www.bisnistoday.co.id
Sabtu , 24 Oktober 2026
Home EKONOMI Ekonomi Rakyat Kolaborasi Kemenko Pangan dan PTPN I Wujudkan Pusat Pembibitan Perkebunan Modern
Ekonomi Rakyat

Kolaborasi Kemenko Pangan dan PTPN I Wujudkan Pusat Pembibitan Perkebunan Modern

Sinergi tersebut diharapkan mampu menghasilkan inovasi teknologi pembibitan yang berkelanjutan sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya genetik tanaman perkebunan Indonesia.

Pertemuan anatara pejabat Kementerian Koordinator Bidang Pangan dan PT Perkebunan Nusantara I/ PTPN I (Persero) di Lampung Selatan, Sabtu (11/7/2026)
Pertemuan anatara pejabat Kementerian Koordinator Bidang Pangan dan PT Perkebunan Nusantara I/ PTPN I (Persero) di Lampung Selatan, Sabtu (11/7/2026)
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Sejumlah pejabat dari Kementerian Koordinator Bidang Pangan dan PT Perkebunan Nusantara I/ PTPN I (Persero) meninjau kawasan pembibitan tanaman perkebunan di Kebun Kedaton Trikora, PTPN I Regional 7, Sabtu (11/7). Selain meninjau lapangan, kegiatan itu juga diisi dengan diskusi.

Dalam pertemuan itu, PT Perkebunan Nusantara I/ PTPN I (Persero) pada intinya mendukung inisiasi Kementerian Koordinator Bidang Pangan dalam pengembangan Pusat Riset dan Pembibitan Tanaman Perkebunan di Kabupaten Lampung Selatan sebagai langkah strategis memperkuat ketahanan pangan, sekaligus mendukung pembangunan sektor perkebunan nasional.

Kegiatan yang diprakarsai Kementerian Koordinator Bidang Pangan tersebut merupakan tindak lanjut arahan Menteri Koordinator Bidang Pangan mengenai rencana pengembangan kawasan pembibitan tanaman perkebunan seluas sekitar100 hektareyang akan dilaksanakan secara bertahap. Pada tahap awal, pengembangan direncanakan pada lahan seluas 5 hektare di Kebun Trikora Kedaton, PTPN I Regional 7, Lampung Selatan.

Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Kasan, memimpin langsung pembahasan bersama para pemangku kepentingan yakni Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Selatan Supriyanto, Tenaga Ahli Kemenko Pangan Hadi Daryanto, Direktur Utama PTPN I (Persero) Dr. Ir. Abdul Rivai Ras, M.Si., IPU, ASEAN Eng., Direktur Aset PTPN III (Persero), Agung Setya Imam Efendi, Direktur Pemasaran & Aset Arif Budiman, Direktur HHP Kementan Bagus, Akademisi Prof. Nelson dan peserta rapat lainnya dari instansi terkait.

Agenda utama pembahasan meliputi penetapan lokasi pembibitan tahap awal, rencana pemindahan bibit perkebunan dari Medan ke Lampung Selatan, serta percepatan penyelesaian dokumen kerja sama riset dan pengembangan. Langkah tersebut menjadi fondasi dalam membangun pusat pembibitan modern yang diharapkan mampu menghasilkan bibit unggul bagi pengembangan sektor perkebunan nasional.

Komoditas strategis

Dalam tahap awal, kawasan pembibitan akan difokuskan untuk pengembangan komoditas strategis, antara lain lada, kelapa, kakao, dan alpukat. Bibit yang dihasilkan nantinya direncanakandidistribusikan kepada para petani di Kabupaten Lampung Selatan sebagai bagian dari upaya peningkatan produktivitas dan kesejahteraan petani. Pengelolaan kegiatan riset dan pembibitan akan melibatkan Universitas Indonesia Mandiri Lampung sebagai mitra akademis.

Bagi PTPN I, dukungan terhadap program ini merupakan wujud komitmen perusahaan dalam memperkuat ekosistem perkebunan nasional melalui penyediaan aset dan kolaborasi strategis lintas kementerian, lembaga penelitian, perguruan tinggi, pemerintah daerah, serta BUMN. Sinergi tersebut diharapkan mampu menghasilkan inovasi teknologi pembibitan yang berkelanjutan sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya genetik tanaman perkebunan Indonesia.

“PTPN I siap mendukung penuh pilot project pusat pembibitan tanaman perkebunan yang diinisiasi Kemenko Pangan Bidang Pangan. Selain memperkuat riset dan penyediaan bibit unggul, program ini juga menjadi implementasi nyata komitmen ESG serta memperkuat kolaborasi antara pemerintah, BUMN, perguruan tinggi, dan lembaga riset.” jelas Rivai, Direktur Utama PTPN I.

“Mekanisme kerjasama akan mengikuti regulasi BUMN & peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia serta sesuai degan prinsip-prinsip Good Corporate Governance.” tambah Rivai.

Selain menjadi pusat pengembangan bibit unggul, kawasan ini juga diharapkan berkembang sebagai pusat riset, pendidikan, dan hilirisasi inovasi perkebunan yang mampu mendukung program swasembada pangan serta memperkuat daya saing sektor perkebunan Indonesia di masa mendatang. //

Arsip

Beritasatu Network




BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Ekonomi Rakyat

Koperasi Kana Gandeng ORIX, Indogula Jayabaya Siapkan Ekspansi Produksi Gula Merah

JAKARTA, Bisnistoday.co.id– PT Indogula Jayabaya, anak perusahaan Koperasi Kana yang bergerak di...

ILO dan Kemenko
Ekonomi Rakyat

ILO, OJK dan Kemenko Perekonomian Lanjutkan Program Inklusi Keuangan untuk UMKM dan Pekerja Lewat Program Promise to Impact Fase Tiga

JAKARTA, Bisnistoday.co.id - Organisasi Perburuhan Internasional (ILO) menggelar acara "Celebrating Achievement, Strengthening...

Ali Mahsun
Ekonomi Rakyat

Ketum APKLI MP : Dasco Berperan Besar Jembatani Aspirasi Pedagang Kecil

JAKARTA, Bisnistoday.co.id - Ketua Umum Asosiasi Usaha Kecil, Mikro, Dan Pedagang Kaki...

Ekonomi Rakyat

INACRAFT 2026 : Rangkai Tradisi, Teknologi, dan Inovasi Dalam Satu Pameran

JAKARTA, Bisnistoday.co.id - The Jakarta International Handicraft Trade Fair (INACRAFT) kembali menghadirkan...