www.bisnistoday.co.id
Selasa , 14 Juli 2026
Home BURSA & KORPORASI Kuartal III-2022, PermataBank Bukukan Laba Bersih Rp2,2 Triliun
BURSA & KORPORASIKorporasi

Kuartal III-2022, PermataBank Bukukan Laba Bersih Rp2,2 Triliun

KINERJA PERMATABANK: Direktur Utama PT Bank Permata, Meliza M Rusli mengatakan, PermataBank pada kuartal III-2022 membukukan laba bersih sebesar Rp2,2 triliun atau tumbuh 170 persen dibanding periode yang sama tahun 2021
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday- PT Bank Permata Tbk (PermataBank) pada kuartal III-2022 membukukan laba bersih sebesar Rp2,2 triliun atau tumbuh 170 persen dibanding periode yang sama tahun 2021. Pertumbuhan ini dikontribusi oleh pendapatan operasinal dan bunga bersih masing-masing 14,4 persen year on year (yoy) dan 12,1 persen (yoy).

“Ini sebuah pencapaian yang perlu kami syukuri karena sampai dengan kuartal III-2022 ini, PermataBank dapat membukukan kinerja keuangan yang sehat dan solid. Hal ini tidak terlepas dari kontribusi bersama dalam menerapkan strategi perusahaan, menjaga pertumbuhan dan profitabilitas berkelanjutan,: kata Direktur Utama PT Bank Permata, Meliza M Rusli dalam keterangan resminnya di Jakarta, Senin (31/10).

Ia mengatakan, penyaluran kredit oleh PermataBank tumbuh 9,2 persen secara tahunan menjadi sebesar Rp135,7 triliun, terutama didorong oleh pertumbuhan kredit korporasi dan KPR masing-masing sebesar 9,2 persen dan 19,1 persen.

Bank pun tetap menjalankan prinsip kehati-hatian sehingga rasio NPL (non-performing loan) gross atau kredit macet di akhir September 2022 terjaga pada level 3,1 persen, membaik dibandingkan dengan posisi akhir September 2021 sebesar 3,3 persen.

Rasio NPL coverage terjaga baik di kisaran 238 persen, atau meningkat dibandingkan pada Desember 2021 di posisi 227 persen maupun September 2021 sebesar 217 persen. Bank terus mengupayakan penyelesaian kredit bermasalah melalui upaya restrukturisasi, litigasi, dan penjualan aset.

Sampai dengan kuartal III 2022 giro dan tabungan (CASA) tumbuh 10,6 persen yoy menjadi Rp95,8 triliun yang dikontribusikan oleh pertumbuhan giro sebesar 10,2 persen dan pertumbuhan tabungan sebesar 11,1 persen sehingga rasio CASA PermataBank meningkat dari 54 persen di Desember 2021 menjadi 59,3 persen.

Rasio permodalan bank adalah salah satu yang terkuat di antara 10 besar bank komersial, dengan rasio CAR dan CET-1 masing-masing sebesar 33,2 persen dan 25,1 persen, yang mana hal ini menjadi key enabler bagi bank untuk mempercepat pertumbuhan bisnis baik secara organik maupun anorganik.

“Dalam memperluas segmen dan memperdalam hubungan dengan pelanggan, sebagai bagian dari Bangkok Bank Group, PermataBank terus memperluas ekosistem partner bank serta membangun sinergi dengan Bangkok Bank melalui keahlian dan dukungan mereka di perbankan korporasi, serta inisiatif lintas negara,” ujarnya./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Rangkaian Kereta Api
Korporasi

Tahun 2025, KAI Catatkan Laba Sebesar Rp2,28 Triliun

JAKARTA, Bisnistoday - PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat kinerja keuangan konsolidasian...

emasku
Korporasi

Meski Harga Emas Terkoreksi, HRTA Optimistis Prospek Industri Tetap Positif

JAKARTA, Bisnistoday – Setelah mencetak rekor tertinggi pada awal tahun, harga emas...

Dirut Bank Jakarta
Korporasi

Bank Jakarta dan BEI Kompak Dorong Transformasi dan Kualitas di Tengah Dinamika Ekonomi

JAKARTA, Bisnistoday  – Industri keuangan nasional dinilai masih memiliki fundamental yang kuat...

Asuransi Tri Pakarta
Korporasi

PT Asuransi Tri Prakarta Bukukan Pendapatan  Rp 1,57 Triliun Selama Tahun 2025

JAKARTA, Bisnistoday - PT Asuransi Tri Pakarta (TRIPA) membukukan pendapatan jasa asuransi...