JAKARTA, Bisnistoday – Dua lembaga keuangan besar, Manulife Syariah Indonesia dan Danamon Syariah, resmi memperkuat sinergi mereka dengan meluncurkan produk asuransi berbasis syariah bernama Proteksi Prima Berkah (PPB). Proteksi ini dirancang sebagai solusi keuangan yang tidak hanya memberikan perlindungan jiwa, tetapi juga membantu masyarakat Indonesia merencanakan masa depan secara lebih tenang dan berkelanjutan.
Proteksi Prima Berkah menawarkan perlindungan jiwa selama 25 tahun dengan masa kontribusi delapan tahun. Menariknya, peserta tidak perlu melalui pemeriksaan medis — cukup menjawab pertanyaan kesehatan sederhana. Produk ini juga memberikan fleksibilitas dalam menentukan besaran kontribusi bulanan sesuai kemampuan finansial peserta.
Selain perlindungan jiwa, PPB menghadirkan manfaat tunai bertahap yang cukup signifikan: setara 12 kali kontribusi bulanan di akhir tahun ke-8 dan 120 kali kontribusi di akhir tahun ke-18, sehingga total manfaat dapat mencapai 138% dari total kontribusi. Jika peserta meninggal dunia, keluarga akan menerima manfaat senilai 132 kali kontribusi bulanan.
Presiden Direktur Manulife Syariah Indonesia, Fauzi Arfan, menjelaskan bahwa peluncuran PPB merupakan bentuk nyata komitmen perusahaan terhadap ketahanan finansial masyarakat.
“Kami percaya bahwa solusi keuangan syariah memiliki peran strategis dalam membangun ketahanan finansial keluarga Indonesia. Proteksi Prima Berkah adalah manifestasi dari nilai gotong royong dan keberlanjutan dalam proteksi jiwa,” ujarnya.
Sementara itu, Herry Hykmanto, Direktur Syariah dan Sustainability Finance PT Bank Danamon Indonesia Tbk, menilai kerja sama ini sebagai langkah strategis dalam memperkuat ekosistem keuangan syariah di Indonesia.
“Inisiatif ini bukan hanya menghadirkan solusi perlindungan jiwa, tetapi juga mendukung kebutuhan masyarakat muslim dalam perencanaan keuangan, termasuk persiapan ibadah haji,” kata Herry.
Produk ini juga membawa semangat “Berbagi, Bertumbuh, dan Berdampak”, menggambarkan filosofi keuangan syariah yang menekankan prinsip saling tolong-menolong (tabarru’), pengelolaan dana yang profesional dan sesuai syariah, serta komitmen sosial yang memberi manfaat bagi sesama.
Industri asuransi jiwa nasional sendiri terus tumbuh pesat. Data semester I 2025 mencatat ada 21,46 juta polis aktif, meningkat 16,5% dibanding periode sama tahun sebelumnya.
Pertumbuhan ini menjadi momentum bagi Manulife Syariah dan Danamon Syariah untuk mendorong peningkatan penetrasi asuransi di Indonesia, sejalan dengan target pemerintah mencapai 3,2% pada 2027.//
















![Seorang petugas pemadam kebakaran menyemprotkan air ke hutan yang terbakar di wilayah Lege-Cap-Ferret, Prancis barat, pada 24 Juli 2026 [Caroline Blumberg/AP]](https://bisnistoday.co.id/wp-content/uploads/2026/07/Karhutla-680x533.jpg)

























