www.bisnistoday.co.id
Rabu , 12 Agustus 2026
Home EKONOMI Keamanan Laut Kunci untuk Wujudkan Ekonomi Biru
EKONOMILingkungan

Keamanan Laut Kunci untuk Wujudkan Ekonomi Biru

Dalam asta cita yang menjadi visi pemerintah, ekonomi biru menjadi salah satu aspek yang hendak dicapai pada 2045.

Seminar Keamanan Laut dan Ekonomi Biru di FHUI, Rabu (15/4/2026) dok: Adi/Bisnistoday
Seminar Keamanan Laut dan Ekonomi Biru di FHUI, Rabu (15/4/2026) dok: Adi/Bisnistoday
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Sebagai negara kepulauan yang luas lautannya mencakup lebih dari 70% total wilayahnya, Indonesia menyimpan potensi ekonomi dari peraiaran.

Oleh karena itu, dalam asta cita yang menjadi visi pemerintah, ekonomi biru menjadi salah satu aspek yang hendak dicapai pada 2045.

Ekonomi biru adalah pemanfaatan sumber daya laut secara berkelanjutan untuk pertumbuhan ekonomi, peningkatan mata pencaharian masyarakat,  sekaligus menjaga kesehatan ekosistem laut.

Agar bisa mewujudkan target itu, pemerintah Indonesia harus bisa menegakkan keamanan laut secara kontinu.

Terkait hal tersebut, Center for Sustainable Ocean Policy (CSOP) yang berada di bawah naungan Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FHUI) menggelar Seminar Nasional bertema Keamanan Laut Mendukung dalam Pelaksanaan Ekonomi Biru, di kampus Universitas Indonesia, Depok, Rabu (15/4/2026).

Seminar ini menghadirkan sejumlah pembicara yakni Direktur Hukum Badan Keamanan Laut (Bakamla), Laksamana Pertama Fenny Akwan, Direktur Hukum dan Perjanjian Kewilayahan Kementerian Luar Negeri, Gulardi Nubiantoro, serta perwakilan dari Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (Ditjen PSDKP), Kementerian Perikanan dan Kelautan.

Dari paparan para narasumber dalam seminar yang dipandu Profesor Arie Afriansyah tersebut, terungkap bahwa tugas untuk menjaga keamanan laut di Indonesia tidaklah mudah, karena ada banyak tantangan dan persoalan yang harus dicarikan solusi.

Salah satu persoalan yang harus krusial adalah masih adanya tumpang tindih peraturan dan pelaksana tugas di lapangan. “Selain itu, harus diakui, masih adanya ego sektoral,” ujar Direktur Hukum Bakamla, Laksamana Pertama, Fenny Akwan.

Selain melakukan berbagai upaya melalui lintas sektor, hal paling penting adalah bagaimana menciptakan keamanan laut kuat untuk bisa mendukung misi ekonomi biru tersebut.

Memperkuat keamanan laut menjadi krusial. Selain mempertahankan kedaulatan negara, juga dapat memberikan rasa aman dan kepastian usaha di bidang kelautan dan perikanan. “Selain itu, keamanan laut juga penting untuk memastikan sumber daya kelautan dan perikanan berkelanjutan,” kata Fenny.

Strategi

Sementara itu, perwakilan Ditjen PSDKP Kementerian Kelautan dan Perikanan dalam paparannya mengungkapkan sejumlah strategi dalam mewujudkan ekonomi biru.

Langkah tersebut antara lain penangkapan ikan berbasis kuota, pengembangan budi daya ikan di pesisir dan darat secara berkelanjutan, pengawasan dan pengendalian wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil,  serta pembersihan sampah plastik di laut melalui gerakan partisipasi nelayan.//

 

 

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Kampoeng Rajoet
Lingkungan

Dari Botol Plastik Jadi Benang, Kampoeng Rajoet Binong Jati di Bandung Dorong Ekonomi Sirkular

BANDUNG, Bisnistoday -  Upaya mengolah sampah menjadi sesuatu yang bernilai terus dikembangkan...

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Menteri UMKM Tegaskan Ojol Tidak Dikenai Pajak

JAKARTA, Bisnistoday - Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman...

Karhutla (Ilustrasi: Unsplash/Matt-Palmer)
GagasanLingkungan

Amuk Api di Lahan Kerontang

SEJUMLAH peristiwa kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terjadi sepanjang pekan ini, yakni...

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Menkop Apresiasi Wamena Coffee Festival Jadi Penggerak Ekonomi Lokal

WAMENA, Bisnistoday - Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono memberikan apresiasi yang tinggi...