www.bisnistoday.co.id
Selasa , 14 Juli 2026
Home NASIONAL & POLITIK Nasional Ketum GP Ansor Ingatkan Waspada Ancaman SARA, Stabilitas Ekonomi Harus Dijaga! 
Nasional

Ketum GP Ansor Ingatkan Waspada Ancaman SARA, Stabilitas Ekonomi Harus Dijaga! 

Ketum GP Ansor
KETUM GP Ansor Addin Jauharudin./
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Ketua Umum Gerakan Pemuda Ansor, Addin Jauharudin, mengingatkan seluruh elemen bangsa untuk mewaspadai meningkatnya ancaman SARA di tengah dinamika geopolitik global, terutama setelah Indonesia bergabung dengan BRICS.

Menyikapi analisis yang disampaikan oleh Jenderal TNI (Purn) A.M. Hendropriyono, GP Ansor menegaskan bahwa isu SARA bukan sekadar persoalan internal, tetapi juga bisa menjadi bagian dari strategi geopolitik negara-negara adidaya untuk melemahkan Indonesia, termasuk melalui perang dagang yang dapat merembet ke perpecahan sosial.

“Keanggotaan Indonesia dalam BRICS membawa peluang ekonomi baru, tetapi juga membuka ruang bagi tekanan dan intervensi asing. Sejarah menunjukkan bahwa negara-negara adidaya kerap menggunakan isu identitas, agama, dan etnis sebagai instrumen untuk menciptakan instabilitas di negara berkembang. Kita harus mewaspadai bahwa beberapa instrumen untuk meledakkan konflik berbasis SARA di Indonesia sudah mulai diaktifkan belakangan ini,” ujar Addin.

GP Ansor melihat bahwa polarisasi berbasis identitas semakin tajam, terutama melalui propaganda di media sosial dan infiltrasi ideologi transnasional. Jika dibiarkan, kondisi ini akan menghambat pertumbuhan ekonomi nasional yang saat ini sedang berupaya bangkit. “Perang dagang antara kekuatan besar dunia bisa berdampak langsung pada stabilitas ekonomi Indonesia. Situasi ini bisa diperburuk jika isu SARA digunakan sebagai alat untuk melemahkan kepercayaan investor dan merusak persatuan nasional,” tambahnya.

Indonesia saat ini sangat membutuhkan investasi untuk menggerakkan ekonomi, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan rakyat. Apalagi, pemerintah baru saja meluncurkan BPI Danantara, sebuah inisiatif strategis untuk menarik investasi dan mempercepat pembangunan nasional. “Investor hanya akan datang ke negara yang stabil dan memiliki kepastian hukum. Jika kita terus terpecah belah oleh isu-isu SARA, dampaknya bukan hanya sosial tetapi juga ekonomi,” tegas Addin.

Karena itu, GP Ansor mengajak seluruh anak muda Indonesia untuk bergandengan tangan, berkolaborasi, dan membangun optimisme bahwa masa depan bangsa ini akan lebih baik. “Pondasi utama stabilitas pembangunan ekonomi adalah persatuan. Negara kita harus maju, dan untuk itu kita harus bersatu. Jangan biarkan pihak-pihak tertentu mengadu domba dengan berkedok isu SARA dan secara sengaja menghambat iklim investasi di Indonesia” tutur Addin./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Merauke
Nasional

Kementerian PU Lanjutkan Pengamanan Pantai Lampu Satu Merauke

JAKARTA, Bisnistoday  – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus memperkuat perlindungan wilayah pesisir...

Wali Kota Bandung
Nasional

Sempat Alami Vertigo, Wali Kota Bandung Muhammad Farhan Kini Berangsur Pulih

BANDUNG, Bisnistoday - Kondisi Wali Kota Bandung Muhammad Farhan Berangsur Pulih, Kembali...

Presiden Prabowo
Nasional

Prabowo Ingatkan Pentingnya Jaga Kekayaan Negara di Harkopnas ke-79

JAKARTA - Presiden RI Prabowo Subianto memberikan pesan yang sangat mendalam mengenai...

Menteri Nusron
Nasional

Menteri ATR/Kepala BPN Jelaskan Cara Agar Tanah Tetap Bisa Disertipikatkan Walau Hilang

JAKARTA, Bisnistoday - Dokumen tanah wakaf hilang atau tidak lengkap bukan berarti...