www.bisnistoday.co.id
Senin , 27 Juli 2026
Home EKONOMI Kementerian PUPR Perbaiki 393 Rumah di Nganjuk
EKONOMISektor Riil

Kementerian PUPR Perbaiki 393 Rumah di Nganjuk

Social Media

NGANJUK, Bisnistoday- Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal (Ditjen) Perumahan menggulirkan program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau dikenal dengan Bedah Rumah tahun 2023 sebanyak 393 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Kabupaten Nganjuk Provinsi Jawa Timur. Bantuan tersebut diperuntukkan bagi Petani Bawang untuk memiliki rumah layak huni.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan program ini merupakan bentuk perhatian pemerintah kepada masyarakat yang membutuhkan rumah layak, sekaligus mengurangi angka pengangguran melalui kegiatan padat karya.

“Kami berharap program BSPS ini dapat meningkatkan kualitas hidup para penerima bantuannya dengan memiliki rumah yang lebih layak, sehat dan nyaman,” kata Menteri Basuki.

Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR Iwan Suprijanto mengatakan, tujuan utama penyaluran Program BSPS adalah untuk menggerakkan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) membangun dan meningkatkan kualitas rumah yang semula tidak layak huni menjadi layak huni, baik dari sisi keselamatan bangunan dan kesehatan penghuni seperti pencahayaan, aliran udara dan ventilasi.

“Dalam pelaksanaan program BSPS pemerintah menyalurkan dana stimulan dengan membentuk kelompok masyarakat serta mendapat pendampingan dari Tenaga Fasilitator Lapangan (TFL). Kami ingin pembangunan rumah layak huni bisa dirasakan manfaatnya oleh seluruh masyarakat Indonesia,” kata Iwan.

Berdasarkan data Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan Jawa IV, program BSPS di Kabupaten Nganjuk Provinsi  Jawa Timur tersebar di 10 kecamatan, 18 desa pada tahun 2023. Salah satu desa penerima bantuan adalah Desa Sidocare Kecamatan Rejoso yang menerima 24 unit bantuan BSPS.

Kepala Desa Sidokare Imam Masyhuri mengatakan, Kementerian PUPR telah merampungkan sebanyak 24 unit rumah tidak layak huni melalui Program BSPS dengan skema pengerjaan Padat Karya Tunai (PKT) dengan memperkerjakan pemilik rumah tersebut ataupun masyarakat sekitar.

“Program BSPS ini sangat bermanfaat bagi masyarakat di Desa Sidokare dalam mewujudkan hunian yang layak. Masyarakat penerima bantuan Program BSPS mendapatkan bantuan stimulan Rp20 juta per unit rumah yang digunakan untuk biaya pembelian material sebesar Rp17,5 juta dan upah tenaga kerja Rp2,5 juta,” kata Imam.

Salah satu penerima bantuan dari Desa Sidokare Kabupaten Nganjuk, Pairan yang berprofesi sebagai petani bawang menyatakan, dirinya bersama keluarga sangat senang mendapatkan
bantuan Program BSPS. Menurutnya program BSPS sangat bermanfaat dan membantu masyarakat untuk memiliki rumah layak huni.

“Saya sangat berterima kasih atas bantuan yang diberikan oleh pemerintah khususnya
Kementerian PUPR. Sekarang rumah kami sudah bagus dan kalau hujan turun sudah tidak bocor lagi. Semoga bantuan seperti ini tetap berlanjut sehingga dapat dirasakan oleh warga kurang mampu lainnya yang tahun ini belum mendapatkannya,” harapnya./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Presiden AS Donald J Trump.
EKONOMIKawasan Global

Trump akan Terapkan Tarif Baru pada Lebih dari 80 Negara

JAKARTA, Bisnistoday – Amerika Serikat akan mengenakan tarif antara 10% atau 12,5%...

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Menkop Pastikan Arah Penguatan Koperasi Saat Dialog dengan Penggerak Koperasi di Pamekasan

PAMEKASAN, Bisnistoday – Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono memberikan arahan sekaligus berdialog...

EKONOMIPerbankan & Asuransi

Perkuat Layanan, BRI Life Resmikan Wajah Baru Kantor Layanan Denpasar

JAKARTA, Bisnistoday - Asuransi BRI Life meresmikan wajah baru kantor layanan Denpasar...

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Menkop Tegaskan Kolaborasi Peringatan Harkop Jatim Pilar Pembangunan Ekonomi Rakyat

PAMEKASAN, Bisnistoday – Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono mengapresiasi penyelenggaraan puncak acara...