JAKARTA, Bisnistoday – Komite Ekonomi Rakyat Indonesia (KERIS) siap mendukung langkah strategis Kemnaker dalam menyiapkan generasi emas serta menghadapi bonus demografi 2030 mendatang. Kemnaker menjadi tumpuan utama dalam menghadirkan SDM yang mumpuni di era bonus demografi.
“SDM ini jadi kunci mendasar untuk SDM dalam menyambut era bonus demografi. Jangan sampai SDM melimpah, bukan menjadi kekuatan ekonomi nasional, malah sebaliknya jadi malapetaka,” ungkap Ketua Umum KERIS, dr. Ali Mahsun ATMO, M. Biomed kepada Wamenaker RI, Ir. Afriansyah Noor, ST., M.Si. IPU didampingi CEO Bisnistoday Suharto, MM MIkom yang juga Ketua Panitia Kawulo Alit Indonesia (KAI) di Kantor Kemnaker RI Jakarta, Kamis, (14/3).
Kenyataan saat ini, lanjut Ali Mahsun, tercatat 65,4 juta pelaku ekonomi rakyat atau tergolong UMKM. Dari potensi ini diprediksi memberi kontribusi 61% terhadap PDB serta pendorong pertumbuhan ekonomi sekitar 7-8% per tahun.
‘Untuk menggapai keberhasilan Indonesia jemput puncak demografi 2030, butuh sinergi dan kolaborasi pemerintah dengan segenap stakeholders.”
Kerena itu, lanjut Ali Mahsun, peran Kemnaker ke depan sangat strategis, serta makin besar dan luas. Bukan saja dituntut mampu menyediakan 15-18 juta lapangan kerja baru penuhi tambahan angkatan kerja dari 143,7 juta saat ini jadi 150-160 juta hingga 2030.
Ali Mahsun menuturkan, Kemnaker harus dongkrak kualitas SDM hadapi one world of digital economy. Keberadaan Komite Ekonomi Rakyat Indonesia (KERIS), sebagai rumah besar tempat bernaung (hingga saat ini) 125 organisasi usaha dan ekonomi rakyat UMKM merupakan bagian pathner strategis Kemnaker ke depan.
Pembicaraan Khusus
Lebih lanjut Suharto, Ketua Panitia KAI mwnguraikan, bahwa kehadiran Ali Mahsun yang juga Ketua Umum APKLI Perjuangan dan Presiden KAI ini untuk menyampaikan beberapa hal langsung kepada Wamenker.
Pertama, secara khusus mengundang Wamenaker RI, Ir. Afriansyah Noor, ST., M.Si., IPU hadir dan berikan pengarahan pada Acara Bukber, Tasyakuran, Do’a Bersama dan Santunan Yatim Piatu Pelaku Ekonomi Rakyat UMKM bersama Kawulo Alit Indonesia (KAI) bertepatan Dirgahayu Ke-2 KERIS pada 23 Maret 2024 di PG Center’s Jakarta.
Kedua, tambah Suharto, mengharapkan Wamenaker mengemban amanah sebagai Ketua Dewan Pelindung KERIS. Ketiga, memohon menjadikan KERIS sebagai patner strategis Kemnaker.
“Dan yang terakhir, Presiden KAI mendorong Kemnaker mengambil langkah atau kebijakan khusus untuk nasib dan masa depan 5-6 juta driver ojol se-Indonesia.”
Peran Penting Institusi
Presiden KAI, Ali Mahsun menambahkan, bahwa keberadaan Kemnaker sangat penting dan strategis untuk penciptaan lapangan kerja, peningkatan kualitas SDM angkatan kerja, pengentasan kemiskinan, mengatasi pengangguran, serta jadi bagian vital dalam tata perekonomian Indonesia.
Ketum APKLI Perjuangan ini menuturkan, ada program BLK Komunitas, Tenaga Kerja Mandiri (TKM), Padat Karya, juga pendidikan dan pelatihan serta program lain yang bisa dioptimalkan bagi pelaku ekonomi rakyat UMKM sehingga mampu naik kelas.
“InsyaAllah saya hadir 23 Maret 2024. Demi dan untuk ekonomi rakyat UMKM maju dan unggul, bismillah saya terima amanah Ketua Dewan Pelindung KERIS,” ungkap Wamenaker, Afriansyah Noor.//



















![Seorang petugas pemadam kebakaran menyemprotkan air ke hutan yang terbakar di wilayah Lege-Cap-Ferret, Prancis barat, pada 24 Juli 2026 [Caroline Blumberg/AP]](https://bisnistoday.co.id/wp-content/uploads/2026/07/Karhutla-680x533.jpg)



















