tahun, Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) mengambil langkah strategis memperkuat konsolidasi organisasi melalui pemberdayaan ekonomi kader. 

Ketua Umum PP GP Ansor, Addin Jauharudin mengatakan bahwa program ini menjadi bagian dari transformasi organisasi untuk membangun “Ansor Masa Depan” yang mandiri dan berdaya saing. 

“Ansor mandiri menjadi kebutuhan kita semuanya. Ketika kita sepaham dan membangun kekuatan tim dengan kesadaran yang sama, jaringan yang kita miliki akan menjadi rantai pasok bisnis yang menjadi penopang Nahdlatul Ulama,” tegas Addin dalam acara Ansor Bershalawat dan Rakercab serta Pelantikan PAC GP Ansor se-Kabupaten Tasikmalaya, Kamis (26/12). 

Menurut Addin, implementasi program ini ditandai dengan pembentukan Badan Usaha Milik Ansor (BUMA) sebagai motor penggerak ekonomi di tingkat pusat. Sementara di level akar rumput, GP Ansor mengembangkan jaringan koperasi yang berperan sebagai agregator ekonomi kader. 

Selain itu, GP Ansor juga menegaskan pentingnya *toleransi ekonomi* sebagai fondasi utama dalam pemberdayaan ekonomi kader. “Dalam membangun kemandirian ekonomi, kita harus menjunjung tinggi prinsip *toleransi ekonomi*, yaitu menciptakan kerja sama lintas kelompok tanpa memandang latar belakang agama, suku, maupun identitas lainnya. Prinsip ini memungkinkan kader GP Ansor untuk menjadi jembatan harmoni dalam rantai pasok ekonomi nasional,” jelas Addin. 

Program ini menjadi semakin strategis mengingat sebaran kader GP Ansor yang luas di berbagai sektor, mulai dari birokrasi, legislatif, hingga penyelenggara pemilu. “Dengan infrastruktur sosial dan politik yang mengakar, pemberdayaan ekonomi diharapkan dapat memberikan dampak signifikan bagi kesejahteraan kader sekaligus memperkuat posisi organisasi,” tukas Addin. 

Selain pemberdayaan ekonomi, Addin menjelaskan bahwa GP Ansor juga memperkuat kapasitas kader melalui program pelatihan dan sertifikasi kompetensi. Langkah ini sejalan dengan konsep BISA (Bisnis, Inovasi, SDM, dan Anak Muda) yang menjadi pilar pengembangan organisasi dalam menghadapi bonus demografi 2034. 

“Jika berwirausaha, tingkatkan keterampilannya dan membangun dengan percaya diri. Kita perlu memastikan kader-kader kita siap menghadapi tantangan masa depan,” tambah Addin. 

Melalui pendekatan toleransi ekonomi ini, GP Ansor tidak hanya berfokus pada internal organisasi tetapi juga turut membangun keadilan ekonomi yang inklusif. Dengan demikian, setiap usaha yang dijalankan kader diharapkan mampu memperkuat hubungan sosial-ekonomi antara berbagai kelompok masyarakat. 

Di samping itu, GP Ansor juga mendorong modernisasi sistem tata kelola organisasi, termasuk pengembangan institusi pendidikan nasional dan internasional. Melalui berbagai inisiatif tersebut, GP Ansor membuktikan komitmennya dalam membangun organisasi yang kuat, mandiri, dan berdaya saing tinggi menuju Indonesia Emas./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Jasa Marga
Nasional

Pekerjaan Preservasi Jalan Tol Terus Dilakukan, Jasa Marga Berkomitmen Untuk Pastikan Keamanan dan Keselamatan Perjalanan

JAKARTA, Bisnistoday - PT Jasa Marga (Persero) Tbk melalui anak usahanya, PT...

Jibfair
Nasional

Kemnaker Gelar Career Day 2026, Jadi Terobosan Rekrutmen Strategis dan Inklusif

JAKARTA, Bisnistoday – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) Republik Indonesia berkolaborasi dengan Yayasan Plan...

Tanah Longsor
Nasional

Kementerian PU Buka Akses Titik Longsor di Desa Pulue Ruas Krica–Lidi Pascagempa NTT

JAKARTA, Bisnistoday - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional...

Menteri PU
Nasional

Gempa Flores : Kementerian PU Turunkan Tim Periksa Rumah Sakit dan Fasilitas Publik

NAGEKEO, Bisnistoday – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mempercepat pendataan dan pemeriksaan terhadap...