www.bisnistoday.co.id
Jumat , 21 Agustus 2026
Home GLOBAL Kawasan Global KDEI Taipei Sediakan Saluran Siaga untuk Gempa Taiwan
Kawasan Global

KDEI Taipei Sediakan Saluran Siaga untuk Gempa Taiwan

Gempa Taiwan
KONDISI Taiwan Pasca Gempa Berkekuatan 7,4 Magnitute./
Social Media

TAIPEI, Bisnistoday– Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia (KDEI) Taipei di Taiwan menyediakan saluran siaga (hotline) untuk dihubungi terkait gempa bumi 7,2 skala Richter di Hualien, Taiwan yang terjadi pada Rabu pagi, (3/4) waktu Taiwan. Kepala KDEI Taipei Iqbal S. Shofwan menyampaikan, hotline ini terutama bagi Warga Negara Indonesia (WNI) untuk melaporkan kondisi mereka bila terdampak gempa atau bila mengetahui ada WNI yang terdampak.

KDEI Taipei dapat dihubungi melalui hotline +886 901 132 000 atau +886 987 587 000.

“Kami imbau WNI di Taiwan untuk selalu mengikuti perkembangan informasi dari Otoritas Taiwan dan KDEI Taipei serta melaporkan informasi terkait WNI yang terdampak gempa melalui hotline yang telah kami sediakan. Kami juga mengimbau warga untuk selalu waspada terhadap potensi gempa susulan,” kata Iqbal.

Hingga Kamis (4/4) pukul 13.24 waktu Taiwan, Iqbal mengonfirmasi bahwa tidak ada korban WNI, baik korban jiwa maupun luka-luka, akibat gempa tersebut. Informasi tersebut didapatkan dari hasil komunikasi KDEI Taipei dengan otoritas di Taiwan yaitu Central Emergency Operation Center (CEOC) dan organisasi-organisasi kemasyarakatan WNI di Taiwan.

“Sampai saat ini, belum ada laporan WNI, baik Pekerja Migran Indonesia (PMI) maupun pelajar, yang terkena dampak. WNI masih terpantau aman,” ungkap Iqbal.

Iqbal mengatakan, hasil komunikasi KDEI Taipei dengan CEOC juga mendapati informasi bahwa gempa bumi 7,2 skala Richter memiliki episentrum sekitar 20 km lepas pantai, arah selatan Hualien. Kota Hualien terletak di selatan Kota Taipei, sekitar 150 km dari Taipei.

“Belum ada peringatan tsunami dari Otoritas Taiwan. Apabila ada peringatan tsunami, Otoritas Taiwan akan menyampaikannya dalam bentuk pesan singkat (SMS blast),” tutur Iqbal.

Selain itu, KDEI Taipei terus berkomunikasi dengan organisasi kemasyarakatan WNI di Hualien yaitu Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU), Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) di Taiwan, Satuan Tugas Pekerja Migran Indonesia, dan Masjid Nurul Iman.

“Transportasi ke Hualien masih sangat terbatas. KDEI Taipei akan terus memantau perkembangan situasi di lapangan. KDEI Taipei juga akan terus berkomunikasi dengan CEOC dan organisasi kemasyarakatan WNI di Hualien,” papar Iqbal. /

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Warga di Gaza kini kesulitan mendapatkan korek api
Kawasan Global

Di Gaza, Warga bahkan Sulit untuk Sekadar Menyalakan Api

JAKARTA, Bisnistoday - Rabab Deifallah duduk di dalam gubuknya. Tangannya yang mulai...

Warga berjalan melewati reruntuhan bangunan yang ambruk setelah gempa bumi di Cali, Kolombia, 10 Agustus 2026. Foto: Ernesto Guzmán Jr/EPA
Kawasan Global

Ratusan Tewas, Ribuan Bangunan Ambruk Akibat Gempa di Kolombia

JAKARTA, Bisnistoday ; Jumlah korban tewas akibat gempa yang terjadi di Kolombia,...

Warga berjalan melewati reruntuhan bangunan yang ambruk setelah gempa bumi di Cali, Kolombia, 10 Agustus 2026. Foto: Ernesto Guzmán Jr/EPA
Kawasan Global

Sedikitnya 20 Orang Tewas Akibat Gempa di Kolombia

JAKARTA, Bisnistoday - Setidaknya 20 orang tewas akibat gempa bumi berkuatan 7,4...

Wamenperin
Kawasan Global

Forum BRICS TMM : Wamenperin Sampaikan Pentingnya Kolaborasi Industri Internasional Ditengah Disrupsi Teknologi

JAKARTA, Bisnistoday - Ketahanan industri global kini tidak lagi ditentukan semata oleh...