www.bisnistoday.co.id
Sabtu , 13 Juni 2026
Home METRO Jakarta Region KAI Siapkan Pengoperasian LRT Tanpa Masinis
Jakarta RegionMETRO

KAI Siapkan Pengoperasian LRT Tanpa Masinis

LRT Jabodebek yang ditargetkan beroperasi pada Agustus 2022 akan menggunakan sistem kendali kereta tanpa masinis.
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – LRT Jabodebek yang ditargetkan beroperasi pada Agustus 2022 akan menggunakan sistem kendali kereta berbasis komunikasi (CBTC : Communication Base Train Control) dengan Grade of Automation (GoA) tingkat 3, dimana kereta beroperasi secara otomatis tanpa masinis.

PT Kereta Api Indonesia (Persero) selaku operator LRT Jabodebek kini tengah menyiapkan sumber daya manusia (SDM) yang andal untuk memastikan pelayanan, keselamatan dan keamanan selama dalam perjalanan tetap terjaga.

“Meski LRT Jabodebek akan beroperasi tanpa masinis, nantinya terdapat 2 orang petugas pada setiap rangkaian LRT Jabodebek yaitu 1 orang Train Attendant dan 1 orang Security,” ujar VP Public Relations KAI Joni Martinus, di Jakarta, Selasa (23/11).

Train Attendant bertugas untuk memastikan segala sesuatu terkait LRT Jabodebek berjalan normal, memberikan informasi kepada pelanggan, serta memberikan pelayanan kepada pelanggan. 

Train Attendant selalu mobile di dalam kereta dan tidak mengoperasikan sarananya dalam operasi normal. Hal tersebut dikarenakan, pengoperasian LRT Jabodebek dilakukan secara otomatis dari Operation Control Center (OCC) / Backup OCC secara terpusat.  

“Pada saat terjadi gangguan, Train Attendant bertugas untuk mengemudikan dengan kecepatan terbatas dan membuka-tutup pintu LRT Jabodebek,” ujar Joni.

KAI saat ini sedang menyiapkan 123 orang Train Attendant untuk bertugas di 27 rangkaian kereta LRT Jabodebek (4 cadangan). Berbeda dengan masinis, petugas Train Attendant juga harus mampu berbahasa Inggris karena selama perjalanan petugas Train Attendant berinteraksi langsung dengan para pelanggan.

Guna menjamin kualitas Train Attendant LRT Jabodebek, kualifikasi petugas Train Attendant tetap mengacu pada Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 4 Tahun 2017 tentang Sertifikasi Kecakapan Awak Sarana Perkeretaapian. Sesuai Peraturan Menteri tersebut, syarat Train Attendant di antaranya harus sehat jasmani dan rohani serta tidak buta warna.

Sebelum dapat bertugas, para Train Attendant akan mendapatkan pelatihan selama 2,5 bulan di Balai Pelatihan Teknik Perkeretaapian (BPTP) Sofyan Hadi Bekasi. Jika telah menyelesaikan pelatihan dan lulus uji kecakapan, maka petugas Train Attendant akan mendapatkan sertifikat kecakapan dari Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan.

“Melalui persiapan yang matang untuk para petugas LRT Jabodebek, diharapkan mampu memberikan pelayanan maksimal bagi pelanggan untuk merasakan transportasi perkeretaapian urban yang paling maju di kawasan Ibu Kota,” tutur Joni./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Jakarta Region

Ikatan Alumni UNJ dan Pemprov DKI Jakarta Bahas Rencana Kerjasama Strategis

JAKARTA , Bisnistoday - Pengurus Pusat Ikatan Keluarga Alumni Universitas Negeri Jakarta...

Mal Ciputra Jakarta
Jakarta Region

Mal Ciputra Jakarta Gelar Donor Darah Penuh Kasih

JAKARTA, Bisnistoday - Mal Ciputra Jakarta kembali menjalankan program Corporate Social Responsibility...

Tol Japek
Jakarta Region

Jasa Marga Tbk Kembali Lakukan Pemeliharaan Ruas Jakarta–Cikampek

CIKAMPEK, Bisnistoday – PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) kembali melaksanakan kegiatan pemeliharaan...

Presiden Prabowo
Jakarta Region

Presiden Prabowo Pantau Pelaksanaan Program MBG di SMPN 111 Jakarta

JAKARTA, Bisnistoday - Program Makan Bergizi Gratis bukan hanya menghadirkan makanan di...