www.bisnistoday.co.id
Jumat , 1 Mei 2026
Home BURSA & KORPORASI Kebijakan The Fed Dinilai Akomodatif, Rupiah Menguat
BURSA & KORPORASI

Kebijakan The Fed Dinilai Akomodatif, Rupiah Menguat

RUPIAH MENGUAT: Kurs rupiah pada Jumat (2/12) menguat
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday- Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Kamis (29/7) ditutup menguat 5 poin ke posisi Rp14.483 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp14.488 per dolar AS. Pengauatan seiring dengan kebijakan moneter bank sentral Amerika Serikat, Federal Reserve (Fed) yang dinilai akomodatif.

Analis pasar uang Bank Mandiri, Rully Arya di Jakarta, Kamis (29/7) mengatakan, baik dari sentimen global maupun domestik hari ini cenderung positif. “Dari global, The Fed masih berkomitmen untuk menahan suku bunga dalam beberapa waktu ke depan dan tetap pada stance kebijakan yang akomodatif dengan mempertahankan quantitative easing,” ujar dia seperti dikutif Antara,

The Fed semalam memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuan di level 0,25 persen serta belum memberikan gambaran yang jelas akan tapering off yang sebelumnya dikhawatirkan oleh investor.

Para petinggi The Fed sebelumnya dikabarkan mulai membicarakan mengenai rencana pengurangan pembelian surat utang, namun belum dapat dipastikan kapan rencana tersebut dijalankan.

“Dari dalam negeri mulai ada perkembangan positif dari penurunan jumlah kasus infeksi Covid-19 harian, terutama di beberapa provinsi di Jawa, termasuk Provinsi DKI dan Jawa Barat,” kata Rully.

Dari dalam negeri, kasus baru Covid-19 masih relatif tinggi di mana terjadi penambahan 47.791 kasus baru Covid-19 pada Rabu (28/7) sehingga total jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 mencapai 3,28 juta kasus.

Jumlah kasus meninggal akibat terpapar Covid-19 pun masih tinggi yaitu bertambah 1.824 kasus sehingga totalnya mencapai 88.659 kasus.

Meski demikian, sebanyak 2,64 juta orang telah dinyatakan sembuh sehingga total kasus aktif Covid-19 sehingga total kasus aktif mencapai 558.392 kasus.

Rupiah pada pagi hari dibuka melemah ke posisi Rp14.490 per dolar AS. Sepanjang hari rupiah bergerak di kisaran Rp14.490 per dolar AS hingga Rp14.497 per dolar AS.

Sementara itu kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia pada Kamis menguat ke posisi Rp14.491 per dolar AS dibandingkan posisi hari sebelumnya Rp14.498 per dolar AS./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

PERTAMINA IS THE ENERGY

Related Articles

BursaBURSA & KORPORASIHEADLINE NEWS

Astra Tebar Deviden Fantastis Rp15,6 Triliun, Pemegang Saham Perseoran Raup Rp292 Per Saham

JAKARTA, Bisnistoday - PT Astra International Tbk  (Astra) berhasil mencetak laba bersih...

Panama City (dok: Unsplash/Sol Cerrud)
BURSA & KORPORASIEkonomi & BisnisGLOBALKawasan Global

Para Konglomerat Sembunyikan Pajak Senilai 3% dari PDB Global

JAKARTA-Bisnistoday: Lembaga nirlaba internasional, Oxfam mengungkapkan orang-orang superkaya di dunia diduga menyembunyikan...

BURSA & KORPORASIKorporasi

BRI Life Luncurkan Logo Baru dan Identitas Visual Perusahan

JAKARTA, Bisnistoday – PT Asuransi BRI Life mengumumkan perubahan logo perusahaan sebagai...

BURSA & KORPORASIKorporasi

BRI Life Catat Pertumbuhan Signifikan, Raih Laba Rp954 Miliar

JAKARTA, Bisnistoday - PT Asuransi BRI Life membukukan pertumbuhan bisnis yang signifikan...