www.bisnistoday.co.id
Kamis , 15 Oktober 2026
Home NASIONAL & POLITIK Nasional Kementerian PUPR Latihan Tolak Penerimaan Gratifikasi
NasionalNASIONAL & POLITIK

Kementerian PUPR Latihan Tolak Penerimaan Gratifikasi

PELATIHAN GRATIFIKASI : Inspektorat Jenderal Kementerian PUPR, lakukan kegiatan “Workshop Pengendalian Gratifikasi bagi Satgas Pengendalian Gratifikasi di Unit Pelaksana Teknis (UPT) Wilayah Pulau Kalimantan, Sulawesi, Bali, Nusa Tenggara, Maluku dan Papua” di Makassar, kemarin.
Social Media

MAKASSAR, Bisnistoday – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Inspektorat Jenderal melaksanakan kegiatan “Workshop Pengendalian Gratifikasi bagi Satgas Pengendalian Gratifikasi di Unit Pelaksana Teknis (UPT)  Wilayah Pulau Kalimantan, Sulawesi, Bali, Nusa Tenggara, Maluku dan Papua” yang dilaksanakan di Balai Pengembangan Kompetensi Wilayah VIII Makassar.

Kegiatan workshop berlangsung selama dua hari pada 13-14 Oktober 2022, dan dihadiri oleh Kepala Bagian/Kepala Subdit Kepatuhan Intern, para Kepala Sub Bagian Tata Usaha serta pejabat lainnya dari Balai Besar/Balai di Pulau Kalimantan, Sulawesi, Bali, Nusa Tenggara, Maluku dan Papua dengan jumlah peserta sebanyak 100 Peserta.

Inspektur Jenderal Kementerian PUPR T. Iskandar menyampaikan bahwa kegiatan Workshop Pengendalian Gratifikasi yang diselenggarakan tersebut merupakan salah satu upaya untuk melaksanakan rekomendasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait Survei Penilaian Integritas (SPI) tahun 2021. 

“Harapannya hal ini dapat meningkatkan indeks dan integritas dari Kementerian PUPR. Pada Semester I tahun 2022, KPK memberikan nilai 91,9 dari 100 dan menempatkan Kementerian PUPR sebagai Implementasi PPG (Program Pengendalian Gratifikasi) terbaik dari 75 Kementerian dan Lembaga.,” jelas T. Iskandar dalam sambutannya.

Tingkatkan Kapabilitas dan Kompetensi

Kementerian PUPR selalu berupaya untuk meningkatkan kapabilitas/kompetensi insan PUPR didalamnya. Serangkaian pelatihan-pelatihan, pendidikan kilat, beasiswa belajar maupun sekedar sharing session antar pegawai dapat memberikan nilai positif bagi insan PUPR. Dengan semangat integritas yang tinggi, mengamalkan semangat sigap membangun negeri menjadi lebih pasti.

T. Iskandar juga tak lupa mengingatkan amanat Menteri PUPR Basuki Hadimuljono pada para peserta Workshop seperti halnya workshop sebelumnya, “Nilai dan Rangking bukanlah menjadi tujuan utama Kementerian PUPR, namun bagaimana anti-gratifikasi menjadi budaya bagi Insan PUPR dan selalu memperhatikan 4 Big No’s, yaitu No Bribery, No Kick Back, No Gift dan No Luxorius Lifestyle.”

Materi Workshop disampaikan oleh Aan Syaiful Ambia selaku Inspektur Utama Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Mutiara Rizky selaku Kasatgas tim Direktorat Gratifikasi, dan Joice Manurung selaku narasumber Komunikasi Publik serta Tim Inspektorat Jenderal. 

Pelaksanaan Workshop ini sebagai bukti bentuk komitmen Kementerian PUPR untuk menolak segala bentuk gratifikasi dan memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait dengan budaya pemberian sesuatu kepada pejabat, ASN atau penyelenggara pemerintah lainnya./

Arsip

Beritasatu Network




BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

KSAD
Nasional

Presiden Prabowo Lantik Sejumlah Pejabat TNI dan Lembaga Negara, Tandyo Budi Jadi KSAD

JAKARTA, Bisnistoday.co.id - Presiden Prabowo Subianto melantik sejumlah pejabat tinggi Tentara Nasional Indonesia...

Kementan
Nasional

Perkuat Capaian Swasembada Berkelanjutan, Kementan Selenggarakan Gerakan Tanam Serempak

TANAH LAUT, Bisnistoday.co.id - Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Badan Penyuluhan dan Pengembangan...

Nasional

Kementerian ATR/BPN Bersama BRAN Kaji Pembagian Tugas dan Fungsi Reforma Agraria

JAKARTA, Bisnistoday.co.id - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menggelar...

Nasional

LLDIKTI Wilayah IV Tegaskan Zero Tolerance Bullying di Kampus, Pelaku di Telkom University Kena Sanksi

BANDUNG, Bisnistoday.co.id — Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah IV menegaskan tidak...