www.bisnistoday.co.id
Minggu , 16 Agustus 2026
Home NASIONAL & POLITIK Nasional Kementan Gaspol Percepat Tanam 4.000 Hektare di Hulu Sungai Selatan
Nasional

Kementan Gaspol Percepat Tanam 4.000 Hektare di Hulu Sungai Selatan

Tanam Padi Bersama
Tanam Padi Bersama dipimpin Kepala BPPSDMP, Idha Widi Arsanti, di Desa Amparaya, Kecamatan Simpur, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Kalimantan Selatan, kemarin./
Social Media

HULU SUNGAI SELATAN, Bisnistoday – Kementerian Pertanian (Kementan) mempercepat peningkatan produksi padi sebagai langkah strategis mewujudkan swasembada pangan nasional. Melalui Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Kementan memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, penyuluh pertanian, Brigade Pangan, TNI-Polri, kelompok tani, dan berbagai pemangku kepentingan untuk mengakselerasi realisasi tanam di sentra-sentra produksi.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa percepatan tanam menjadi kunci utama dalam meningkatkan produksi pangan nasional. Menurutnya, seluruh potensi lahan harus dimanfaatkan secara optimal melalui kolaborasi seluruh pihak.

“Percepatan tanam harus menjadi gerakan bersama. Jangan ada lahan yang menganggur. Dengan kerja sama pemerintah pusat, pemerintah daerah, penyuluh, Brigade Pangan, dan petani, kita optimistis target swasembada pangan dapat tercapai dan Indonesia semakin kuat dalam menjaga ketahanan pangan,” tegas Mentan Amran.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Tanam Padi Bersama yang dipimpin Kepala BPPSDMP, Idha Widi Arsanti, di Desa Amparaya, Kecamatan Simpur, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Kalimantan Selatan.

Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Hulu Sungai Selatan, Penanggung Jawab Swasembada Pangan, Kepala BBPP Binuang selaku Penanggung Jawab Brigade Pangan Provinsi Kalimantan Selatan, jajaran pemerintah pusat dan daerah, unsur TNI-Polri, penyuluh pertanian, Brigade Pangan, Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan), serta berbagai pemangku kepentingan sektor pertanian.

Bupati Hulu Sungai Selatan Syafrudin Noor menyampaikan apresiasi atas dukungan Kementerian Pertanian dalam memperkuat pembangunan sektor pertanian di daerahnya. Berbagai program strategis seperti Optimasi Lahan (Oplah), bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan), hingga penguatan Brigade Pangan dinilai telah memberikan dampak nyata terhadap peningkatan produktivitas petani.

Selain itu, Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan juga terus mendorong regenerasi petani melalui pembukaan Program Keahlian Agribisnis di tingkat SMK serta pengembangan sistem pertanian terintegrasi sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan daerah.

Dalam arahannya, Kepala BPPSDMP Idha Widi Arsanti menekankan pentingnya kolaborasi antara Kementerian Pertanian dan Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan melalui pengembangan hibah kompetitif, kerja sama pendidikan vokasi bersama Polbangtan dan PEPI, serta peluang pembentukan akademi komunitas yang berfokus pada pengembangan padi lahan rawa.

Arsanti juga menugaskan BBPP Binuang untuk mendukung penyusunan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI), memperkuat kapasitas SDM pertanian, serta mengoptimalkan peran penyuluh dalam implementasi Program PM-AAS. Untuk mendukung target percepatan tanam seluas 4.000 hektare, ia menekankan pentingnya percepatan penyusunan Calon Petani dan Calon Lokasi (CPCL) agar kebutuhan benih, pupuk, dan sarana produksi dapat segera dipenuhi.

Sementara itu, Kepala BBPP Binuang sekaligus Penanggung Jawab Brigade Pangan Provinsi Kalimantan Selatan, Andi Amal Hayat Makmur, Jumat (10/7/2026) menegaskan komitmennya dalam mengawal percepatan tanam dan peningkatan produksi padi di Kalimantan Selatan.

“BBPP Binuang siap mendukung penuh implementasi Program PM-AAS melalui pendampingan penyuluh pertanian, penguatan Brigade Pangan, percepatan penyelesaian CPCL, serta memastikan penyaluran benih, pupuk, dan sarana produksi berjalan tepat waktu. Sinergi seluruh pihak menjadi kunci untuk mempercepat peningkatan produksi padi dan mewujudkan swasembada pangan nasional,” ujar Andi Amal.

Melalui penguatan kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, penyuluh, Brigade Pangan, dan petani, Kementerian Pertanian optimistis target percepatan tanam di Hulu Sungai Selatan dapat tercapai sehingga mampu meningkatkan produksi padi di Kalimantan Selatan dan memperkuat ketahanan pangan nasional./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Gempa NTT
Nasional

Infrastruktur Sumber Daya Air Rusak Akibat Gempat Besar di NTT Segera Diperbaiki

JAKARTA, Bisnistoday – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus melakukan penanganan dan pemantauan...

Nasional

Gempa di Flores Utara M7,7

FLORES, Bisnistoday- Wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) menjelang pukul 06.00 WITA tadi...

Presiden Prabowo
Nasional

Presiden Prabowo Soroti Belanja Barang dan Jasa Pemerintah Kurang Optimal

JAKARTA, Bisnistoday - Presiden Prabowo Subianto menegaskan disiplin fiskal harus diterapkan hingga...

Darurat Kekeringan
Nasional

Mobil Tangki dan Sarpras Air Bersih Dikerahkan untuk Mengatasi Kekeringan di Sangihe

JAKARTA, Bisnistoday - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mengerahkan sarana dan prasarana tanggap...