JEMBER, Bisnistoday – Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih Sidomulyo di Kabupaten Jember, Jawa Timur melakukan ekspor perdana kopi robusta sebanyak 20 ton ke Mesir.
Asisten Deputi Pengembangan Produksi Kementerian Koperasi (Kemenkop) Elviandi dan Bupati Jember Muhammad Fawait hadir pada ekspor perdana kopi tersebut.
“Pelepasan ekspor ini bukan hanya seremoni, tetapi bukti bahwa koperasi desa bisa menghasilkan produk yang berdaya saing internasional. Harapannya ini akan menjadi benchmark bagi Kopdes seluruh Indonesia” kata Elviandi, Senin (1/12).
Baca juga: Menkop Jamin Kopdes Merah Putih Tidak Meniadakan Koperasi Lama
Elviandi, langkah ini menunjukkan bahwa koperasi desa mampu memasuki rantai pasok global dengan produk yang telah memenuhi standar kualitas ekspor secara global.
Menurut Elviandi, ekspor ini merupakan langkah awal. Karena, setelah kopi, Kopdes juga mengembangkan komoditas jagung seluas 60 ha.
Kopdes Merah Putih adalah pilar baru ekonomi desa. Ia bukan hanya wadah organisasi, tetapi merupakan institusi produksi yang menggerakkan usaha desa secara terstruktur.
“Kegiatan ekspor kopi ini adalah bukti bahwa Kopdes Merah Putih dapat naik kelas dan memiliki rekam jejak global,” ujar Elviandi.
Elviandi menegaskan bahwa penguatan komoditas seperti kopi dan jagung menjadi strategi penting bagi kemajuan ekonomi desa. Kopi robusta Sidomulyo memiliki kualitas yang baik, sementara jagung adalah komoditas strategis untuk ketahanan pangan.
Bila keduanya dikelola koperasi secara profesional, maka desa akan memiliki struktur ekonomi yang lebih kuat dan berkelanjutan.
Sementara itu, Bupati Jember Muhammad Fawait menyampaikan bahwa Kopdes Sidomulyo merupakan salah satu koperasi yang berkembang cepat dengan mengoptimalkan komoditas unggulannya, yaitu kopi robusta dan jagung.
Melalui penguatan kapasitas produksi dan kolaborasi dengan berbagai pihak, Kopdes Merah Putih Sidomulyo berhasil menembus pasar ekspor dan memperluas basis usaha desa.




