www.bisnistoday.co.id
Minggu , 16 Agustus 2026
Home EKONOMI Kopdes Merah Putih Capai Transaksi Rp56,7 Miliar
EKONOMIEkonomi & Bisnis

Kopdes Merah Putih Capai Transaksi Rp56,7 Miliar

Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) menunjukkan perkembangan yang signifikan sepanjang tahun 2026. Berdasarkan data Simkopdes.go.id, pada periode waktu tersebut, Kopdes Merah Putih telah membukukan nilai transaksi sebesar Rp56,7 miliar atau lengkapnya Rp56.718.154.046 yang berasal dari 53.930 volume transaksi.

Angka ini mencerminkan tingginya aktivitas ekonomi yang bergerak melalui jaringan koperasi hingga ke tingkat desa dan kelurahan.

Pada data  Simkopdes yang diikutip, Selasa (14/7), pupuk bersubsidi mendominasi pola belanja masyarakat melalui koperasi. Pupuk NPK Phonska menjadi produk dengan volume transaksi tertinggi, yakni 8.178.733 unit dengan nilai transaksi mencapai Rp15.093.051.120. Di posisi kedua, Pupuk Urea N 46% turut mencatatkan penjualan besar dengan 6.206.984 unit transaksi senilai Rp11.272.048.800.

Transaksi produk pupuk ini menegaskan peran Kopdes dalam mendukung ketahanan pangan dan produktivitas petani di tingkat desa.

Baca juga: Presiden: Barang Bersubsidi Harus Disalurkan Lewat KDKMP

Sementara itu, gas LPG 3 kg tercatat terjual sebanyak 25.737 unit dengan nilai transaksi Rp482.757.231.

Ketiga produk bersubsidi menegaskan peran Kopdes Merah Putih sebagai penyalur barang bersubsidi untuk rakyat.

Sebagai informasi, sebanyak 83.382 badan hukum koperasi telah terbentuk di seluruh Indonesia. Adapun 16.171 unit di antaranya telah rampung dibangun 100 persen dan siap beroperasi penuh melayani kebutuhan masyarakat desa.

Dari sisi keanggotaan, data yang tercatat baru 2.484.930 anggota Kopdes Merah Putih  yang teraktivasi. Jumlah ini sangat rendah dibandingkan dengan target seluruh warga desa akan menjadi anggota Kopdes. Dengan jumlah anggota tersebut, simpanan pokok anggota mencapai Rp41.549.311.015 dan simpanan wajib sebesar Rp10.428.673.220.

Presiden Prabowo Subianto pada saat Harkopnas ke-79 di Jakarta beberapa hari lalu menegaskan gerakan koperasi sebagai motor penggerak ekonomi yang berakar kuat, mulai dari tingkat paling bawah. Koperasi menyatukan elemen-elemen kecil masyarakat menjadi kekuatan ekonomi besar yang kokoh dan mandiri. Gerakan koperasi Indonesia akan bangkit menjadi kekuatan ekonomi Indonesia.

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Kawasan Hunian
Ekonomi & Bisnis

KAI Bersiap Garap Penyediaan Hunian Terjangkau di Pusat Kota Jakarta

JAKARTA, Bisnistoday -  PT Kereta Api Indonesia (Persero) bakal menggarap penyediaan hunian...

EKONOMI

Garuda Indonesia Kembali Layani Penerbangan dari Bandara Husein Sastranegara Bandung

BANDUNG, Bisnistoday - Garuda Indonesia kembali melayani penerbangan menggunakan pesawat jet dari Bandara...

Papua Selatan
Ekonomi & Bisnis

Kementerian PU Bangun Infrastruktur Irigasi dan Pengelolaan Partisipatif di Papua Selatan

JAKARTA, Bisnistoday – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) turut serta mewujudkan program swasembada...

Ekonomi & Bisnis

Menkop dan Menteri LH Sepakat Koperasi Berpotensi Garap Perdagangan Karbon

JAKARTA, Bisnistoday —  Menteri Koperasi Ferry Juliantono dan Menteri Lingkungan Hidup Jumhur Hidayat...