www.bisnistoday.co.id
Minggu , 18 Oktober 2026
Home EKONOMI Sektor Riil KKP Kembangkan Smart Fisheries Village Kolaborasi Multiproduk
Sektor Riil

KKP Kembangkan Smart Fisheries Village Kolaborasi Multiproduk

Social Media

MAROS, Bisnistoday – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BPPSDM KP) kembali berinovasi melalui multiproduk hasil kolaborasi 3 Smart Fisheries Village (SFV).

Ketiga SFV tersebut merupakan SFV Unit Pelaksana Teknis (UPT) BPPSDM KP, yaitu Balai Riset Perikanan Budidaya Air Payau dan Penyuluhan Perikanan (BRPBAP3) Maros, Loka Riset Budidaya Rumput Laut (LRBRL) Gorontalo, dan Balai Besar Riset Budidaya Laut dan Penyuluhan Perikanan (BBRBLPP) Gondol.

Kepala BPPSDM KP, I Nyoman Radiarta mengatakan, kerja sama atau kolaborasi antar UPT merupakan langkah strategis dan konkret dalam memperkuat sinergi di lingkungan KKP. Terlebih saat ini, masing-masing UPT telah memiliki program SFV yang berperan sebagai katalisator dalam menciptakan ekosistem kerja yang kolaboratif dan produktif. Sehingga dapat menjadi role model untuk SFV di lokasi lainnya dan pada program-program serupa di masa mendatang.

Dengan begitu, lanjut Nyoman, kolaborasi antar SFV UPT dapat mengoptimalkan potensi sumber daya perikanan, meningkatkan kualitas budi daya dan mempercepat pengembangan sumber daya manusia di sektor perikanan.

“Dengan memanfaatkan keunggulan masing-masing unit, program ini mampu mengoptimalkan aset yang dimiliki dan menghasilkan output yang lebih berkualitas,” kata Kepala BPPSDM KP, I Nyoman Radiarta dalam keterangannya, Selasa (09/07).

Pembenihan Ikan Bandeng

Kepala BRPBAP3 Maros, Indra Jaya Asaad menjelaskan, kolaborasi yang dilakukan di Maros yaitu pembenihan ikan bandeng. BBRBLPP Gondol berperan menyediakan telur ikan bandeng yang kemudian ditetaskan di Instalasi Pembenihan Barru, BRPBAP3 Maros.

Proses penetasan ini melibatkan teknisi ahli dari LRBRL Gorontalo, yang turut serta dalam pengembangan kultur pakan alami untuk mendukung pertumbuhan ikan bandeng. Telur bandeng yang ditetaskan akan melalui proses pemeliharaan intensif hingga mencapai usia 15 hari (D15). Setelah itu, benih ikan bandeng (nener) siap dikirim ke Gorontalo untuk tahap lanjutan budidaya.

Baca juga: KKP Percepat Hilirisasi Bandeng

Kolaborasi ini tidak hanya fokus pada aspek teknis budidaya, tetapi juga pada pengembangan kapasitas sumber daya manusia. Di mana dalam kolaborasi tersebut, teknisi dari LRBRL Gorontalo mendapatkan kesempatan belajar langsung di Instalasi Pembenihan Barru, BRPBAP3 Maros dan memperoleh keterampilan praktis dan pengetahuan mendalam tentang proses penetasan dan pemeliharaan ikan bandeng. Sehingga diharapkan peningkatan kompetensi teknis ini akan berdampak positif pada kualitas budidaya di wilayah masing-masing.

Sebagai informasi, tugas dan fungsi ketiga SFV tersebut yakni, Balai Riset Perikanan Budidaya Air Payau dan Penyuluhan Perikanan (BRPBAP3) Maros, melalui SFV UPT Instalasi Pembenihan Baru, yang memiliki fokus kegiatan pembenihan udang vaname, windu, dan bandeng, serta pendederan bandeng; Loka Riset Budidaya Rumput Laut (LRBRL) Gorontalo melalui SFV UPT Budidaya Rumput Laut, memiliki fokus kegiatan pada budi daya rumput laut; dan Balai Besar Riset Budidaya Laut dan Penyuluhan Perikanan (BBRBLPP) Gondol melalui SFV UPT Budidaya Laut (Marikultur).

Ketiga UPT BPPSDMKP tersebut pun berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan sektor perikanan Indonesia melalui inovasi, kerja sama, dan penguatan sumber daya manusia.

“Kami percaya bahwa melalui upaya bersama, kita dapat mencapai kemajuan signifikan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat nelayan dan keberlanjutan sumber daya perikanan,” terang Indra.

Kegiatan ini juga selaras dengan kebijakan Menteri KP Sakti Wahyu Trenggono, yang menempatkan pembangunan perikanan budidaya berkelanjutan sebagai salah satu program prioritas KKP dan perlu didukung semua pihak.

Disampaikan Trenggono, dibutuhkan beragam terobosan untuk mengembangkan sektor budidaya perikanan, karena berperan penting dalam memenuhi kebutuhan pangan, pertumbuhan ekonomi, maupun sebagai solusi menjaga keberlanjutan ekosistem laut./

Arsip

Beritasatu Network




BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Pameran China Expo
Sektor Riil

Promosi Terpadu di CAEXPO 2026 Tiongkok Catat Potensi Transaksi Rp2,03 Triliun

NANING, Bisnistoday.co.id - Paviliun Indonesia berhasil mencatatkan potensi transaksi hingga USD 113,88...

Perkuat Kepedulian dan Manfaat bagi Masyarakat, PTPN IV PalmCo gelar aksi donor darah. (Dok:PTPN)
Sektor Riil

Perkuat Kepedulian pada Masyarakat, PTPN IV PalmCo Gelar Aksi Donor Darah

JAKARTA, Bisnistoday – Dalam rangka memperingati Hari Palang Merah Indonesia (PMI), karyawan...

Harga Emas
Sektor Riil

Kerja Sama SICPA-Peruri Securink, Keamanan Produk EMASKU® Makin Terjamin

BANDUNG, Bisnistoday  -  PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) memperkuat keamanan produk emas...

Usaha Mikro
Sektor Riil

Kisah Ketekunan Usaha Mikro Asal Klaten Membangun Bisnis Hingga Menembus Pasar Global

KLATEN, Bisnistoday - Cerita menembus pasar global tidak selalu berasal dari perusahaan...