www.bisnistoday.co.id
Kamis , 13 Agustus 2026
Home EKONOMI Kenaikan Tarif Masuk Candi Borobudur Tuai Kritikan Nitizen
EKONOMISektor Riil

Kenaikan Tarif Masuk Candi Borobudur Tuai Kritikan Nitizen

TIKET WISATAWAN : Tampak patung Arca Candi Borobudur di Magelang, Jawa Tengah, belum lama ini.
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Menteri Kemaritiman dan Investasi (Marinves), Luhut B Pandjaitan kembali menjadi perhatian para nitizen. Hastag (#) Luhut menjadi viral dalam plat form Twitters, pada Minggu (5/6). 

Semua pembicaraan nitizen mengarah tanggapanya terhadap keterangan Luhut BP mengenai rencana menaikkan tiket masuk destinasi Candi Borobudur menjadi Rp750 ribu untuk turis lokal dan turis asing setara 100 dollar As atau sekitar Rp1,45 juta per orang dewasa.

Tidak sedikit juga dari nitizen, yang menghubungkan tarif tiket ke Candi Borobudur dengan UMR yang berlaku di Kawasan DIY. Apabila tiket seharga Rp750 ribu tersebut benar diterapkan, maka porsinya hampir setengah dari UMR pekerja lajan di DIY.

Dalam akun twitters @infomitigasi berkomentar, bahwa tiket ke candi Borobudur Rp750 ribu tentunya ini akan semakin membatasi generasi mudah dan anak bangsa untuk mengenal sejarah dan budayanya, semakin tidak kenal budaya dan sejarahnya juga akan merosot pula kebanggaan generasi muda kita akan bangsanya sendiri. 

Tak jauh beda dengan akun @suhairi4hmad yang mengatakan, yang UMR Jogja nggak usaha liburan ke Borobudur. Harga tiket nyaris setengah gaji sebulan.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut B Pandjaitan dalam ketengannya mengatakan, bahwa kenaikan harga tiket masuk untuk membatasi jumlah pengunjung yang setiap hari sekitar 1.200 orang.

“Kami juga sepakat dan berencana untuk membatasi kuota turis yang ingin naik ke Candi Borobudur sebanyak 1.200 orang per hari,” ucap Luhut dikutip dari akun Instagramnya seperti dilihat pada Sabtu (4/6).

“Dengan biaya (harga tiket masuk Candi Borobudur) 100 dollar AS untuk wisman dan turis domestik sebesar Rp 750 ribu. Khusus untuk pelajar, kami berikan biaya (tiket masuk Borobudur) 5.000 rupiah saja,” dalam cuitannya. 

Luhut mengaku punya alasan kuat menaikkan harga tiket semata untuk menjaga kelestarian sejarah dan budaya nusantara. 

Selain tiket masuk Borobudur yang dinaikkan, sambung dia, semua wisatawan yang masuk ke Candi Borobudur juga diwajibkan menggunakan jasa pemandu dari warga lokal.

“Semua turis juga nantinya harus menggunakan tour guide dari warga lokal sekitar kawasan Borobudur, ini kami lakukan demi menyerap lapangan kerja baru sekaligus menumbuhkan sense of belonging (rasa memiliki) terhadap kawasan ini,” ungkap Luhut./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Menteri Koperasi
EKONOMIEkonomi & Bisnis

Berkapasitas 45 Ton, Menkop Resmikan Pabrik CPO KUD Sejahtera di Musi Banyuasin

MUSI BANYUASIN, Bisnistoday — Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono meresmikan CPO milik...

Rapat KUR
EKONOMIEkonomi & Bisnis

Bunga PNM Mekaar Turun Jadi 8 Persen, Berlaku Mulai September

JAKARTA, Bisnistoday – Pemerintah memastikan suku bunga pinjaman Program Membina Ekonomi Keluarga...

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Menteri UMKM Tegaskan Ojol Tidak Dikenai Pajak

JAKARTA, Bisnistoday - Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman...

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Menkop Apresiasi Wamena Coffee Festival Jadi Penggerak Ekonomi Lokal

WAMENA, Bisnistoday - Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono memberikan apresiasi yang tinggi...